Pengamat Politik: Pilgub Jabar Kalangan Santri Jadi Penentu
Ilustrasi santri. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)
MerahPutih.com - Pengamat Politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menyebut posisi wakil gubernur yang akan diusung kandidat kepala daerah di Pilkada Jabar mendatang akan sangat menentukan elektabilitas paslon.
Bahkan, bisa jadi penentuan pendamping gubernur akan menjadi faktor penentu kemenangan kandidat di Pilgub Jabar.
"Saya pikir tiga kandidat ini, nomor dua sangat menentukan jadi tidak semata-mata siapa kepala daerahnya, tapi juga wakilnya juga sangat berpengaruh. Makanya mencari wakil tidak bisa sembrono," kata Ray saat mengisi diskusi publik di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (8/11).
Ray mengatakan, melihat sosiologis pemilih di Jawa Barat yang mayoritas merupakan basis massa santri bukan tidak mungkin kandidat gubernur akan berpikir untuk menentukan wakilnya dari kalangan tersebut.
"Pertimbangannya, saya pikir faktor sosiologis ya, Islami, santri itu yang paling menentukan," ucap dia.
Karena itu, bila ketiga kandidat tersebut ingin mengangkat elektabilitas dan memenangi pertarungan, figur dari kalangan santri dirasa cukup mendukung.
"Mau tidak mau harus perhatikan basis massa itu. Siapa pun kandidat gubernurnya, wakilnya mesti representasi basis islam. Karena figur mereka relatif bukan representatif figur santri. Dugaan saya mereke akan cari figur seperti itu," kata Ray. (Fdi)
Baca berita terkait Ray Rangkuti lainnya di: Aktivis Desak KPK Umumkan Tersangka Baru Korupsi E-KTP
Bagikan
Berita Terkait
Kasus Santri Tewas di Wonogiri, Polisi Tetapkan 4 Anak Pondok Pesantren sebagai Pelaku
6 Santri Tewas Di Danau Bekas Galian C, DPR Desak Perusahaan Tambang Harus Diusut
Bela Pesantren dari Serangan Video AI, Cak Imin Tegaskan Fitnah Digital tak akan Mempan
Semangat Resolusi Jihad Kembali Dipompa Presiden Prabowo Melalui Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren
DPR Dorong Santri Turun Gunung Jadi Agen Ekonomi Inovatif, Enggak Boleh Hanya Dengar Khotbah
Pengamat Beri Nilai 6 untuk Setahun Kinerja Prabowo-Gibran, Sebut Tata Kelola Pemerintahan Semrawut
Konferensi Pesantren Ditutup, Hasilkan Empat Rekomendasi Utama
Pengamat Nilai RUU ASN Hambat Otonomi, Berpotensi Munculkan Konflik Pemerintah Pusat dan Daerah
Menilik Santri Tunanetra Pesantren Raudlatul Makfufin Oase Cahaya saat Ramadan 1446 Hijriah
Indonesia Juara Umum MTQ Internasional 2025, Berikut Nama-Nama Para Pemenang