Catat, Buah ini Sebaiknya Dihindari saat Asam Lambung

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 04 Januari 2022
Catat, Buah ini Sebaiknya Dihindari saat Asam Lambung

Ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat asam lambung kambuh. (Foto: Unsplash/Julia Zolotova)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT asam lambung kambuh, memang bikin kesel dan bete. Untuk mencegahnya, kamu harus menjauhi beberapa makanan dan minuman seperti makanan berlemak, makanan pedas, daun mint, minuman bersoda, dan minuman beralkohol. Selain itu, beberapa buah juga pantang dikonsumsi saat asam lambung kambuh.

Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) terjadi ketika asam lambung ke kerongkongan dan memicu berbagai gejala, seperti nyeri ulu hati, sulit menelan, hingga mual. Mengutip laman Alodokter, Minggu (19/12), berikut buah yang sebaiknya dihindari saat asam lambung.

Baca juga:

Minuman Sehat Pereda Asam Lambung

1. Jeruk

Catat, Buah ini Sebaiknya Dihindari saat Asam Lambung
Jeruk memiliki kandungan asam yang tinggi. (Foto: Unsplash/Xiaolong Wong)

Jeruk adalah salah satu buah yang tinggi akan vitamin C. Namun, buah ini juga banyak mengandung asam, sehingga dapat memicu kambuhnya gejala penyakit asam lambung, seperti mual dan nyeri ulu hati. Meski jeruk merupakan buah pantangan asam lambung, kamu tetap bisa mengonsumsinya dalam jumlah sedikit. Selain itu untuk mengurangi asamnya, bisa minum air putih atau air alkali saat makan jeruk atau buah sitrus lainnya.

2. Apel hijau

Catat, Buah ini Sebaiknya Dihindari saat Asam Lambung
Apel hijau umumnya memiliki rasa lebih asam dibandingkan apel merah. (Foto: Unsplash/Marina Grynykha)

Apel hijau umumnya memiliki rasa yang lebih asam dibandingkan apel merah, sehingga menjadi buah pantangan asam lambung. Asam yang tinggi pada buah apel hijau inilah yang dapat memicu peningkatan kadar asam lambung serta berisiko memicu dan memperparah gejala penyakit asam lambung.

3. Nanas

Catat, Buah ini Sebaiknya Dihindari saat Asam Lambung
Nanas merupakan buah yang cukup asam dengan kandungan pH sekitar tiga sampai empat. (Foto: Unsplash/Julien Pianetti)

Faktanya, nanas merupakan buah yang cukup asam dengan kandungan pH sekitar tiga sampai empat. Oleh karena itu, jika kamu memiliki penyakit asam lambung, sebaiknya batasi konsumsi buah nanas, ya.

Baca juga:

Obama Terserang Gejala Asam Lambung

4. Tomat

Catat, Buah ini Sebaiknya Dihindari saat Asam Lambung
Tomat menjadi salah satu buah pantangan asam lambung. (Foto: Unsplash/Avin CP)

Sama seperti jeruk, buah tomat dan olahannya, seperti saus dan jus tomat, juga menjadi salah satu buah pantangan asam lambung. Hal ini karena tingginya kandungan asam di dalam tomat yang dapat memicu gejala GERD dan mengiritasi lapisan dinding lambung dan kerongkongan.

5. Cokelat

Catat, Buah ini Sebaiknya Dihindari saat Asam Lambung
Cokelat mengandung kafein dan bahan kimia methylxanthine. (Foto: Unsplash/Pablo Merchán Montes)

Cokelat menjadi buah pantangan asam lambung karena mengandung kafein dan bahan kimia methylxanthine yang dapat memicu GERD. Kafein diketahui dapat menyebabkan heartburn. Sementara itu, methylxanthine terbukti dapat membuat otot-otot di katup atau cincin kerongkongan bagian bawah menjadi lebih lemah, sehingga makanan atau asam lambung bisa mudah naik kembali ke kerongkongan. (and)

Baca juga:

Mengonsumsi Cincau dapat Mengatasi Asam Lambung

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan