Pengelola Tol Kanci - Pejagan Lakukan Vaksinasi di Rest Area

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 September 2021
Pengelola Tol Kanci - Pejagan Lakukan Vaksinasi di Rest Area

Vaksinasi di Rest Area. (Foto: Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah pengguna jalan yang berada di Rest Area 229 B Tol Kanci Pejagan dan masyarakat sekitar, mengikuti vaksinasi di lokasi tersebut.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Polresta Cirebon bekerjasama dengan PT Semesta Marga Raya (SMR) dan pengelola rest area tersebut, menyediakan sebanyak 300 vaksin.

Baca Juga:

TNI AL Lakukan Serbuan Vaksinasi ke Pesantren di Jawa Barat

Kepala Cabang Tol Kanci - Pejagan, Uum Jumadi mengatakan, dirinya tidak menyangka antusiasme masyarakat yang hadir dalam vaksinasi ini begitu besar.

Padahal, pihaknya hanya menyediakan sebanyak 300 vaksin. Karena menurutnya, pihaknya sempat pesimis kuota vaksin bisa tercapai.

"Tapi ternyata yang hadir lebih banyak. Sehingga banyak yang terpaksa tidak bisa mendapatkan vaksin," kata Uum, Sabtu (4/9).

Menurut Uum, pihaknya akan menyelenggarakan kegiatan vaksinasi ini dalam empat waktu, yaitu 4 September dan 25 September, serta 2 Oktober dan 23 Oktober.

Kegiatan ini ujarnya, untuk mendukung program vaksinasi yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Dengan harapan, vaksinasi yang diselenggarakan oleh pihaknya ini, bisa ikut mempercepat terbentuknya herd immunity.

"Kegiatan ini, diharapkan untuk ikut membantu mempercepat terbentuknya herd immunity," kata Uum.

Vaksinasi di Rest Area, (Foto: Mauritz)
Vaksinasi di Rest Area, (Foto: Mauritz)

Direktur Operasional Rest Area 229 B Teguh Pribadi Setiawan mengatakan,kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah pengguna jalan yang sedang beristirahat di rest area.

Ia menyebutkan, beberapa pengguna jalan dari Jawa Tengah, seperti Brebes, Semarang dan lainnya, mengikuti program vaksinasi ini.

"Pengguna jalan dari arah Jawa Tengah, ikut memanfaatkan program vaksin ini," kata Teguh.

Ia berharap, untuk kegiatan vaksin selanjutnya, jumlah kuota vaksin bisa ditingkatkan. Dikarenakan animo masyarakat pada vaksinasi hari ini, cukup tinggi.

Sementara itu Miranda, salah satu peserta vaksinasi, mengaku bersyukur bisa mendapatkan vaksin di rest area ini. Karena dirinya mengaku cukup kesulitan untuk mendapatkan vaksin.

"Susah nyari vaksin, alhamdulillah disini bisa vaksin," ujar Miranda.

Hal serupa juga disampaikan Sri Haeriyah, ia juga mengaku baru mendapatkan vaksinasinya ditempat ini. Sri sempat tegang saat hendak mendapatkan vaksin.

"Karena ini pengalaman pertama disuntik. Tapi alhamdulillah bisa divaksin," kata Sri. (Mauritz/ Jawa Barat)

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Kemenkes Cek Vaksinasi Warga Lewat Panggilan Telepon

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Bagikan