Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pengamat Nilai Warga Solo Ragukan Kualitas Gibran Lantaran Belum Berprestasi

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 24 Desember 2019
 Pengamat Nilai Warga Solo Ragukan Kualitas Gibran Lantaran Belum Berprestasi

Pengamat politik Muhammad AS Hikam (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Akademisi dari Universitas Presiden, Muhammad AS Hikam menangkap beberapa pandangan masyarakat tentang majunya putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka (GR) di Pilwakot Solo.

Menurut Hikam, ada yang sangat optimis putra Jokowi itu akan menjadi Wali kota baru.

Baca Juga:

Maju Pilwakot Solo, Gibran Tegaskan Tidak Butuh Diendorse Jokowi

"Tapi ada juga yang meragukan dan bahkan ada yang mengatakan tidak mungkin. Ada berbagai alasan yang dikemukakan kepada saya,” kata Hikam dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/12).

Dari obrolan itu, masyarakat yang yakin Gibran akan memenangkan pertarungan politik elektoral itu beranggapan, bahwa ada beberapa fator yang mendominasinya, yakni karena usia muda dan kekuatan logistik.

“Bagi yang optimis GR menang, alasannya selain karena dukungan yang kuat dari aspek politik dan logistik, juga karena usia muda akan menjadi faktor appeal bagi milenial di kota Bengawan untuk memilihnya,” terangnya.

Bakal calon wali kota Solo Gibran Rakabuming
Bakal cawali di Pilwakot Solo, Gibran Rakabuming Raka blusukan di Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/12). (MP/Ismail)

Apalagi jika dilihat dari kekuatan politik, PDIP yang menjadi kendaraan politik Gibran juga sangat kuat dan Solo terkenal sebagai basisnya parpol berlambang banteng moncong putih itu.

“Loyalitas pemilih PDIP kepada calon partai di Solo diketahui sangat tinggi. Apalagi jika logistik GR tentunya juga sangat kuat,” imbuh mantan Menteri Riset dan Teknologi di era Presiden keempat Abdurahman Wahid ini.

Sementara untuk masyarakat yang meragukan kemenangan Gibran juga memiliki argumentasi sendiri. Di mana mereka melihat bahwa ayah dari Jan Ethes itu belum memiliki rekam jejak politik yang dapat diandalkan.

“Mereka yang meragukan atau tidak mungkin terjadi kemenangan GR, menggunakan alasan bahwa putra Pak Jokowi masih kurang pengalaman dan usia muda juga malah menjadi kendala,” ujarnya.

Bahkan masyarakat yang menyatakan Gibran tidak mungkin menang juga tidak sependapat memandang faktor loyalis partai PDI Perjuangan saat ini juga memilih Gibran jika ia harus maju dalam panggung Pilkada Solo itu.

“Mereka juga menolak tesis loyalitas kepada partai sebagai faktor. Sebab mungkin saja para pendukung PDIP juga bisa terpecah jika misalnya Pak Achmad Purnomo maju,” jelasnya.

Gibran bersama warga Solo di Pasar Klewer
Gibran Rakabuming bersama warga Solo saat blusukan di Pasar Klewer, Solo (MP/Ismail)

“Belum lagi para pendukung parpol Islam seperti PKS dan PAN, walaupun kecil, juga tak akan memilih GR,” imbuh Hikam.

Pandangan lain yang ditangkap Hikam adalah argumentasi masyarakat yang memandang bahwa Gibran tengah mempraktikkan politik aji mumpung.

“Yang juga menarik adalah adanya argumen yang menekankan soal etika terkait pencalonan GR ini. Yaitu soal tudingan aji mumpung dan kekhawatiran munculnya politik dinasti dari publik,” paparnya.

Dari obrolan tiga sudut pandang masyarakat yang berbeda itu, Hikam menilai bahwa situasi sosial politik di Surakarta saat ini masih cenderung cair.

“Walhasil, pandangan sebagian masyarakat Solo masih cair dan berarti GR serta PDIP tak bisa menganggap remeh dinamika pilwakot tersebut. Bisa saja GR melenggang untuk menjadi calon, tetapi ketika partai memerlukan kekompakan dalam pemilihan, justru akan menemui kesulitan,” tutur Hikam.

Baca Juga:

Blusukan di Pasar Klewer, Gibran Belikan Oleh-Oleh Spesial untuk Anak dan Istri

Terlepas dari itu semua, sejauh ini Hikam masih memandang bahwa situasi di Solo masih kondusif. Belum ada narasi-narasi negatif yang mencuat untuk mengangkat atau menjatuhkan masing-masing pihak.

“Suasana politik di kota Bengawan ini masih adem tak seperti ramainya berita di media dan medsos terkait dengan pencalonan GR,” jelas dia.

“Dan yang jelas dukungan terhadap Pak Jokowi tetap solid terlepas dari apakah mereka setuju atau tidak dengan pencalonan GR sebagai kandidat Wali kota pada 2020 nanti,” tutupnya.(Knu)

Baca Juga:

Gagal Syarat Internal, PDIP Sebut Nasib Gibran di Tangan Megawati

#Gibran Rakabuming #Pengamat Politik #Muhammad AS Hikam #Wali Kota Solo #Keluarga Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pengamat Curiga Ada Oknum Lain di Kejagung, Minta Febrie Adriansyah Bongkar Pemilik Emas dan Uang Sitaan
Pengamat Politik, Fernando Emas, mencurigai ada oknum lain di Kejagung dalam kasus korupsi eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Pengamat Curiga Ada Oknum Lain di Kejagung, Minta Febrie Adriansyah Bongkar Pemilik Emas dan Uang Sitaan
Indonesia
Kasus Febrie Adriansyah Dinilai tak Berdiri Sendiri, Pengamat: Bongkar Semua yang Terlibat
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, meminta semua nama yang terlibat dalam kasus Febrie Adriansyah dibongkar.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Kasus Febrie Adriansyah Dinilai tak Berdiri Sendiri, Pengamat: Bongkar Semua yang Terlibat
Indonesia
Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari
Pelapor merupakan warga Solo, yakni Budi Kuswanto dan Tri Sapto warga Solo menyerahkan laporan ke Kantor Kejari Solo didampingi kuasa hukumnya, Jumat (3/7).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
 Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari
Indonesia
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Direktur Eksekutif Citra Institute Yusak Farchan menilai pola komunikasi pemerintahan Prabowo semakin terpusat pada figur-figur di lingkaran inti Presiden.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Indonesia
Pasang Baliho Ultah Jokowi Pakai Aset Pemkot Solo, Walkot Respati Minta Maaf
Gerindra menegaskan pihaknya mempertanyakan mengapa perlakuan serupa tidak diberikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat ultah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Pasang Baliho Ultah Jokowi Pakai Aset Pemkot Solo, Walkot Respati Minta Maaf
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Indonesia
DPR Soroti Fenomena 'Inflasi Pengamat', Kritik Dinilai Bisa Jadi Propaganda
DPR menilai fenomena 'inflasi pengamat' relevan. Habiburokhman menyebut sebagian kritik bersifat provokatif hingga berpotensi jadi propaganda politik.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
DPR Soroti Fenomena 'Inflasi Pengamat', Kritik Dinilai Bisa Jadi Propaganda
Indonesia
Kementerian LH Tegur Pemkot Solo Terkait Praktik Open Dumping Pengelolaan Sampah
Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan surat teguran tersebut diterimanya belum lama ini.
Dwi Astarini - Senin, 06 April 2026
Kementerian LH Tegur Pemkot Solo Terkait Praktik Open Dumping Pengelolaan Sampah
Bagikan