Kesehatan

Pentingnya Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh saat Mudik

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 02 Mei 2022
Pentingnya Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh saat Mudik

Biar mudik jadi makin menyenangkan. (Foto: Unsplash/Nax)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANTUSIASME mudik tahun ini berbeda dari biasanya karena pemerintah sudah mengizinkan masyarakat pulang kampung. Meski begitu, kamu tetap harus memperhatikan kesehatan dan daya tahan tubuh agar tetap fit ketika liburan.

Melakukan perjalanan jauh seperti mudik, bisa menjadi tantangan tersendiri di tengah pandemi COVID-19. Selain tingginya risiko berada di tengah keramaian, perjalanan mudik memang membutuhkan lebih banyak energi daripada sekadar melakukan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, kamu perlu menjaga daya tahan tubuh secara optimal guna menghindari berbagai masalah kesehatan.

Baca juga:

Seberapa Antusias Warga +62 Ingin Mudik Mengobati Rindu Kampung Halaman

Jaga Daya Tahan Tubuh saat Mudik
Konsumsi makanan bernutrisi. (Foto: Unsplash/Vitalii Pavlyshynets)

Mengutip laman Alodokter, pastikan selama mudik dan merayakan Lebaran tetap mengonsumsi makanan bernutrisi. Tak hanya membuat tubuh lebih bertenaga, mengonsumsi makanan bergizi juga penting dilakukan untuk memperkuat daya tahan tubuh dalam melawan infeksi. Beberapa jenis nutrisi yang perlu dicukupi asupannya adalah protein, karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral. Nutrisi ini bisa kamu dapatkan dari ikan, daging, tekur, hingga kacang-kacangan.

Agar lebih terjamin lagi, kamu bisa membawa bekal sendiri dari rumah untuk makanan sahur atau berbuka puasa.

Baca juga:

Kangen Masa-Masa Jadi Rombongan Mudik Gratis

Jaga Daya Tahan Tubuh saat Mudik
Tetap mematuhi protokol kesehatan. (Foto: Unsplash/Mufid Majnun)

Selain itu yang sering disepelekan adalah tidak mencukupi cairan dalam tubuh. Padahal jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi, kamu bisa merasa lelah, mengantuk, dan kehilangan konsentrasi. Oleh karena itu, minum air putih minimal delapan gelas setiap harinya. Selain air putih, minuman sehat lain, seperti jus buah, juga bisa membantu mencukupi asupan cairan sekaligus nutrisi penting bagi tubuh saat mudik.

Agar tubuh tetap fit hingga hari perjalanan mudik tiba, kamu dan keluarga juga disarankan berolahraga secara rutin setiap harinya. Coba luangkan waktu sekitar 30 menit setiap hari atau 150 menit setiap minggu untuk berolahraga. Jenis olahraga yang bisa kamu lakukan sepert jalan santai, jogging, yoga, atau bersepeda.

Salah satu ciri khas saat mudik Lebaran adalah lalu lintas yang padat dan kemacetan panjang. Kondisi ini terkadang mudah bikin stres dan marah, yang merupakan pemicu turunnya daya tahan tubuh. Cobalah redakan stres selama perjalanan dengan mendengarkan musik atau melakukan teknik relaksasi untuk menenangkan perasaan.

Yang terakhir, jangan lupa menerapkan protokol kesehatan saat mudik di tengah pandemi COVID-19. Hal ini penting dilakukan agar kamu dan keluarga selalu terlindungi dari ancaman infeksi COVID-19 maupun bakteri dan virus lainnya. (and)

Baca juga:

Mudik Sebentar Lagi, Jangan Lupa Jaga Daya Tahan Tubuh

#Lebaran #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan