Pemprov DKI Diminta Perbanyak Lokbin Strategis Bagi Pelaku UMKM
Ilustrasi: Pedagang Pasar Minggu, Jakarta Selatan menjual harga mangga dengan harga Rp8 ribu per kg jelang berakhirnya musim mangga, Kamis (10/12/2020). ANTARA/Laily Rahmawaty/am
Merahputih.com - DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta menyiapkan lokasi binaan (Lokbin) dan lokasi sementara (Loksem) yang strategis bagi para pelaku UMKM. Sehingga, pelaku UMKM tidak kesulitan untuk memasarkan produk.
Menurut Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin, para pelaku UMKM, khususnya wirausaha pemula membutuhkan fasilitas atau lokasi berjualan yang strategis. Dengan demikian, pelaku UMKM bisa ‘naik kelas’.
“Lokbin dan loksem perlu diperbanyak dan diperluas ragamnya,” ujar Suhud dalam keterangannya, Jumat (5/7).
Baca juga:
Dia menegaskan, penting bagi Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan usulan tersebut agar produk yang dijual para pelaku UMKM banyak terjual. Lokasi strategis yang dimaksud yakni dekat dengan perkantoran dan tempat sekolah.
“Saya kira banyak lokasi-lokasi strategis di Jakarta yang bisa dijadikan Lokbin dan Loksem untuk membantu mendorong peningkatan UMKM,” ucap Suhud.
Baca juga:
Kolaborasi 3 Institusi Dorong Akselerasi Sertifikasi Halal UMKM
Selain itu, sambung dia, Lokbin dan Loksem juga diharapkan memiliki konsep khas dari produk yang dijual. Contohnya, Pasar Minggu Jakarta Selatan pada tahun 1800-an identik dengan buah-buahan. Artinya, aktivitas pada saat itu sebagai pusat penjualan buah.
Ada juga ada Pasar Ikan Muara Angke, Jakarta Utara, terkenal dengan aktivitas penjualan beragam jenis tangkapan laut seperti ikan, udang, kepiting, rajungan, cumi-cumi, gurita, dan sebagainya.
“Misal sentra makanan atau kuliner, buah-buahan, pakaian atau fashion, kerajinan,” pungkas Suhud.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Biaya Admin E-Commerce Bagi UMKM Bakal Diatur, Dilarang Juga Utamakan Produk Impor
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba
Cegah Penyalahgunaan, Fraksi Gerindra DKI Dorong Pengawasan Ketat Obat Keras
DPRD DKI Usulkan Cabut Izin Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Narkoba
Persoalan Banjir di Jakarta Tak Kunjung Terselesaikan, DPRD: OMC Hanya Instrumen Tambahan, Bukan Jawaban
Pilkada Butuh Banyak Uang Memicu Politik Transaksional, Guru Besar STIK Yakin Bakal Ada Ancaman Demokrasi
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim