Pemprov DKI Segera Salurkan Bansos Tahap ke-II, Penerima Jadi 2 Juta Orang

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 06 Mei 2020
 Pemprov DKI Segera Salurkan Bansos Tahap ke-II, Penerima Jadi 2 Juta Orang

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) DKI Jakarta, Irmansyah (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) DKI Jakarta, Irmansyah mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan perbaikan data penerima bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako bagi warga miskin dan rentan miskin selama PSBB akibat pandemi corona.

Irmansyah menegaskan, bila data perbaikan sudah sempurna Pemprov DKI akan segera mendistribusikan bantuan sembako tahap ke II.

Baca Juga:

DPRD Sepakati Penyesuaian APBD di Tengah Pandemi Corona

"Hasil evaluasi yang dilakukan adalah terkait dengan data penerima bansos yang harus di update kembali, terutama bagi mereka yang layak mendapatkan tapi belum masuk data," kata Irmansyah di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (6/5).

Paket Sembako bansos corona DKI Jakarta
Paket bantuan sembako untuk warga DKI yang terdampak corona (Foto: antaranews)

Irmansyah menjelaskan pihaknya telah menghimpun update data tersebut dari berbagai sumber. Diantaranya melalui laporan yang disampaikan oleh pihak RT dan RW setempat.

Ia pun memerkirakan target penerima bansos yang semula sebanyak 1,2 juta orang akan bertambah hingga sekitar 2 juta orang penerima.

"Untuk tahap kedua itu datanya akan bertambah. Dan pendataan itu dilakukan oleh Kominfo dan Dukcapil, tapi angka sementara kan sekitar 2 juta-an orang penerima. Tapi sekarang lagi dilakukan proses pemadanan dara dulu," terang dia.

Irmansyah menuturkan bahwa dalam melakukan pendataan pihaknya juga menerapkan kriteria terhadap masyakarat yang layak menerima bansos. Hal itu dilakukan agar pemberian bansos dapat tepat sasaran.

"Kalau kriteria yang dari RW kan ada formnya tuh. Antara lain penghasilannya di bawah Rp5 juta, dan yang lainnya," ujarnya.

Irmansyah menyebut bahwa dalam pendistribusian bansos tahap kedua ini, nantinya akan berbarengan langsung dengan pemberian bansos presiden (banpres) atau dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Baca Juga:

DPRD Sepakati Penyesuaian APBD di Tengah Pandemi Corona

Untuk itu, dia pun akan memastikan, seluruh data yang dihimpun valid dan tidak ada masyakarat yang mendapatkan bansos ganda.

Adapun bantuan yang diberikan berupa paket bahan pangan pokok seperti beras 5 kg 1 karung, sarden 2 kaleng kecil, minyak goreng 0,9 lt 1 pouch, biskuit 2 bungkus, masker kain 2 lembar, dan sabun mandi 2 batang.

Harga dalam satu paket sembako itu senilai Rp149.500. Pemprov DKI juga tegaskan tidak ada uang tunai di paket sembako itu.(Asp)

Baca Juga:

DPRD Sepakati Penyesuaian APBD di Tengah Pandemi Corona

#Dana Bansos #Paket Sembako #Pemprov DKI #Virus Corona
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Bansos Barang Diganti Transfer Duit Tunai Rp 4,5 Juta, Luhut: Semua Dimonitor AI
Sistem data tunggal nasional berbasis AI digunakan untuk bansos, UMKM, dan transparansi pemerintahan.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Bansos Barang Diganti Transfer Duit Tunai Rp 4,5 Juta, Luhut: Semua Dimonitor AI
Indonesia
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Pramono membawa suara kawasan ESEAO ke panggung internasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Indonesia
Labkesda DKI Temukan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Sapu-Sapu Ciliwung
Selain protein, hasil uji laboratorium menunjukkan ikan sapu-sapu mengandung karbohidrat sebesar 9 persen
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Labkesda DKI Temukan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Sapu-Sapu Ciliwung
Indonesia
Gubernur Pramono Anung Ubah Jadwal CFD Jakarta, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Area bebas kendaraan di sisi timur mencakup Simpang Jalan Gembira hingga Simpang Jalan Raya Casablanca, sementara sisi barat meliputi Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Gubernur Pramono Anung Ubah Jadwal CFD Jakarta, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Indonesia
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Bakal Jadi Kado HUT ke-499 Kota Jakarta
Meski memuji kecepatan kerja di lapangan, ia menekankan agar aspek teknis tetap menjadi perhatian utama pengembang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Bakal Jadi Kado HUT ke-499 Kota Jakarta
Indonesia
Jakarta Darurat Perlintasan Sebidang, Pramono Anung Tunggu Titah KAI Demi Keselamatan Bersama
Pemerintah DKI Jakarta membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya jika KAI memerlukan bantuan teknis maupun personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Jakarta Darurat Perlintasan Sebidang, Pramono Anung Tunggu Titah KAI Demi Keselamatan Bersama
Indonesia
Jakarta Darurat Air Keras, DPRD DKI Desak Perda Ketat Awasi Penjualan Bahan Kimia Berbahaya
Koordinasi dengan Kementerian Perindustrian juga menjadi poin krusial untuk memantau rantai pasok bahan kimia impor sejak dari pelabuhan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Jakarta Darurat Air Keras, DPRD DKI Desak Perda Ketat Awasi Penjualan Bahan Kimia Berbahaya
Indonesia
Pasar Santa Direvitalisasi, Pemprov DKI Siapkan Wajah Baru Lebih Modern dan Nyaman
Pemprov DKI dan Perumda Pasar Jaya segera merevitalisasi Pasar Santa. Nantinya, tempat itu akan memiliki wajah baru yang lebih modern dan nyaman.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pasar Santa Direvitalisasi, Pemprov DKI Siapkan Wajah Baru Lebih Modern dan Nyaman
Indonesia
Jakarta Gelap 60 Menit saat Hari Bumi, Berhasil Hemat Listrik dan Turunkan Emisi
Pemprov DKI Jakarta sudah melaksanakan aksi hemat energi dan pengurangan emisi karbon, dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Jakarta Gelap 60 Menit saat Hari Bumi, Berhasil Hemat Listrik dan Turunkan Emisi
Indonesia
El Nino 2026 DIperkirakan Hantam Jakarta Lebih Ganas dan Lama, Pemerintah Mulai Oprek Teknologi Modifikasi Cuaca
Dampaknya ada tiga isu utama, yakni kekeringan, potensi kebakaran termasuk di kawasan perkotaan Jakarta, serta meningkatnya polusi udara
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
El Nino 2026 DIperkirakan Hantam Jakarta Lebih Ganas dan Lama, Pemerintah Mulai Oprek Teknologi Modifikasi Cuaca
Bagikan