Merahputih.com - Deru mesin kendaraan mendadak senyap sesaat di mulut Gerbang Tol Cikampek Utama. Di balik kemudi, sepasang mata menatap lurus aspal hitam jalur kanan kosong melompong tanpa hambatan.
Rabu (18/3) siang menjadi momen istimewa bagi para pejuang rindu karena rekayasa one way nasional resmi memberikan karpet merah menuju kampung halaman.
Sistem satu arah ini membentang jauh dari GT Cikampek Utama, Jawa Barat, hingga GT Kalikangkung, Jawa Tengah.
Tiga mobil patroli kepolisian berdiri gagah di posisi paling depan, siap memandu barisan kendaraan perdana membelah jalur arah timur.
Baca juga:
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Berkah Jalur Kanan dan Pengawalan Polisi
Dimas (25), warga Bekasi tujuan Klaten, Jawa Tengah, berada tepat di belakang mobil pengawalan polisi. Senyum lebar menghiasi wajahnya saat melihat jalur sebelah kanan terbuka lebar khusus peserta mudik.
Pengalaman merayap di kawasan Cibitung dan Cikarang seolah terbayar lunas berkat kebijakan lawan arus ini.
“Sangat bantu banget contra flow, one way. Kita ambil contra flow sebelah kanan, habis itu lancar sampai ke sini,” kata Dimas dikutip Antara.
Kebahagiaan serupa terpancar dari Beni (47). Pria asal Bekasi tujuan Malang, Jawa Timur ini, memulai perjalanan sejak pukul 09.00 WIB di tengah kepadatan lalu lintas.
Berada pada barisan terdepan memberinya harapan besar tiba di tujuan lebih awal tanpa gangguan kemacetan berarti.
“Berharap bisa sampai ke tujuan lebih cepat karena perjalanan bebas hambatan,” tutur Beni sembari menanti komando keberangkatan.
Sambutan Hangat Polwan dan Harapan Mudik Lancar
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meresmikan langsung pemberlakuan sistem satu arah tersebut. Begitu portal terbuka, barisan personel Polisi Wanita (Polwan) berbaris rapi di bahu jalan memberikan salam hangat.
Suasana kaku khas jalan tol berubah cair saat para pemudik membuka jendela mobil demi melambaikan tangan kepada para petugas.
Baca juga:
Antusiasme tinggi terlihat jelas dari raut wajah para pengendara jalur kanan tersebut. Rekayasa lalu lintas satu arah ini terbukti meningkatkan kepercayaan diri masyarakat untuk menempuh perjalanan jauh.
Pemerintah berharap momentum perbaikan sistem transportasi ini terus konsisten setiap tahun demi kenyamanan warga merayakan Lebaran di kampung halaman.