'Free TBC at Workplaces' Raih Penghargaan dari EWTB

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 23 Maret 2024
'Free TBC at Workplaces' Raih Penghargaan dari EWTB

Program Free TBC at Workplace sukses diterapkan. (Foto: Otsuka Group)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Program Free TBC at Workplaces terus digencarkan oleh Otsuka Group di Indonesia sejak Juli 2022. Tujuannya untuk melindungi karyawan dari penyakit tuberkolosis (TBC). Karyawan yang terkonfirmasi positif TBC, akan diberikan pengobatan komprehensif.

Menurut laman TBC Indonesia, TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis(M.Tb). Menular melalui udara, TBC menyerang organ tubuh seperti paru-paru, tulang belakang, kulit, otak, kelenjar getah bening dan jantung.

Baca juga:

'Free TBC at Workplace' untuk Cegah TBC di Lingkungan Kerja

Pengobatan TBC menggunakan kombinasi obat-obatan antibakteri. Penderita akan diharuskan mengonsumsi obat tersebut hingga 12 bulan.

"Pengobatan yang paling umum untuk TBC aktif adalah isoniazid INH yang dikombinasikan dengan tiga obat lain—rifampisin, pirazinamid, dan etambutol," demikian menurut laman American Lung Association.

Atas konsistensi tersebut, perusahaan ini pada akhirnya menerima Penghargaan Exemplar Award dari Ending Workplace Tuberculosis (EWTB), bersamaan dengan momentum perayaan Hari Tuberkulosis Sedunia 2024.

Penghargaan Exemplar Award diberikan oleh EWTB kepada perusahaan-perusahaan terpilih yang telah menunjukkan upaya yang sangat berdampak dalam mengatasi tuberkulosis di tempat kerja yang menjadi kontribusi kasus TBC yang tinggi di Indonesia.

Baca juga:

Johnson & Johnson Rilis Sistem Skrining Mandiri Daring untuk TBC

“Program ini telah mendapat dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Kesehatan,” ujar HCD & Corporate Communications Director Otsuka Sudarmadi Widodo, dalam keterangan resminya yang diterima merahputih.com, Jumat (23/3).

FREE Tuberculosis at Workplaces menyediakan dukungan medis dan gizi bagi mereka yang dinyatakan positif TBC. Pasien kemudian akan dihubungkan dengan layanan kesehatan PUSKESMAS dan konseling gizi untuk memastikan pasien TBC menerima asupan gizi yang baik dan segera pulih agar mencapai berat badan ideal.

“Program ini telah berkontribusi untuk mengedukasi serta meningkatkan pemahaman masyarakat Indonesia mengenai TBC di tempat kerja, sehingga diharapkan dapat mengubah stigma negatif bagi para penderita TBC dan dapat mengurangi kasus TBC khususnya pada usia produktif," ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI dr. Imran Pambudi. (ikh)

Baca juga:

TBC Serang Berbagai Organ Tubuh, 5 Cara ini Dapat Mencegahnya

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Bagikan