Pengamat Kritik Penunjukan Yenny sebagai Komisaris Garuda Bermotif Politik Balas Budi

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 22 Januari 2020
 Pengamat Kritik Penunjukan Yenny sebagai Komisaris Garuda Bermotif Politik Balas Budi

Presiden Jokowi (kanan) didampingi Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid (kiri) ANTARA FOTO/Saiful Bahri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pengamat Energi Ferdy Hasiman menilai penunjukan Yenny Wahid sebagai Komisaris Garuda tak tepat.

Menurur Ferdy, Yenny sama sekali tak memiliki kapasitas dan ahli sebagai ahli penerbangan.

Baca Juga:

Alasan Erick Thohir Pilih Yenny Wahid Jadi Komisaris Garuda Indonesia

"Saya kira tak urgen Yenny Wahid jadi Komisaris Garuda. Dia ga punya kompetensi di dunia penerbangan," kata Ferdy kepada merahputih.com di Jakarta, Rabu (22/1).

Putri sulung Gus Dur Yenny Wahid ditunjuk jadi Komisaris Garuda Indonesia
Yenny Wahid saat seusai menerima Presiden Jokowi di kediaman Gus Dur pada waktu Pilpres 2019 (MP/Ponco Sulaksono)

Ferdy melihat, penunjukkan Yenny adalah pilihan politis karena dia mendukung Jokowi waktu kampanye Pilpres 22019 lalu.

"Harusnya komisaris Garuda harus benar orang yang kompeten agar mampu memberi pengawasan kepada Garuda sebagai maskapai penerbangan tangguh," ungkap Ferdy.

Ia juga melihat, keberadaan Yenny Wahid di komisaris Garuda lebih merepresentasikan kepentingan politik, bukan demi kepentingan bisnis apalagi perbaikan bisnis garuda.

Baca Juga:

Irfan Setiaputra Jadi Dirut, Yenny Wahid dan Triawan Munaf Isi Kursi Komisaris Garuda

"Ini mengulang pola lima tahun lalu, pengangkatan komisaris lebih karena akomodasi politik," jelas Ferdy.

Ferdy melanjutkan, berbeda dengan Chairal Tanjung yang memang memiliki keahilan dan pengalaman di bidang penerbangan.(Knu)

Baca Juga:

Karyawan Garuda Diminta Tak Ikut Berpolemik Dalam Kasus Penyelundupan Motor Harley

#Komisaris #Garuda Indonesia #Yenny Wahid #Pengamat Politik
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
DPR Soroti Fenomena 'Inflasi Pengamat', Kritik Dinilai Bisa Jadi Propaganda
DPR menilai fenomena 'inflasi pengamat' relevan. Habiburokhman menyebut sebagian kritik bersifat provokatif hingga berpotensi jadi propaganda politik.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
DPR Soroti Fenomena 'Inflasi Pengamat', Kritik Dinilai Bisa Jadi Propaganda
Indonesia
Perang AS-Israel vs Iran, Pengamat Minta Indonesia Tetap Netral dan Dorong Perdamaian
Perang AS-Israel vs Iran kini makin memanas. Pengamat pun meminta Indonesia agar tetap netral dan mendorong perdamaian.
Soffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Perang AS-Israel vs Iran, Pengamat Minta Indonesia Tetap Netral dan Dorong Perdamaian
Indonesia
Pengamat Sebut Konflik AS-Israel vs Iran Berpotensi Jadi Krisis Global, jika Rusia dan China Terlibat
Perang antara AS-Israel vs Iran bisa menjadi krisis global, jika Rusia dan China ikut terlibat.
Soffi Amira - Kamis, 05 Maret 2026
Pengamat Sebut Konflik AS-Israel vs Iran Berpotensi Jadi Krisis Global, jika Rusia dan China Terlibat
Fun
Lewat Fly the Local Ways, UNERD Lepas Landas Bareng Tahilalats dan Garuda Indonesia
Kolaborasi ini menjadi langkah baru UNERD dalam menghadirkan produk lokal yang serasi dengan gaya hidup dan generasi hari ini.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Februari 2026
Lewat Fly the Local Ways, UNERD Lepas Landas Bareng Tahilalats dan Garuda Indonesia
Indonesia
KPK Wajibkan WNA Yang Jadi Direksi BUMN Lapor Harta Kekayaan
salah satu BUMN yang memiliki direksi WNA adalah PT Garuda Indonesia (Persero).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
KPK Wajibkan WNA Yang Jadi Direksi BUMN Lapor Harta Kekayaan
Indonesia
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Wacana penempatan Polri di bawah Kementerian menjadi perdebatan. Pengamat menilai, hal itu bisa menimbulkan ruang politisasi hukum.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Beredar informasi yang menyebut Garuda Indonesia merekrut pramugari gadungan yang sempat viral, cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Olahraga
Skill Dewa Atlet Panjat Tebing Indonesia Bikin Negara Tetangga Ngiler Ingin Naturalisasi
Yenny mensyukuri loyalitas para atlet yang hingga kini masih memilih bertahan membela Merah Putih
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Januari 2026
Skill Dewa Atlet Panjat Tebing Indonesia Bikin Negara Tetangga Ngiler Ingin Naturalisasi
Indonesia
Soroti Putusan PTUN, Pakar Hukum Tata Negara Sebut Kepemimpinan Ketua MK Suhartoyo Ilegal
Pakar Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyandi menyebutkan, bahwa kepimpinan Ketua Mahkamah Konstitusi, Suhartoyo, dianggap ilegal.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Soroti Putusan PTUN, Pakar Hukum Tata Negara Sebut Kepemimpinan Ketua MK Suhartoyo Ilegal
Indonesia
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Presiden RI, Prabowo Subianto, sempat bercanda soal mengawasi gerak-gerik PKB. Menurut pengamat, hal itu bukanlah guyonan semata.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Bagikan