Pencopotan Atap JPO Sudirman, DPRD DKI: Kenapa Tidak Buat yang Transparan?

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 06 November 2019
Pencopotan Atap JPO Sudirman, DPRD DKI: Kenapa Tidak Buat yang Transparan?

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, sangat tidak tepat Pemprov DKI mencopot salah satu atap jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Sudirman dengan alasan pengguna bisa leluasa melihat pemandangan Jakarta.

"Bukan tidak tepat, tapi sangat tidak tepat (copot atap JPO)," kata Gembong saat dihubungi merahputih.com, Rabu (6/11).

Baca Juga:

Kebijakan Anies Copot Atap JPO Sudirman Bikin Warga Geram

Menurutnya, bila tujuan Pemprov DKI melepas atap JPO ini untuk melihat keindahan Jakarta, kenapa tidak dengan cara membangunnya dari bahan transparan.

"Kalau tujunnya bagaimana supaya pengguna bisa melihat view jakarta dengan leluasa kenapa tidak membuat yang transparan katakanlah atapnya tapi bisa transparan juga kan," tuturnya.

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Jalan Sudirman. Foto: ANTARA
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Jalan Sudirman. Foto: ANTARA

Gembong pun mengatakan, keputusan Pemda DKI melepas JPO itu tidak memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki yang melintas.

Sebab, menurut Gembong, bila hujan pengguna akan kehujanan begitu juga cuaca panas warga juga akan terkena teriknya matahari.

"Iklim kita kan iklim kalau panas, panas sekali, kalau hujan kena hujan. Jadi menurut saya tuh tidak memberikan kenyamanan bgi penggunan JPO. Padahal tugas kita adalah memberikan kenyamana bagi pengguna," tuturnya.

Baca Juga:

Pemprov DKI Tambah Pemasangan Panel Surya di Atap Sekolah DKI

Seperti diketahui, ada salah satu Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di kawasan Sudirman tak lagi dinaungi atap.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. MP/Asropih
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. MP/Asropih

Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho menjelaskan atap di JPO dicopot agar pejalan kaki tidak hanya menyeberang melainkan menikmati pemandangan.

"Jadi tidak hanya sebagai fungsi menyeberang, tapi jadi wahana bisa memandang Jakarta secara luas terbuka. Kan (pemandangan) gedung semua," kata Hari. (Asp)

Baca Juga:

Alasan Anies Renovasi Tiga JPO di Jalan Sudirman

#Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
20 Plat Baja JPO Kyai Maja Samping Kejagung Hilang Digondol Maling
Akses JPO Kyai Maja dekat Kejagung ditutup sementara usai 20 plat baja tangga raib digondol maling. Simak penanganan Bina Marga DKI!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
 20 Plat Baja JPO Kyai Maja Samping Kejagung Hilang Digondol Maling
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Indonesia
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta tetap besar sehingga pemerintah daerah perlu mencari alternatif pendanaan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Indonesia
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Getek buatan warga masih menjadi satu-satunya sarana penyeberangan Kali Pesanggrahan Jaksel, termasuk buat anak-anak sekolah
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Indonesia
Dinas Bina Marga DKI Lempar Polemik JPO tanpa Tangga di DPR ke Diskominfotik
Meminta awak media untuk menanyakan masalah raibnya tangga JPO di Gedung MPR/DPR ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Dinas Bina Marga DKI Lempar Polemik JPO tanpa Tangga di DPR ke Diskominfotik
Bagikan