Kejahatan Digital Makin Canggih, Kapolri Tekankan Pelacakan Aset Pelaku

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Kejahatan Digital Makin Canggih, Kapolri Tekankan Pelacakan Aset Pelaku

Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Uang hasil penipuan online dapat berpindah melalui sejumlah rekening, kemudian dikonversi menjadi aset digital, hingga dialirkan ke luar negeri untuk menyamarkan asal-usulnya.

Pola ini membuat pengungkapan kejahatan digital tidak cukup hanya dengan menangkap pelaku, tetapi juga menuntut penelusuran aliran dana dan aset yang terkait.

Kapolri Suyudi Soroti Uang Hasil Penipuan Online

Kapolri Jenderal, Suyudi Ario Seto, menyoroti pentingnya membongkar jaringan kejahatan sekaligus melacak hasil kejahatan yang dinikmati para pelaku.

Menurutnya, penindakan harus mencakup pengungkapan jaringan, penelusuran aliran dana, dan pemulihan kerugian masyarakat.

Persoalan tersebut disampaikan Suyudi saat memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan 70 di Lemhannas RI.

Perkembangan teknologi membuat kejahatan semakin kompleks dan kerap melibatkan jaringan lintas negara.

jelas Suyudi, Kamis (29/10)

Dana hasil penipuan daring dapat dialihkan melalui berbagai rekening, dikonversi menjadi aset digital, atau dipindahkan ke luar negeri untuk menyamarkan sumbernya.

Kondisi tersebut menempatkan pelacakan aset sebagai salah satu bagian penting dalam penanganan kejahatan digital.

Tanpa pengungkapan aliran dana, aparat berisiko hanya menjangkau pelaku yang menjalankan kejahatan, sementara pihak lain yang mengendalikan jaringan dan menikmati keuntungannya belum tentu terungkap.

“Penanganan kejahatan yang tidak hanya berfokus pada pelaku di lapangan, tapi juga yang lebih penting adalah pengungkapan jaringan, penelusuran aliran dana, dan pemulihan kerugian kepada masyarakat korban,” kata Suyudi.

Kejahatan Lintas Negara Libatkan Kasus Perdagangan Orang

Tantangan kejahatan lintas negara juga terlihat dalam kasus perdagangan orang. Korban yang awalnya dijanjikan pekerjaan dapat berakhir dalam situasi eksploitasi dan dipaksa terlibat dalam penipuan daring, perjudian online, hingga tindak pidana narkotika.

Sedangkan di sisi lain, pelaku kejahatan semakin memanfaatkan teknologi, mulai dari phishing, malware, dan ransomware hingga manipulasi berbasis deepfake serta kecerdasan artifisial.

Suyudi menekankan perlunya aparat penegak hukum menyesuaikan kemampuan dengan perkembangan teknologi dan pola kejahatan yang terus berubah.

Bagi penegak hukum, tantangannya bukan hanya mengungkap siapa yang melakukan penipuan, melainkan juga menelusuri ke mana uang korban mengalir, siapa yang mengendalikannya, dan bagaimana kerugian tersebut dapat dipulihkan. (knu)

#Suyudi Ario Seto #Penipuan Online #Kasus Penipuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kejahatan Digital Makin Canggih, Kapolri Tekankan Pelacakan Aset Pelaku
Kapolri Jenderal, Suyudi Ario Seto, menyoroti pentingnya membongkar jaringan kejahatan sekaligus melacak hasil kejahatan yang dinikmati para pelaku.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Kejahatan Digital Makin Canggih, Kapolri Tekankan Pelacakan Aset Pelaku
Indonesia
Pabrik Sabu 1,2 Ton Dibongkar di Pidie Aceh, 11 Orang Ditangkap
Pabrik sabu dengan barang bukti 1,2 ton dibongkar di Pidie, Aceh. Sebanyak 11 orang diamankan, sementara Kapolri mengingatkan ancaman narkoba.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Pabrik Sabu 1,2 Ton Dibongkar di Pidie Aceh, 11 Orang Ditangkap
Indonesia
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Kapolri mengatakan cairan narkotika dapat dikemas dalam cartridge vape dengan tampilan dan aroma yang menyerupai produk biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Indonesia
Modus Penyelundupan 1 Ton Ketamin Terungkap, Libatkan Transaksi Antarkapal
Modus penyelundupan 1 ton ketamin terungkap melalui transaksi antarkapal di Laut Andaman dalam kasus MT Global 168.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Modus Penyelundupan 1 Ton Ketamin Terungkap, Libatkan Transaksi Antarkapal
Indonesia
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyebut Polri mengusut 98 kasus karhutla dan mendalami dugaan keterlibatan pihak asing, termasuk dari negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Indonesia
IPW Minta Kapolri Suyudi Jadikan Pemberantasan Narkoba Program 100 Hari Kerja
Kapolri perlu memerintahkan Kabareskrim dan seluruh kapolda agar meningkatkan operasi di wilayah yang selama ini dikenal sebagai pusat peredaran narkoba.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
IPW Minta Kapolri Suyudi Jadikan Pemberantasan Narkoba Program 100 Hari Kerja
Indonesia
Kenapa Kapolri Suyudi Disebut Harus Tancap Gas Tata Internal Polri? Ini Kata Komisi III DPR
Soedeson Tandra mengungkap alasan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto perlu segera menata internal Polri, termasuk perombakan sejumlah Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Kenapa Kapolri Suyudi Disebut Harus Tancap Gas Tata Internal Polri? Ini Kata Komisi III DPR
Indonesia
Kapolri Suyudi Dihadapkan pada Pekerjaan Rumah Lama Polri, SETARA Institute Ungkap Masalahnya
SETARA Institute mendesak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memutus rantai persoalan lama dan memastikan reformasi Polri menyentuh akar masalah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Dihadapkan pada Pekerjaan Rumah Lama Polri, SETARA Institute Ungkap Masalahnya
Indonesia
DPR Tagih Gebrakan Suyudi, jangan Biarkan Keluhan Warga Terus Menumpuk
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menghadapi tantangan untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPR Tagih Gebrakan Suyudi, jangan Biarkan Keluhan Warga Terus Menumpuk
Indonesia
SETARA Tantang Suyudi, Polri Bersama Masyarakat jangan cuma Slogan
Tantangan tersebut muncul di tengah masih kuatnya sorotan terhadap profesionalitas dan integritas Polri.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
SETARA Tantang Suyudi, Polri Bersama Masyarakat jangan cuma Slogan
Bagikan