Penderita ISPA di Riau Capai 22 Ribu Orang

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 17 September 2015
Penderita ISPA di Riau Capai 22 Ribu Orang

Menkes Nila Moeloek memberikan keterangan pers usai menghadap Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/9). (Foto: setkab.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Penderita infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) akibat kabut asap di Riau mencapai 22 ribu orang lebih. Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan masih melakukan penanganan kesehatan bagi korban dengan menyiagakan pelayanan kesehatan 24 jam sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mengatakan, Presiden Jokowi prihatin kepada penderita ISPA, khususnya di Riau, yang semakin bertambah. Saat ini, data yang sebutkan Menkes ada sebanyak 22.535 orang menderita ISPA di Riau.

“Jadi angka ini bukan angka kumulatif. Riau terkena imbas karena anginnya dari Sumsel (Sumatera Selatan),” kata Nila dilansir situs web resmi Sekretariat Kabinet.

Presiden Jokowi perintahkan Menkes meyiagakan Puskesmas dan tenaga kesehatan bersiaga 24 jam untuk melayani warga di daerah terlanda asap kebakaran hutan dan lahan.

Kementerian Kesehatan sudah menyediakan masker gratis untuk warga. Penyediaan masker terus ditambah setiap hari ke kawasan yang terkena kabut asap. Selain mengirimkan masker bagi korban asap dengan menggunakan truk-truk, kementerian juga terus menambah obat-abatan dan tenaga tambahan serta tenaga medis.

Selain itu, kementerian sudah berkoordinasi dengan dinas-dinas kesehatan setempat. Tenaga kesehatan di bawah dinas kesehatan daerah setempat harus menerjunkan tenaga medis, baik di wilayah Sumatera maupun di Kalimantan yang juga dilanda kabut asap.

“Sebenarnya tenaga medis setempat pun cukup. ISPA juga bukan untuk dirawat, kita hanya mengobati saja. Jadi kita bantu suplai obat-obatan, masker dan makanan tambahan,” Nila Moeloek.

 

Baca Juga:

  1. Antisipasi ISPA akibat Kebakaran Lahan
  2. Disindir Soal Asap, Netizen Indonesia Beri Tagar #SamaSamaMalaysia
  3. Asap Ganggu Negara Tetangga, Indro: Mau Ditaruh Mana Muka Kita?
  4. Dampak Kabut Asap Sumatra untuk Malaysia dan Singapura
  5. Belum Ada Bukti Kabut Asap Sebabkan Kanker
#Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) #Kabut Asap #Kementerian Kesehatan #Nila F Moeloek
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Karhurtla Masih Berlangsung, Mendikdasmen Izinkan Pemda Gemar Pembelajaran Jarak Jauh
Sambil menunggu proses pemadaman ini betul-betul selesai, anak-anak tetap belajar di rumah agar mereka tetap selamat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Karhurtla Masih Berlangsung, Mendikdasmen Izinkan Pemda Gemar Pembelajaran Jarak Jauh
Indonesia
ISPA Hingga Gastritis Serang Pengungsi Gempa Nagekeo NTT, Ratusan Orang Dirawat
Ratusan pengungsi gempa Nagekeo, NTT, mengalami ISPA, gastritis, flu, dan batuk. Hingga 24 Agustus, 400 warga dirawat di Posko Kesehatan Darurat.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
ISPA Hingga Gastritis Serang Pengungsi Gempa Nagekeo NTT, Ratusan Orang Dirawat
Indonesia
Kabut Asap Makin Parah, 1.500 Tabung Oksigen Dikirim ke 6 Provinsi
Pemerintah kirim 1.500 tabung oksigen dan perlengkapan pemadaman ke enam provinsi terdampak kabut asap karhutla. Kalimantan Barat jadi penerima tahap awal.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Kabut Asap Makin Parah, 1.500 Tabung Oksigen Dikirim ke 6 Provinsi
Indonesia
2.945 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Kualitas udara pada dini hari dan pagi berdasarkan PM 2,5 dalam beberapa jam masuk kategori tidak sehat dan sangat tidak sehat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
2.945 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Kabut Asap Mulai Ganggu Penerbangan, 21 Penerbangan ke Pontianak Alami Keterlambatan
Dari 21 penerbangan yang terdampak, sebagian besar merupakan penerbangan keberangkatan. Sementara penerbangan yang terdampak saat mendarat tercatat sekitar tiga hingga empat penerbangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Kabut Asap Mulai Ganggu Penerbangan, 21 Penerbangan ke Pontianak Alami Keterlambatan
Lifestyle
Tips Jaga Daya Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA pada Musim Kemarau
Cuaca panas dan meningkatnya polusi udara selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
Tips Jaga Daya Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA pada Musim Kemarau
Dunia
107 Ribu Hektar Lahan Hangus, Menko Polkam Bilang Belum Ada Negara Tetangga Terganggu
Pemerintah menyatakan asap karhutla 170 ribu hektar belum ganggu negara tetangga.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
107 Ribu Hektar Lahan Hangus, Menko Polkam Bilang Belum Ada Negara Tetangga Terganggu
Indonesia
Cuaca Tak Menentu dan Polusi Tinggi, Warga Jakarta Diminta Waspadai ISPA
Dinkes DKI Jakarta mengimbau masyarakat mewaspadai ISPA akibat cuaca yang tidak menentu dan tingginya polusi udara. Kenali gejala hingga langkah pencegahannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Cuaca Tak Menentu dan Polusi Tinggi, Warga Jakarta Diminta Waspadai ISPA
Indonesia
Kemenkes Tantang Pemprov DKI Wujudkan Sudirman–Thamrin Bebas Asap Rokok
Wakil Menteri Kesehatan menantang Pemprov DKI Jakarta mewujudkan kawasan bebas asap rokok di Sudirman-Thamrin dan Kuningan sebagai contoh lingkungan sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
Kemenkes Tantang Pemprov DKI Wujudkan Sudirman–Thamrin Bebas Asap Rokok
Lifestyle
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus. Masyarakat pun diimbau untuk mendeteksi dini.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Bagikan