MerahPutih.com - PT Luxor Merpati Abadi Sejahtera selaku pengelola Kondotel D’Luxor Raya Kuta Bali, akhirnya menyelesaikan permasalahan pembelian properti yang diadukan oleh seorang warga Jakarta Timur, Diana Puspitasari.
Diana mengaku pihak perusahaan pengembang condotel D’Luxor dan dirinya telah menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.
Baca Juga
Desainer Wignyo Rahadi Dukung Penuh Pengembangan Batik Jambi
"Situasai ekonomi kalau kita lihat saat ini berangsur membaik, sehingga masalah pembelian property yang kami adukan dapat diselesaikan dengan baik secara kekeluargaan. Kelihatannya juga kegiatan di kondotel D’Luxor lanjut kembali setelah sebelumnya ikut terdampak pandemi COVID-19," ujar Diana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (2/5).
Sebelumnya, pada bulan November 2020 lalu, Diana Puspitasari mempermasalahkan PT Luxor Merpati Abadi Sejahtera karena ada perbedaan pendapat dalam menerjemahkan perjanjian jual beli unit kondotel di Bali.
"Saya waktu itu membeli satu unit kondotel sistem sharing di tahun 2018. Sewaktu pandemi COVID-19 makin marak ada yang tidak dipenuhi pengembang makanya kami protes dan minta penyelesaian. Kami berproses selama enam bulan dan situasi saat ini semakin membaik, masalah yang kami ajukan juga mencapai titik temu," lanjut Diana.
Diana tidak merinci titik temu dan penyelesaian yang diterimanya seperti apa, namun dirinya mengakui bahwa pihak Condotel Dluxor sangat kooperatif dalam penyelesaian permasalahan, pihak pengembang berkomunikasi dan telah melakukan pembicaraan secara kekeluargaan, kesepakatan bersama pun telah terlaksana, di mana pihak Diana Puspitasari yang diwakili oleh kuasa hukum Enggar Bawono SH.
Perusahaan PT Luxor Merpati Abadi Sejahtera meski berkantor di AIA Central, 39 th Floor, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 48A, Jakarta, namun mengembangkan sejumlah property termasuk kondotel di Bali. (Knu)
Baca Juga
Negara Produsen Batasi Penjualan, Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Harus Diperluas