Pengamat Ungkap Risiko Besar Bagi Indonesia di Konflik Iran

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 01 Maret 2026
Pengamat Ungkap Risiko Besar Bagi Indonesia di Konflik Iran

suasana setelah terjadi serangan di dekat Universitas Teheran, Iran, Sabtu (28/2) (ANTARA FOTO/Xinhua)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyerukan penghentian kekerasan dan mendesak semua pihak menahan diri menyusul eskalasi militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memuncak pada Sabtu (28/2).

Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi dialog guna meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah demi menjaga perdamaian dunia.

Baca juga:

Serangan AS-Israel ke Iran Berpotensi Picu Eskalasi Konflik Regional

Ujian Diplomasi di Board of Peace

Pengamat Hubungan Internasional Universitas Padjajaran (UNPAD), Teuku Rezasyah, menekankan pentingnya Indonesia menjaga jarak dari penyelesaian krisis secara militer.

Rezasyah mendorong Kementerian Luar Negeri untuk mengambil posisi strategis, terutama dalam forum Board of Peace (BoP), agar hubungan dengan Amerika Serikat tetap terjaga tanpa mengorbankan prinsip perdamaian.

"Saya pikir Indonesia harus membuat kebijakan yang intinya menolak penyelesaian krisis internasional secara kekerasan," tegas Rezasyah dikutip Antara, Minggu (1/3).

Ia juga menyoroti perlunya sikap nyata dari kepemimpinan nasional.

"Di dalam Board of Peace ini kelak akan terjadi sikap yang lebih tegas dari Presiden Prabowo Subianto, karena beliau selama ini belum berbicara tentang Two-State Solution," tambahnya.

Risiko Keselamatan Prajurit dan Sentimen Gaza

Ketegangan ini bukan tanpa risiko domestik dan operasional bagi Indonesia. Rezasyah memperingatkan bahwa serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap warga sipil Iran dapat melukai perasaan masyarakat Gaza.

Mengingat kedekatan emosional warga Gaza dengan Iran, hal ini berpotensi mengancam keselamatan personel TNI yang sedang bertugas di wilayah konflik.

"Masyarakat di Gaza itu hatinya bersama Iran. Dan ini kalau kita tidak hati-hati akan berdampak juga terhadap keselamatan prajurit-prajurit Indonesia di sana," ungkap Rezasyah.

Konflik memanas setelah Kementerian Pertahanan Israel menetapkan status darurat nasional usai meluncurkan serangan ke Iran.

Baca juga:

Serangan AS-Israel ke Iran Berpotensi Picu Eskalasi Konflik Regional

Langkah ini disusul oleh aksi militer Amerika Serikat dari udara dan laut. Menanggapi hal tersebut, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi telah melepaskan gelombang rudal dan drone sebagai aksi balasan atas agresi rezim Zionis.

Menghadapi situasi yang kian genting, Kemlu RI secara resmi meminta semua pihak menghormati integritas wilayah.

"Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai,” tulis pernyataan resmi Kemlu RI melalui akun X resminya.

#Perang #Serangan Rudal #Israel #Serangan Israel #Perang Iran-Israel #Israel Serang Iran #Konflik Israel-Iran #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Adidas Minta Maaf karena Pekerjakan Mantan Tentara Israel dalam Kampanye Iklan
Adidas mengakui materi promosi yang digunakan tim lokal telah menimbulkan kekhawatiran di tengah publik.
Dwi Astarini - 46 menit lalu
Adidas Minta Maaf karena Pekerjakan Mantan Tentara Israel dalam Kampanye Iklan
Dunia
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Kemungkinan masih ada korban tewas yang tertimbun di bawah reruntuhan rumah yang hancur atau di jalan-jalan yang belum dapat dijangkau tim ambulans dan pertahanan sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Dunia
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Negara yang tetap berbisnis dengan Iran setelah menerima tuntutan tersebut disebut berpotensi menghadapi sanksi AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Dunia
Israel Tangkap Petinggi Hamas di Gaza, Gencatan Senjata Terancam Runtuh
Gencatan senjata antara Israel dan Hamas kembali berada dalam situasi genting. Pasukan Israel menangkap seorang petinggi keamanan Hamas.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
Israel Tangkap Petinggi Hamas di Gaza, Gencatan Senjata Terancam Runtuh
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Dunia
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan beberapa pejuang dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Dunia
AS Serang Dua Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Konflik Kembali Memanas
Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap dua peluncur milik Iran di Pulau Larak.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
AS Serang Dua Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Konflik Kembali Memanas
Dunia
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Situasi saat ini terus membebani warga sipil, karena rumah-rumah dan infrastruktur vital telah rusak, sementara masyarakat setempat masih berjuang untuk memulihkan kondisi mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Indonesia
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Penjualan minyak Iran telah kembali ke tingkat sebelum diberlakukannya sanksi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Bagikan