Penjelasan Wagub DKI soal Rumah Pemudik Ditempeli Stiker

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 18 Mei 2021
Penjelasan Wagub DKI soal Rumah Pemudik Ditempeli Stiker

Stiker ditempel di rumah pemudik yang kembali dari kampung halaman di Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Foto: Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta di wilayah gencar menempelkan stiker di sejumlah rumah warga yang diduga kuat melakukan pulang kampug saat pelarangan mudik Lebaran 2021.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menjelaskan, penempelan stiker itu untuk menandakan jika penghuni rumah baru saja mudik dari kampung halaman.

Baca Juga

Tak Hanya Ditempeli Stiker, Rumah Pemudik Juga Diawasi Polisi dan Tentara

Dengan begitu, kata Riza, warga di sekitarnya bisa lebih berhati-hati terhadap potensi penyebaran COVID-19. Lanjut dia, selama masa inkubasi, warga bisa harus mengurangi kontak dengan orang yang baru saja mudik.

Politisi Gerindra itu menuturkan, stiker tersebut bertujuan guna membedakan mana warga yang perlu diawasi Satgas COVID-19 mana yang tidak.

"Harus ada dong keterbukaan, jangan dia mikirin sendiri mudik tidak memikirkan keluarga, warga Jakarta tetangga yang lain kalo kita mudik berpotensi terpapar dan bisa menularkan kepada keluarga dan lingkungan terdekat," papar Riza di Jakarta, Selasa (18/5).

Stiker ditempel di rumah pemudik yang kembali dari kampung halaman di Kelurahan Kalibata, Jakarta Selatan. Foto: Istimewa
Stiker ditempel di rumah pemudik yang kembali dari kampung halaman di Kelurahan Kalibata, Jakarta Selatan. Foto: Istimewa

Menurutnya, pihak RT/RW juga harus memantau kegiatan warga yang mudik dan diminta untuk aktif menanggulangi potensi virus corona. Para pemudik juga diharuskan untuk tes COVID-19 baik tes antigen maupun swab test.

"Untuk itu perlu mengantisipasi warga yang sudah tahu warga tersebut kemudian nanti diawasi RT dan RW diberi tanda," jelasnya.

Lanjut dia, apabila sudah dinyatakan aman, baik dari sisi masa inkubasi maupun hasil tes corona, baru stiker akan dilepas sebagai tanda bahwa warga tersebut bebas dari penyakit mematikan itu.

"Sejumlah hal harus dilakukan dalam dua minggu ke depan dan diawasi oleh RT RW dan kelurahan setempat dan di rumah-rumah ditempeli stiker," tutupnya. (Asp)

Baca Juga

Satgas Sebut 264 Pemudik Lebaran Positif COVID-19

#COVID-19 #Kasus Covid #Wagub DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Wagub DKI Rano Karno Klaim Rumah Susun Jakarta Lebih Bagus daripada Singapura
Pasalnya, rusun di Jakarta memiliki fasilitas yang baik dan lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Wagub DKI Rano Karno Klaim Rumah Susun Jakarta Lebih Bagus daripada Singapura
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan