Pendekatan Gugus Tugas Riau Tangani Kasus COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2020
Pendekatan Gugus Tugas Riau Tangani Kasus COVID-19

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Riau Indra Yopi. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perkembangan kasus positif di Provinsi Riau dalam tiga hari terakhir meningkat. Penambahan kasus positif dalam kurun waktu tersebut telah menjadi catatan baru di wilayah ini, yakni mencapai 24 kasus dalam sehari. Penambahan kasus sebelumnya pada kisaran 4 hingga 8 kasus per hari.

Kondisi ini mendorong Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Riau melakukan pendekatan berbeda daripada provinsi lain. Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Riau dr. Indra Yopi menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengenal sebutan orang tanpa gejala atau OTG. Mereka dikelompokkan menjadi orang dalam pemantauan (ODP). Ini akan membantu upaya pemberitahuan dan pemantauan secara baik.

Baca Juga:

Indonesia Kehilangan Jutaan Wisatawan Akibat Pandemi Corona

“Kami tidak mengenal PDP (pasien dalam pengawasan) dan Covid itu di luar. PDP dan COVID-19 walaupun itu tidak bergejala kami rawat di ruang isolasi rumah sakit,” tambah Dokter Indra saat berdialog melalui ruang digital, Selasa (23/6).

Gugus Tugas Provinsi Riau menerapkan perawatan di rumah sakit terhadap pasien positif meskipun bergejala ringan. Ia mengatakan bahwa pihaknya melakukan perawatan sehingga pasien itu tidak menularkan virus ke orang lain.

“Semua pasien-pasien Covid tersebut betul-betul dirawat sampai dinyatakan sembuh dengan dua kali negatif PCR baru kita bolehkan pulang ke rumah dan tambahan isolasi tujuh hari di rumah,” ujarnya.

Pihaknya menerapkan pendekatan intensif dan ekstra cepat dengan melakukan tracing dan surveilans yang lebih kuat. Ini merupakan strategi yang lebih intensif serta pendekatan melalui PCR atau polymerase chain reaction dibandingkan dengan pendekatan tes cepat atau rapid test.

Ilustrasi (Antara/Aditya Rohman)

Dalam pemeriksaan sampel, ia mengatakan bahwa merekomendasikan pendekatan PCR karena banyak kasus saat diuji dengan tes cepat menunjukkan hasil negatif tetapi sebenarnya positif saat tes swab.

“Hasil rapid test yang kami dapatkan di sini angka negatif palsu lumayan tinggi. Artinya ia negatif tetapi begitu PCR hasil tesnya positif,” ujarnya.

Dokter Indra menilai banyaknya kasus di wilayah Riau lebih didominasi oleh kasus dari luar atau imported case. Menurutnya, sejak dibukanya perjalanan oleh pemerintah dan hanya mengandalkan tes cepat ini menjadi kelemahan dan masukan kepada Gugus Tugas Nasional.

“Imported case bisa kami kelola, tapi agak sulit. Kalau memang pemeriksaannya diwajibkan swab itu lebih aman,” tutur Indra.

Baca Juga:

Jawa Timur Jadi Provinsi Dengan Lonjakan Kasus Corona Terbanyak

Di tengah wilayah kabupaten dan kota yang masih terjadi penularan, Kabupaten Rokan hilir masih bebas dari penularan virus SARS-CoV-2. Menurut dr. Indra Yopi, hal tersebut dikarenakan adanya kekuatan pada pos-pos perbatasan yang mewajibkan semua kendaraan keluar-masuk wajib memiliki surat negatif tes cepat dan wajib mematuhi segala protokol kesehatan. (Pon)

#COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Bagikan