Pengamat Nilai Peluang Ganjar Jadi Capres dari PDIP Pupus
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Foto: ANTARA/Tangkapan Layar/Sumarwoto
MerahPutih.com - Ganjar Pranowo tidak diundang dalam acara internal PDIP yang dihadiri Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Jawa Tengah.
Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai, hal itu jadi isyarat menutup peluang Gubernur Jawa Tengah itu menjadi capres jagoan PDIP pada Pilpres 2024.
Baca Juga
Di sisi lain, Fernando menilai tidak diundangnya Ganjar dalam acara internal PDIP juga menjadi sinyalemen bahwa partai berlogo banteng moncong putih itu akan mencalonkan Puan Maharani pada Pilpres 2024.
"Sudah sangat jelas bahwa sudah hampir dapat dipastikan Puan yang akan diusung PDIP. Sudah tertutup peluang bagi Ganjar untuk dicalonkan dari PDIP pada pilpres 2024 yang akan datang," kata Fernando kepada wartawan, Senin, (24/5).
Fernando meyakini, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak akan mengulangi keputusannya pada Pilpres 2014 yang mengusung kader banteng di luar trah Sukarno menjadi capres.
"Walaupun disemua survei Ganjar masih di atas Puan," ujarnya.
Menurut Fernando, dimulainya konsolidasi internal PDIP dari Jawa Tengah juga dapat dimaknai untuk segera mengakhiri ambisi Ganjar ikut dalam kontestasi Pilpres 2024 melalui partai besutan Megawati tersebut.
Jika Ganjar ingin bertarung dalam kontestasi Pilpres 2024, Fernando menyarankan Gubernur Jateng itu agar segera menentukan sikap dengan membangun komunikasi dengan partai politik lain.
"Yang belum memiliki kader yang berpotensi untuk ikut berkompetisi pada pilpres 2024 yang akan datang," tutup Fernando.
Sebelumnya, Ketua DPD PDIP Jateng sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto, terang-terangan menyatakan tak simpatik dengan sikap Ganjar yang terlihat sangar ambisius ingin maju sebagai Capres.
Pria yang karib disapa Bambang Pacul itu menyebut Ganjar sudah menjadi orang yang sok sehingga tak mengindahkan arahan dan aturan PDIP yang mengusungnya.
Bambang Pacul menilai intensitas pencitraan Ganjar di media sosial dan media massa terlalu tinggi. Bahkan Ganjar sampai menjadi host di akun Youtube. (Pon)
Baca Juga
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
PDIP Luncurkan Fatmawati Trophy, Simbil Kepemimpinan Perempuan
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
PDIP Dorong Anggaran MBG Diefisiensikan untuk Dana Darurat Bencana di Daerah
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis