Pengembang Kooperatif Selesaikan Permasalahan

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 02 Mei 2021
Pengembang Kooperatif Selesaikan Permasalahan

D'luxor Condotel

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Luxor Merpati Abadi Sejahtera selaku pengelola Kondotel D’Luxor Raya Kuta Bali, akhirnya menyelesaikan permasalahan pembelian properti yang diadukan oleh seorang warga Jakarta Timur, Diana Puspitasari.

Diana mengaku pihak perusahaan pengembang condotel D’Luxor dan dirinya telah menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

Baca Juga

Desainer Wignyo Rahadi Dukung Penuh Pengembangan Batik Jambi

"Situasai ekonomi kalau kita lihat saat ini berangsur membaik, sehingga masalah pembelian property yang kami adukan dapat diselesaikan dengan baik secara kekeluargaan. Kelihatannya juga kegiatan di kondotel D’Luxor lanjut kembali setelah sebelumnya ikut terdampak pandemi COVID-19," ujar Diana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (2/5).

Sebelumnya, pada bulan November 2020 lalu, Diana Puspitasari mempermasalahkan PT Luxor Merpati Abadi Sejahtera karena ada perbedaan pendapat dalam menerjemahkan perjanjian jual beli unit kondotel di Bali.

Diana Puspitasari. Foto: Dok Pribadi

"Saya waktu itu membeli satu unit kondotel sistem sharing di tahun 2018. Sewaktu pandemi COVID-19 makin marak ada yang tidak dipenuhi pengembang makanya kami protes dan minta penyelesaian. Kami berproses selama enam bulan dan situasi saat ini semakin membaik, masalah yang kami ajukan juga mencapai titik temu," lanjut Diana.

Diana tidak merinci titik temu dan penyelesaian yang diterimanya seperti apa, namun dirinya mengakui bahwa pihak Condotel Dluxor sangat kooperatif dalam penyelesaian permasalahan, pihak pengembang berkomunikasi dan telah melakukan pembicaraan secara kekeluargaan, kesepakatan bersama pun telah terlaksana, di mana pihak Diana Puspitasari yang diwakili oleh kuasa hukum Enggar Bawono SH.

Perusahaan PT Luxor Merpati Abadi Sejahtera meski berkantor di AIA Central, 39 th Floor, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 48A, Jakarta, namun mengembangkan sejumlah property termasuk kondotel di Bali. (Knu)

Baca Juga

Negara Produsen Batasi Penjualan, Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Harus Diperluas

#Penipuan #Kasus Penipuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berujung Damai, Polisi Siapkan Restorative Justice
Kasus penipuan Ruben Onsu kini berujung damai. Polres Jaksel siap menggelar perkara kasus ini.
Soffi Amira - Senin, 31 Agustus 2026
Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berujung Damai, Polisi Siapkan Restorative Justice
Indonesia
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Indonesia
Aset Rp 425 Miliar Disita, Kasus PT Dana Syariah Indonesia Kini Masuk Babak Baru
Kasus dugaan fraud PT Dana Syariah Indonesia memasuki babak baru. Berkas eks Direktur AS P21, dengan total aset disita Rp 425 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Aset Rp 425 Miliar Disita, Kasus PT Dana Syariah Indonesia Kini Masuk Babak Baru
Indonesia
3 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Libya, Pelaku Janjikan Kerja ART di Turki
Polda Metro Jaya membongkar modus TPPO yang menjanjikan pekerjaan ART di Turki. Kini, tiga WNI sudah dipulangkan dari Libya.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
3 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Libya, Pelaku Janjikan Kerja ART di Turki
Indonesia
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Polri meningkatkan kapasitas personel untuk menghadapi kejahatan love scamming yang kini memanfaatkan AI, deepfake, dan social engineering.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Indonesia
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Jobstreet by SEEK membagikan lima tips aman mencari kerja online agar terhindar dari lowongan palsu, penipuan rekrutmen, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Indonesia
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
KCIC mengimbau masyarakat waspada penipuan tiket Whoosh lewat WhatsApp. Pelaku gunakan logo dan jadwal palsu, arahkan pembayaran ke rekening pribadi. Tiket resmi hanya di kanal KCIC.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
Berita
Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Kuasa Hukum Bangun Paulus Tudungta Pertanyakan Mengapa Terlapor Belum Diperiksa
Kuasa hukum Bangun Paulus Tudungta meminta Polri membuka kembali penyelidikan dugaan pencurian. Menilai penghentian penyelidikan dilakukan sebelum pemeriksaan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 28 Juni 2026
Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Kuasa Hukum Bangun Paulus Tudungta Pertanyakan Mengapa Terlapor Belum Diperiksa
Indonesia
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Jumlah korban penipuan travel umrah Hanania Travel mencapai sekitar 3.000 orang dengan kerugian ditaksir Rp 95,22 miliar.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Bagikan