Konferensi Pesantren Ditutup, Hasilkan Empat Rekomendasi Utama

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 27 Juni 2025
Konferensi Pesantren Ditutup, Hasilkan Empat Rekomendasi Utama

Konferensi Pesantren Ditutup, Hasilkan Empat Rekomendasi Utama.(foto: Merahputih.com/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - INTERNASIONAL Conference on the Transformation of Pesantren (ICTP) atau Konferensi Internasional Transformasi Pesantren resmi ditutup pada Kamis (26/6). Ada empat poin rekomendasi utama yang disampaikan dalam acara yang diadakan Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Hotel Sahid Jakarta itu.
?
Empat rekomendasi dari Konferensi Pesantren meliputi revitalisasi tradisi, sinergi regulasi, penguatan SDM, dan kemandirian ekonomi. Empat hal penting itu bertujuan menjadikan pesantren lebih maju dan mampu menghadapi tantangan zaman.
?
"Rekomendasi peserta konferensi sangat jelas sekali bahwa mereka ingin pesantren lebih maju dengan mengadaptasi, dan mengintegrasikan ilmu pesantren dengan keilmuan-keilmuan baru, tradisi baru, inovasi baru. Tidak mungkin pesantren akan menegasikan hal tersebut," beber Ketua Panitia Konferensi Internasional Pesantren Syaifullah Maksum.
?
Syaifullah menyatakan para peserta merekomendasikan agar pesantren bisa beradaptasi dengan perubahan tradisi yang baru. Menurutnya, pesantren akan dipinggirkan di dunia pendidikan jika terus berpaku pada ideologi dan keilmuan lama.

Baca juga:

PKB Dorong Pemerintah Naikkan Anggaran Pendidikan Pesantren


?
"Suka tidak suka, mau tidak mau, pesantren jelas akan terlibat dengan kemajuan zaman. Jika tidak terlibat dalam kemajuan, pesantren akan dipinggirkan," ujar Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB itu.
?
Selain menyesuaikan dengan tradisi yang berkembang, diperlukan sinergi regulasi. Pengembangan pesantren membutuhkan dukungan regulasi dari berbagai pihak, baik dari DPR maupun pemerintah. "Perlu instrumen, perlu regulasi, perlu support dari berbagai pihak. Dukungan pemerintahan, dukungan teman-teman DPR, legislatif, dan support juga dari pengasuh pesantren," paparnya.
?
Peserta konferensi juga merekomendasikan penguatan SDM pesantren. Hal itu sangat penting dilakukan agar pesantren siap bersaing dengan dunia luar. Oleh karen itu, berbagai ketrampilan harus dikembangkan di pesantren.
?
Sementara itu, rekomendasi keempat yang disampaikan yakni kemandirian ekonomi. Beberapa strategi yang bisa dilakukan ialah pendidikan dan pelatihan wirausaha, pengembangan unit usaha sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, kolaborasi dengan industri dan BUMN, pemanfaatan teknologi digital seperti e-commerce dan AI, optimalisasi aset, serta penguatan jaringan kewirausahaan antarpesantren.
?
Dalam pidato penutupan Konferensi Pesantren, Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya konferensi internasional pesantren ini. Menurut dia, kegiatan ini selain mempererat silaturahim dengan para kiai dan pesantren, juga menjadi momen penting dalam mewujudkan transformasi pesantren.
?
"Kami bersyukur dan mengapresiasi kehadiran bapak dan ibu peserta Konferensi Internasional Transformasi Pesantren. Kehadiran bapak dan ibu para kiai, ibu nyai, dan perwakilan pesantren sangat penting untuk mewujudkan transformasi pesantren," ucap Cucun
?
Wakil Ketua DPR RI itu mengatakan, di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, pesantren juga harus cepat berubah. Untuk itu, transformasi pesantren harus dipercepat untuk kemandirian pesantren. Jika tidak cepat berubah, pesantren akan tertinggal.
?
"Transformasi pesantren harus dipercepat. PKB akan konsisten memperjuangkan pesantren. Hal itu yang akan terus kami suarakan di DPR RI," pungkasnya.(Pon)




Baca juga:

Orientasi Pendidikan Pondok Pesantren Harus Digeser, Zaman Sudah Berubah!

#Pesantren #Santri #PBNU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, DPR: jangan Ada Perlakuan Khusus untuk Pelaku
Penyidik Polresta Lombok Tengah harus membongkar secara utuh seluruh rangkaian peristiwa, mulai dari modus operandi, kronologi, hingga kepastian jumlah korban.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, DPR: jangan Ada Perlakuan Khusus untuk Pelaku
Indonesia
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Sebanyak 431 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Dapur SPPG Kalitengah Tanggulangin disuspend sementara BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Frengky Aruan - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Indonesia
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Muktamar Ke-35 NU memanas usai massa protes soal pencalonan Gus Yusuf Chudlori. Gus Yahya angkat bicara dan minta semua pihak tenang. Simak faktanya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Bagikan