Pengguna Vape Ganja Dua Kali Lebih Mudah Terserang Mengi

Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 27 April 2024
Pengguna Vape Ganja Dua Kali Lebih Mudah Terserang Mengi

Ilustrasi Vape. (Pexels.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Selebgram Chandrika Chika belum lama ini diamankan polisi usai diketahui menggunakan vape berisikan ganja bersama kelima orang temannya. Polisi menemukan barang bukti berupa satu pods vape dengan cairan ganja atau liquid THC didalamnya.

Atas kejadian ini tentu saja berbagai pihak mulai membahas dampak yang terjadi, tidak terkecuali Dokter Spesialis Paru, Prof Dr dr Erlina Burhan.

Baca juga:

Acanthosis Nigricans, Leher Hitam Tanda Diabetes

Lewat akun X pribadinya @erlinaburhan menjelaskan bahwa paparan inhalasi diacetyl dapat menyebabkan popcorn lung yang disertai batuk parah, mengi, sesak napas, serta gejala yang menyerupai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

“Dalam tinjauan penelitian yang diterbitkan antara 2006 dan 2021 ditemukan bahwa vape berasa atau beraroma menunjukkan efek yang merugikan,” kata dr Erlina dikutip dalam akun X pribadinya, Sabtu (27/4).

Menurutnya, beberapa aroma yang berbahaya dapat menimbulkan toksisitas paru tersebut seperti kayu manis, strawberry, dan mentol. Namun efek yang paling berbahaya dan banyak dilaporkan yaitu adanya gangguan biomarker pro-inflamasi dan peningkatan sitotoksisitas.

Bukan cuma itu, dari rasa-rasa yang ditimbulkan juga bisa menyebabkan satu atau lebih efek samping kepada penderita di antaranya produksi ROS dan disregulasi sitokin inflamasi. Kondisi ini didukung oleh studi lainnya yang dilakukan pada 2019, kalau e-liquid vaping khususnya propilen glikol dan gliserin dapat menyebabkan peradangan paru-paru.

Baca juga:

Masuk Musim Hujan, Ahli Berikan 3 Cara Pencegahan Anti Sakit

Sementara penelitian University of Michigan menunjukkan remaja yang menggunakan vape ganja memiliki risiko lebih besar untuk mengalami cedera paru-paru. Untuk itu, remaja yang menggunakan vape ganja dua kali lebih mungkin untuk mengalami mengi dan suara seperti bersiul di dada.

“Kaitan gejala pernapasan lainnya antara penggunaan rokok, vape dan ganja adalah batuk kering. Bahkan mirisnya, ternyata bahayanya tidak hanya pada kesehatan fisik lho, (melainkan) kesehatan mental juga ikut berpengaruh,” ujarnya.

Gejala kecemasan tersebut lebih sering ditemukan pada pengguna vape THC. Dokter Erlina mengungkap penggunaan ganja dapat menimbulkan masalah memori, gangguan tidur, denyut jantung, bahkan untuk jangka panjang kemungkinan ada risiko skizofrenia. (Chn)

#Kesehatan #Vape #Ganja
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan