MerahPutih.com – Pemerintah Republik Indonesia (RI) memastikan hingga hari ini belum ada laporan dari negara tetangga yang terganggu asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang telah menghanguskan 107 ribu hektar.
"Sampai dengan hari ini tidak ada itu (pihak yang terganggu dengan asap), ya," kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (10/8).
Baca juga:
107 Ribu Hektar Hutan Indonesia Terbakar, Ini Arahan Presiden Prabowo
Djamari menegaskan upaya penanganan dilakukan maksimal agar dampak asap tidak meluas ke luar negeri.
Kita berupaya sekeras mungkin untuk tidak mengganggu pihak lain, baik ke negara tetangga yang dekat dengan kita,
Menko Polkam Djamari Chaniago
Fokus 6 Provinsi Rawan dan Kebakaran 3 Taman Nasional
Penanganan difokuskan pada enam provinsi rawan, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Kawasan itu menjadi perhatian karena memiliki lahan gambut yang rentan terbakar dalam kondisi kering pada musim kemarau.
Di luar enam provinsi itu, kebakaran juga terjadi di tiga kawasan taman nasional, yakni Gunung Bromo (Jawa Timur), Gunung Gede Pangrango (Jawa Barat), dan Gunung Rinjani (NTB).
Baca juga:
7 Hari Kobaran Api Makin Mengganas, Kawasan Bromo-Semeru Ditutup Total
Armada Udara Dikerahkan
Menko Polkam menambahkan pemerintah telah mempercepat proses pemadaman karhutla melalui operasi udara.
Tak hanya itu, pemadaman darat juga dilakukan dengan dukungan tangki fleksibel sebagai penampungan air sementara untuk memudahkan petugas di lapangan.
"Kita mengerahkan sekitar 43 helikopter sampai dengan hari ini, ditambah dengan fixed-wing juga bisa antara 10 sampai dengan 15 sesuai dengan kebutuhan," tandas Menko Polkam. (*)