Kesehatan

Penting, Medical Check-up untuk Gaya Hidup Sehat

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 04 Oktober 2021
Penting, Medical Check-up untuk Gaya Hidup Sehat

Medical check-up rutin sangat penting (Foto: pixabay/mohamed_hassan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERUSAHAAN asuransi jiwa terkemuka PT AIA FINANCIAL (AIA), bekerja sama dengan PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) memaparkan fakta pentingnya medical check-up secara rutin, sekaligus mendorong penerapan gaya hidup sehat dengan memantau kondisi kesehatan melalui AIA Vitality.

Sebagai terobosan program health and wellness yang terhubung dengan produk asuransi AIA, AIA Vitality akan membantu masyarakat memahami kondisi kesehatan dan mengambil langkah aktif dalam meningkatkan kualitas hidup guna mencapai hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik.

Baca Juga:

Mengenal Pengaruh Musik dalam Menjaga Kesehatan Otak

AIA dan Prodia menjelaskan gaya hidup yang kurang sehat dalam keseharian terutama yang berkaitan dengan pola makan dan kurangnya aktivitas fisik bisa menyebabkan berbagai macam penyakit.

Medical check-up sangat penting, khususnya bagi yang tidak menerapkan gaya hidup sehat (Foto: pixabay/13687374)

Sepanjang 2018 hingga 2020, diketahui bahwa ada tiga jenis pemeriksaan tertinggi yang dilakukan masyarakat Indonesia, yakni pemeriksaan kadar kolesterol, diabetes, dan defisiensi vitamin D.

Menurut Data Riset Kesehatan Dasar 2018, 35 persen penduduk Indonesia memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) lebih tinggi daripada batas normal. Kondisi itu diperburuk dengan prevalensi kolesterol baik (HDL) yang rendah menurut BMC Public Health 2019.

Gaya hidup tidak sehat seperti halnya kebiasaan mengonsumsi makanan instan dan berminyak, merokok, dan kurangnya aktivitas fisik menjadi kontribusi utama penyebab tingginya angka lemak jahat di dalam tubuh.

Banyak orang awam yang mengira bahwa semua lemak itu tidak sehat, padahal faktanya tubuh tetap membutuhkan lemak yang sehat agar bisa berfungsi dengan baik. Termasuk kolesterol, yang sebetulnya merupakan komponen yang dibutuhkan oleh tubuh.

Selain lemak, kondisi kadar gula darah yang melebihi nilai normal berdampak pada hormon insulin yang tidak digunakan secara baik oleh tubuh. Kondisi ini yang dikenal dengan diabetes tipe 2 dapat berdampak pada komplikasi penyakit serius.

Sedangkan kondisi tubuh yang kekurangan Vitamin D, kerap kali tidak disadari gejalanya. Padahal kondisi ini bisa meningkatkan risiko munculnya penyakit lanjutan, mulai dari gangguan tulang hingga infeksi dan serangan virus.

Data-data tersebut merupakan pengingat kepada masyarakat akan pentingnya menerapkan gaya hidup sehat, yang menjadi langkah pencegahan penyakit.

Hal itu juga sejalan dengan program Kementerian Kesehatan, yang mengajak masyarakat semakin peduli dalam mengubah gaya hidup, termasuk melakukan cek kesehatan secara rutin yang dapat dilakukan di Prodia atau melalui AIA Vitality untuk memantau kesehatan setiap saat.

"Gaya hidup sehat adalah salah satu kunci untuk menuju hidup yang lebih sehat, lebih lama, dan lebih baik. Guna mendukung masyarakat Indonesia untuk mencapai hal tersebut, AIA Vitality hadir sebagai partner bagi nasabah dalam meningkatkan kualitas hidupnya dengan cara yang menyenangkan dan berkelanjutan," tutur Kathryn Monika Parapak, Chief Marketing Officer AIA, pada siaran pers yang diterima merahputih.com

Baca Juga:

Sederhana, Naik-Turun Tangga Bikin Otak Sehat

Gaya hidup sehat adalah salah satu kunci untuk menuju hidup yang lebih sehat, lebih lama, dan lebih baik (Foto: pixabay/totalshape)

Lebih lanjut Kathryn menjelaskan, bahwa melalui konsep Know Your Health, Improve Your Health, dan Enjoy the Reward, nasabah bisa mengambil langkah aktif untuk mengadopsi gaya hidup sehat. Salah satu aspek yang paling mendasar dari AIA Vitality yaitu Know Your Health, menjadi langkah awal untuk memulai hidup sehat.

Di fase ini mencakup pemeriksaan kesehatan yang dapat membantu nasabah untuk terus mengetahui kondisi kesehatan sehingga memahami langkah berikutnya untuk meraih hidup yang lebih sehat. Sebagai program yang terintegrasi dengan perlindungan jiwa AIA, AIA Vitality lebih dari sebuah layanan proteksi jiwa dan kesehatan, namun berusaha secara proaktif akan membantu nasabah hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik.

Untuk medical check-up secara rutin, sebaiknya dilakukan setahun atau enam bulan sekali. Terlebih disaat kondisi pandemi ini, medical check-up menjadi lebih penting dari sebelumnya, di mana kondisi penyakit serius maupun COVID-19 sering kali tidak menimbulkan gejala. Karena itu sangat penting untuk selalu memantau dan memastikan kondisi kesehatan.

Selain itu, masyarakat juga perlu melakukan tindakan preventif dengan menjalankan pola hidup sehat, seperti pilihan asupan makanan sehat serta aktif berolahraga. (Ryn)

Baca Juga:

Pentingnya Rutin Medical Check Up Jantung

#Asuransi Kesehatan #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan