Penanak Nasi Efektif Bersihkan Masker Wajah?

Leonard Leonard - Rabu, 12 Agustus 2020
Penanak Nasi Efektif Bersihkan Masker Wajah?

Patogen bisa hidup hingga 9 jam pada masker. (Foto: Pixabay/10372173)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMUA orang sepakat masker wajah ialah salah satu cara ampuh untuk melindungi dari dari COVID-19. Namun memakai masker saja tidak cukup, kita juga dianjurkan untuk memakai masker wajah dalam keadaan bersih.

Melansir laman Interesting Engineering, para ilmuwan percaya patogen dapat hidup 8 hingga 12 jam pada masker wajah. Society of American Gastrointestinal Endoscopic Surgeons juga memiliki beberapa strategi bermanfaat tentang cara membersihkan masker (khususnya N95).

Baca juga:

Menarik Masker Wajah ke Dagu, ini Risikonya

Dua peneliti bernama Vishal Verma dan Thanh Nguyen berupaya untuk mengembangkan metode dekontaminasi yang tidak memerlukan persiapan dan memiliki komponen mudah diakses. Penanak nasi boleh jadi ialah solusinya.

Sebuah studi terbaru dari University of Illinois yang diterbitkan dalam Environmental Science and Technology merinci metode dekontaminasi alternatif. Studi tersebut menunjukkan panas kering selama 50 menit yang disalurkan melalui penanak nasi mampu secara efektif mendekontaminasi N95.

Baca juga:

Biar Makin Aman dari COVID-19, Begini Cara Pakai Masker Bedah

2
Bagian dari metode dekontanimasi. (Foto: Unsplash/Brian McGowan)

Dengan menggunakan penanak nasi peneliti bereksperimen dan tes pendahuluan yang mereka jalankan membuahkan hasil menguntungkan.

Penanak nasi ternyata efisien dalam membasmi empat kelas virus berbeda (salah satunya adalah jenis virus corona). Yang lebih mengejutkan adalah metode ini terbukti lebih efisien daripada sinar UV.

"Kami membangun sebuah ruang di lab pengujian aerosol saya khusus untuk melihat penyaringan respirator N95, dan mengukur partikel yang melewatinya," kata Verma.

Menurut Verma, respirator mempertahankan kapasitas filtrasi mereka lebih dari 95 persen dan tetap fit. Dan tetap terpasang dengan benar di wajah pemakainya, bahkan setelah 20 siklus dekontaminasi di dalam penanak nasi. (lgi)

Baca juga:

Louis Vuitton Produksi Masker Wajah untuk Lawan COVID-19

#Kecantikan #COVID-19 #Virus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Kasus Pertama Virus Shamonda pada Manusia Ditemukan di Prancis, Ini Fakta Medisnya!
Kasus perdana infeksi virus Shamonda pada manusia baru saja terdeteksi di Prancis dan memicu investigasi. Apakah patogen dari hewan ternak ini berbahaya bagi publik? Cek faktanya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Kasus Pertama Virus Shamonda pada Manusia Ditemukan di Prancis, Ini Fakta Medisnya!
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Dunia
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Seorang pekerja laboratorium di Rusia meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus Pes. Namun, penyebabnya masih misterius.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
ShowBiz
Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Member aespa ini mengaku ia hanya butuh tidur untuk kulit cerah dan halus.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Berita Foto
Kenalkan Wajah Baru, Viva Cosmetics Ajak Makeup Lovers Olahraga di Area CFD
Brand Manager Viva Cosmetics, James Junianlie berbincang dengan Makeup lovers di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 20 September 2026
Kenalkan Wajah Baru, Viva Cosmetics Ajak Makeup Lovers Olahraga di Area CFD
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Dunia
Burung Migrasi di Semenanjung Fleurieu Positif Virus H5, Australia Waspada Penuh
Australia kini meningkatkan koordinasi antarwilayah untuk mencegah penyebaran lebih luas virus flu burung lewat jalur migrasi burung
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
Burung Migrasi di Semenanjung Fleurieu Positif Virus H5, Australia Waspada Penuh
Fashion
GEA Aesthetic dan Croma-Pharma Bawa PolyPhil ke Indonesia, Inovasi Regenerative Aesthetics dengan Teknologi Eropa
PolyPhil menjawab kebutuhan terhadap perawatan estetika yang berfokus pada koreksi tanda penuaan, peningkatan kualitas kulit, hidrasi, elastisitas, dan kesehatan kulit jangka panjang.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
GEA Aesthetic dan Croma-Pharma Bawa PolyPhil ke Indonesia, Inovasi Regenerative Aesthetics dengan Teknologi Eropa
Bagikan