Pembangunan LRT Velodrome–Manggarai Capai 89 Persen, Rampung Agustus 2026
Pembangunan LRT Velodrome-Manggarai segera rampung. Foto: MerahPutih/Didik
MerahPutih.com - Progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B dari Velodrome ke Manggarai telah mencapai 89,22 persen hingga akhir Desember 2025.
Pembangunan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai sendiri sudah dimulai sejak 30 Oktober 2023.
Pada fase ini, dibangun lima stasiun yang terdiri atas Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, dan berakhir di Stasiun Manggarai.
Lalu, pekerjaan track work sudah mencapai 4,7 km dari total 12,8 km lintasan. Sementara itu, pekerjaan arsitektural serta mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) tengah berlangsung di Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, dan Stasiun Manggarai.
Baca juga:
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis PT Jakpro, Dian Takdir Badrsyah menyebutkan, progres pembangunan mencapai deviasi sebesar 92 persen pada triwulan I tahun 2026, sebagai bagian dari tahapan menuju target penyelesaian pada Agustus 2026.
"Kondisi ini seiring dengan kesiapan sistem, sarana-prasarana, serta integrasi layanan transportasi publik lainnya," kata Dian, Rabu (14/1).
Ia mengungkapkan, salah satu capaian krusial yang turut menjadi perhatian adalah tersambungnya perlintasan jalur layang kereta di atas Jalan Tol Ir Wiyoto Wiyono pada 9 Januari 2026.
Dian menyampaikan, bentang girder sepanjang 120 meter tersebut merupakan titik krusial dengan tantangan kompleks karena melintas di atas jalan tol aktif tanpa penutupan total.
Baca juga:
Konstruksi dilakukan dengan metode balanced cantilever, sehingga presisi struktur tetap terjaga dengan gangguan lalu lintas yang minimal.
"Keberhasilan ini menandai tersambungnya jalur layang LRT Jakarta dari Kelapa Gading hingga Jalan Pramuka, yang menghubungkan Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat," urainya.
Dian menegaskan, komitmen Jakpro untuk memastikan pembangunan berjalan tepat waktu, aman, dan berkualitas.
Ia menilai, LRT Jakarta Fase 1B merupakan proyek prioritas yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas transportasi publik dan daya saing Jakarta.
Baca juga:
Revitalisasi Kawasan Tua Jakarta Dimulai 2026, MRT Jadi Kunci Konektivitas
"Jakpro berkomitmen memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi teknis, keselamatan, maupun kesiapan operasional," imbuhnya.
Secara kolektif, pengoperasian LRT Jakarta Fase 1A dan 1B ditargetkan mampu melayani hingga 18 juta penumpang pada 2028, sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi karbon perkotaan melalui penggunaan transportasi publik berbasis listrik. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Pembangunan LRT Velodrome–Manggarai Capai 89 Persen, Rampung Agustus 2026
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Cuaca Ekstrem Landa Jakarta, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Tetap Normal
Pemprov DKI Mau Bangun Monorel di Ragunan, Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi
Penjualan Tiket KAI saat Nataru 2025/2026 Tembus 4,17 Juta, ini 10 Stasiun Kereta Paling Favorit
Pemkot Solo Hentikan Permanen Operasional BST Koridor 6, tak Dapat Anggaran Pusat
Arus Balik 2025/2026 Nataru 2026 Mulai Terlihat, 42.478 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta
Okupansi Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh di Atas 100 Persen saat Nataru 2026, KAI: Satu Tempat Duduk Bisa Digunakan 2 Orang
Khusus Malam Tahun Baru, LRT Jakarta Layani Penumpang Sampai Pukul 02.00 WIB
Catat Jadwalnya! KRL, MRT, dan LRT Perpanjang Jam Operasional saat Malam Tahun Baru 2026