Penderita Diabetes Rentan Terkena TB
Ilustarasi diabetes. (Foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiya)
MerahPutih.com - Tuberkulosis (TB) bisa menyerang siapa saja, terutama penderita diabetes. Pasien diabetes lebih rentan terkena tuberkulosis karena daya tahan tubuhnya terganggu.
"Karena orang terkena diabetes ada kecenderungan daya tahan tubuhnya menurun. Kuman itu datang tidak langsung kita sakit. Bisa ditahan dengan imunitas kita," ujar Peneliti TBC dr. Ahmad Fuady, M.Sc.,Ph.D, kepada merahputih.com di Jakarta Selatan, Senin (25/3).
Baca juga:
Selain itu, lanjut Ahmad, penderita diabetes harus lebih waspada terhadap TB. Sebab gejala TB pada penderita diabetes tidak spesifik, seakan mereka tidak terlihat tidak terkena penyakit tersebut.
Ahmad menuturkan gejala diabetes berupa batuk berdahak, sesak napas, hingga keringat dingin. Akan tetapi, pada pasien diabetes biasanya gejala-gejala tersebut bisa tidak muncul pada suatu waktu.
Baca juga:
"Keringat malamnya tidak keluar, batuk berdahaknya juga sesekali," kata Ahmad mengenai beberapa gejala TB yang bisa muncul sesekali pada pasien diabetes.
Oleh karena itu, Ahmad menyarankan agar penderita diabetes yang merasakan gejala TB segera melakukan pemeriksaan. Pengobatan TB pada penderita diabetes juga akan berbeda, sehingga membutuhkan diagnosa tepat dari seorang dokter.
Pengobatan diabetes akan berlangsung selama 6 hingga 12 bulan. Dokter akan memberikan beberapa kombinasi obat untuk proses penyembuhan TB secara menyeluruh. (ikh)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya