Masuk Musim Hujan, Ahli Berikan 3 Cara Pencegahan Anti Sakit

Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 27 April 2024
Masuk Musim Hujan, Ahli Berikan 3 Cara Pencegahan Anti Sakit

Ilustrasi Dokter. (Foto: Unsplash/Online Marketing)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cuaca tidak menentu di beberapa wilayah saat ini membuat imunitas tubuh seseorang bisa mengalami penurunan. Dikarenakan adanya faktor kelembaban yang tinggi memudahkan kuman seperti virus, bakteri, dan jamur dapat muncul di tubuh manusia.

Dokter sekaligus Praktisi Kesehatan Masyarakat, dr Ngabila Salama mengatakan diperlukan beberapa cara untuk menghadapi kondisi seperti ini, cara itu meliputi:

Baca juga:

Bunda, Beri Pelukan saat Anak Rewel agar Tenang

1. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)

Ngabila menjelaskan PHBS jadi cara pertama yang perlu dikencangkan kembali mengingat saat ini penggunaan masker sudah mulai menurun, terutama jika sedang sakit. Selain itu, kesadaran mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga ventilasi udara serta menghindari asap yang juga sudah mulai dihiraukan menjadi penyebab masyarakat mudah terserang penyakit.

“Intinya PHBS adalah 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Upaya ini dilakukan untuk dapat mencegah penyakit menular seperti saluran nafas dan pencernaan,” kata Ngabila, dikutip dalam keterangan tertulisnya yang didapat MerahPutih.com, Jumat (26/4).

2. Imunisasi rutin lengkap

Imunisasi yang diberikan pemerintah dan diperuntukan untuk kalangan anak-anak hingga dewasa diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Caranya dengan mendatangi pelayanan kesehatan terdekat seperti Puskesmas dan Rumah Sakit, maka masyarakat bisa mendapatkan imunisasi secara gratis.

“Imunisasi gratis dari pemerintah dari anak sampai dewasa, vaksin dosis 1-4 untuk Covid-19 untuk usia 18 tahun ke atas gratis di puskesmas dan RSUD terdekat, dan anjuran vaksin influenzae berbayar mandiri untuk usia enam bulan ke atas terutama kelompok rentan (balita, lansia, ibu menyusui, ibu hamil, dan tenaga kesehatan),” ujarnya.

Baca juga:

Mengenal Batu Ginjal, Kondisi yang dialami Parto Patrio

3. Menjaga imunitas dengan baik dengan pola hidup sehat fisik dan mental dengan CERDIK dan CERIA

Tidak lupa mengingatkan kembali pola CERDIK (Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress) dan CERIA (Cerdas intelektual emosional spiritual, Empati dalam berkomunikasi efektif, Rajin beribadah sesuai agama dan keyakinan, Interaksi yang bermanfaat bagi kehidupan, dan Asah asih asuh tumbuh kembang dalam keluarga dan masyarakat setiap hari) Ngabila menyebut cara ini dapat mencegah keparahan dan kematian.

Disisi lain, pentingnya deteksi dini serta mengenali gejala yang ada diharapkan mampu membuat masyarakat senantiasa terjaga kesehatannya. Namun, apabila mengalami keluhan yang dirasa mengganggu dapat segera datangi fasilitas kesehatan untuk diberikan tindakan dan pengobatan yang tepat. (Chn)

#Tips #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan