Pengamat Ungkap Maksud Tujuan Jokowi Undang Farel Bernyanyi di Istana

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 18 Agustus 2022
Pengamat Ungkap Maksud Tujuan Jokowi Undang Farel Bernyanyi di Istana

Tangkapan layar panyanyi cilik Farel Prayoga saat membawakan lagu “Ojo Dibandingke” di hadapan Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dalam acara upacara bendera HUT RI ke 77, Rabu (17/8) kemarin, Presiden Joko Widodo membuat kejutan.

Saat selesai acara penaikan bendera Sang Merah Putih, pembawa acara menerima Farel Prayoga untuk bernyanyi di hadapan presiden dan wakil presiden, para menteri dan ribuan warga yang ikut upacara.

Baca Juga:

Farel Prayoga, Penyanyi Cilik yang Meriahkan Upacara Kemerdekaan RI

Farel (12 tahun) yang masih kelas 6 Sekolah Dasar di Banyuwangi adalah seorang anak yang juga pengamen cilik menyanyikan lagu menarik "Ojo Dibandingke" gaya Banyuwangi.

Pengamat kebijakan publik, Azas Tigor Nainggolan menilai, langkah Presiden Jokowi mengajak Farel bernyanyi pada acara HUT RI di Istana bukan hanya untuk menghibur semata.

"Undangan dan ajakan presiden Jokowi ini ada maksud khusus yang ingin disampaikannya kepada publik juga kepada para pejabat atau menterinya," kata Azas Tigor kepada Merahputih.com di Jakarta, Kamis (18/8).

Azas Tigor menuturkan, semua yang pernah diundang juga diajak atau yang menjadi perhatian khusus presiden Jokowi adalah para korban dan orang kecil. Seperti komunitas ojek online, petani buah jeruk hingga penternak.

"Pesan yang mau disampaikan oleh presiden Jokowi adalah sikap keberpihakan pada orang dan korban," imbuh Azas Tigor.

Koordinator Forum Warga Kota Jakarta ini menambahkan, Presiden juga ingin rakyat memiliki sikap serta keberpihakan yang sama pada korban dan rakyat kecil.

"Pesan dan sikap kuat ini yang ingin disampaikan pada publik bahwa kita harus selalu berpihak pada orang kecil dan korban ketidakadilan," jelas di.

Baca Juga:

Farel Prayoga Latunkan “Ojo Dibandingke” di Istana Negara, Menteri Ikut Joget

Ia melihat ini pesan penting yang ingin disampaikan oleh presiden Jokowi, kembali mengundang atau mengajak pengamen anak-anak seperti Farel agar rakyat mau peduli dan berpihak pada mereka yang kecil dan para korban ketidakadilan.

Juga presiden ingin memberi contoh kepada para menterinya atau pejabat di pemerintahannya bekerja benar penuh hati bagi rakyat kecil dan para korban ketidakadilan.

"Ya selama ini memang masih banyak rakyat menjadi korban dan menderita harus dibuka agar dapat diselesaikan, maka keadilan dan penghormatan pada kemanusiaan terwujud," imbuh dia.

Tigor berharap, kedepannya Jokowi mau mengundang lagi kelompok rakyat kecil ke Istana Negara.

"Ini untuk membuktikan pemerintah juga memiliki sikap serta keberpihakan yang sama pada korban dan rakyat kecil," tutup Tigor. (Knu)

Baca Juga:

Transformasi Colin Farell di 'The Batman' Sempat Bikin Kaget Lawan Main

#Istana Negara #Presiden Joko Widodo #Jokowi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Roy Suryo Dibebaskan dari Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Roy Suryo dikabarkan dibebaskan dari kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Roy Suryo Dibebaskan dari Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Berkas Perkasa Lengkap, Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi Segera Disidangkan
Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma atau dr Tifa sudah lengkap alias P21. Keduanya akan segera disidang.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Berkas Perkasa Lengkap, Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi Segera Disidangkan
Indonesia
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) absen tidak menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6) pagi tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
Perkara Ijazah Jokowi Memanas, Penggugat Ajukan Banding usai Ditolak PN Surakarta
Kasus ijazah Jokowi kini berlanjut ke Pengadilan Tinggi Semarang. Penggugat pun mengajukan banding atas kasus tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Perkara Ijazah Jokowi Memanas, Penggugat Ajukan Banding usai Ditolak PN Surakarta
Indonesia
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Presiden ke-7 Joko Widodo kembali digugat di PN Surakarta terkait dugaan ijazah UGM. Gugatan diajukan alumnus Kehutanan UGM.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Indonesia
Kopassus Pastikan Narasi Pangkopassus Pukul Protokoler Istana Hoaks
Melalui akun Instagram Kopassus @penkopassus, Selasa (21/4), Kopassus mencantumkan unggahan informasi tersebut tetapi dengan label Hoax dan Fake News.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
Kopassus Pastikan Narasi Pangkopassus Pukul Protokoler Istana Hoaks
Indonesia
Disinggung Jusuf Kalla soal Peran Jadi Presiden, Jokowi: Saya Bukan Siapa-siapa, Cuma Orang Kampung
Presiden ke-7 RI, Jokowi, menanggapi statement Jusuf Kalla. Ia menyebut bahwa Jokowi menjadi presiden berkat dirinya.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Disinggung Jusuf Kalla soal Peran Jadi Presiden, Jokowi: Saya Bukan Siapa-siapa, Cuma Orang Kampung
Indonesia
Polda Metro SP3 Kasus Ijazah Palsu dengan Tersangka Rismon, Jokowi: Semua sudah Clear
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut pemberian SP3 tersebut merupakan kewenangan Polda Metro Jaya.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Polda Metro SP3 Kasus Ijazah Palsu dengan Tersangka Rismon, Jokowi: Semua sudah Clear
Indonesia
JK: Kasih Tahu Termul-Termul, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya!
Istilah termul yang digunakan JK itu merujuk kepanjangan dari Ternak Mulyono. Adapun, Mulyono merupakan nama masa kecil Jokowi yang akhirnya diganti oleh orang tuanya karena sering sakit-sakitan
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
 JK: Kasih Tahu Termul-Termul, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya!
Bagikan