Pemprov DKI Diminta Beri Trauma Healing Bagi Anak dan Lansia Korban Kebakaran Manggarai

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Agustus 2024
Pemprov DKI Diminta Beri Trauma Healing Bagi Anak dan Lansia Korban Kebakaran Manggarai

Sisa kebakaran yang melanda kawasan Manggarai, Jakarta Selatan (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta memberikan trauma healing, khususnya kepada anak-anak dan para orangtua lanjut usia (Lansia) korban kebakaran di Manggarai.

Trauma healing diperlukan anak dan lansia karena kondisi pasca bencana kerap menimbulkan tekanan, kecemasan, bahkan trauma. Bila tidak ditangani segera, anak dan lansia berpotensi mengalami gangguan psikologis seperti depresi.

"Perlu juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan lansia, bayi dan balita yang ada di pengungsian, karena kemungkinan akan berlangsung cukup lama,” ujar Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Israyani, Jumat (16/8).

Baca juga:

Korban Kebakaran Manggarai Terima Bantuan 3,5 Ton Beras

Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan juga perlu mendata siswa yang menjadi korban kebakaran. Ia khawatir, dokumen pendidikan dan alat sekolah para siswa juga ikut terbakar.

“Dinas Pendidikan perlu memberikan perhatian kepada korban kebakaran dari kalangan pelajar yang sangat mungkin mengalami trauma, kehilangan perlengkapan sekolah, seragam dan buku-buku, serta berbagai dokumen terkait,” beber Israyani.

Baca juga:

Pj Heru Budi Minta Anak-anak Korban Kebakaran Manggarai Tetap Sekolah

Ia juga berharap, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terjun langsung ke lokasi pengungsian. Tujuannya mengidentifikasi masalah administrasi kependudukan para korban kebakaran.

“Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil perlu memberikan dukungan dan bantuan bagi korban kebakaran yang kehilangan dokumen-dokumen penting kependudukan,” tegas Israyani.

Diketahui, kebakaran hebat terjadi di Jalan Saharjo RW.06 dan RW.012, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (13/8). Si jago merah melalap ratusan rumah dengan total 21 Rukun Tetangga (RT) yang berdampak pada 3.332 jiwa dari 1.172 KK.

#Manggarai #Kebakaran
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan bus. Penyemprotan pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
 Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Indonesia
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Berdasarkan laporan pemantauan awal Kantor SAR Jakarta, indikasi kebakaran ditandai asap tebal berkadar gas beracun di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/1) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Indonesia
Pembangunan LRT Velodrome–Manggarai Capai 89 Persen, Rampung Agustus 2026
Pembangunan LRT Velodrome-Manggarai segera rampung. Nantinya, ada lima stasiun yang bakal terhubung.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Pembangunan LRT Velodrome–Manggarai Capai 89 Persen, Rampung Agustus 2026
Dunia
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Sebagian besar wilayah Australia dilanda kondisi gelombang panas ekstrem.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Dunia
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Inspeksi berkala tidak dilakukan antara 2020 dan 2025. Otoritas setempat sangat menyesalkan hal ini
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Dunia
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Para manajer Le Constellation diduga telah melakukan pembunuhan karena kelalaian, menyebabkan luka fisik karena kelalaian, serta pembakaran karena kelalaian.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Januari 2026
 Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Dunia
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Pihak berwenang menyebut botol-botol sampanye yang dipasangi kembang api tangan itu berada terlalu dekat dengan langit-langit.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Dunia
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Pejabat berwenang menyatakan insiden di bar Le Constellation di Crans-Montana diperlakukan sebagai kebakaran, bukan sebagai serangan teror.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Dunia
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Masih terlalu awal untuk menentukan penyebab kebakaran. Para ahli belum dapat masuk ke puing-puing bangunan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
 Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Indonesia
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
Api dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.20 WIB dengan memanfaatkan fasilitas hydrant yang tersedia di sisi barat Gedung Sarinah.
Dwi Astarini - Senin, 29 Desember 2025
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
Bagikan