MerahPutih Peristiwa - Penderita infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) akibat kabut asap di Riau mencapai 22 ribu orang lebih. Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan masih melakukan penanganan kesehatan bagi korban dengan menyiagakan pelayanan kesehatan 24 jam sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mengatakan, Presiden Jokowi prihatin kepada penderita ISPA, khususnya di Riau, yang semakin bertambah. Saat ini, data yang sebutkan Menkes ada sebanyak 22.535 orang menderita ISPA di Riau.
“Jadi angka ini bukan angka kumulatif. Riau terkena imbas karena anginnya dari Sumsel (Sumatera Selatan),” kata Nila dilansir situs web resmi Sekretariat Kabinet.
Presiden Jokowi perintahkan Menkes meyiagakan Puskesmas dan tenaga kesehatan bersiaga 24 jam untuk melayani warga di daerah terlanda asap kebakaran hutan dan lahan.
Kementerian Kesehatan sudah menyediakan masker gratis untuk warga. Penyediaan masker terus ditambah setiap hari ke kawasan yang terkena kabut asap. Selain mengirimkan masker bagi korban asap dengan menggunakan truk-truk, kementerian juga terus menambah obat-abatan dan tenaga tambahan serta tenaga medis.
Selain itu, kementerian sudah berkoordinasi dengan dinas-dinas kesehatan setempat. Tenaga kesehatan di bawah dinas kesehatan daerah setempat harus menerjunkan tenaga medis, baik di wilayah Sumatera maupun di Kalimantan yang juga dilanda kabut asap.
“Sebenarnya tenaga medis setempat pun cukup. ISPA juga bukan untuk dirawat, kita hanya mengobati saja. Jadi kita bantu suplai obat-obatan, masker dan makanan tambahan,” Nila Moeloek.
Baca Juga: