Pemkot Surabaya Fokuskan Pencegahan HIV pada Remaja Usia 15 hingga 24 Tahun

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 27 Juli 2022
Pemkot Surabaya Fokuskan Pencegahan HIV pada Remaja Usia 15 hingga 24 Tahun

Ilustrasi HIV (Foto: Pixabay/Padrinan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mencatat kasus human immunodeficiency virus (HIV), mengalami penurunan di semester I tahun 2022.

Pada semester pertama 2021 tercatat 316 kasus atau menurun dari periode yang sama di tahun 2021 yang tercatat sebanyak 364 kasus HIV.

Baca Juga:

Troye Sivan Bintangi Film tentang HIV/AIDS

Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, pihaknya terus melakukan tracing virus yang menginfeksi sel darah putih tersebut. Diantaranya memperkuat pencegahan dan layanan pengobatan.

"Yaitu diantaranya melakukan upaya promotif dan preventif melalui komunikasi informasi dan edukasi (KIE) kepada kelompok rentan," tandasnya.

Ia mengatakan, upaya tersebut difokuskan pada remaja usia 15 hingga 24 tahun, ibu hamil, pengguna napza suntik (penasun), lelaki seks lelaki, dan wanita pekerja seks (WPS). Selain itu, Dinkes berfokus pada pasien penyakit tertentu yang berpotensi dibarengi infeksi HIV.

"Diantaranya tuberkulosis (TB), dermatitis, infeksi menular seksual (IMS), bahkan diare kronis. Caranya, dengan mengintensifkan deteksi HIV sedini mungkin," tegas Nanik.

Ia mengatakan, ratusan kasus HIV di wilayahnya itu merupakan hasil penanganan kolaboratif antara Dinkes Surabaya dan instansi lain dan tentunya masyarakat. Sinergi ini menerapkan pengendalian forum multisektor.

Namun, Nanik tidak merinci ratusan kasus HIV itu ditemukan di wilayah mana saja. Kecamatan Sawahan menjadi wilayah dengan temuan HIV tertinggi, yakni sebanyak 17 kasus.

Merujuk data dinas kesehatan tahun 2020, jumlah temuan HIV di Surabaya mencapai 626 kasus. Persentase kasus didominasi pasien laki-laki sebanyak 469 orang atau 74,92 persen. Sementara, hanya 157 perempuan yang atau 28,08 persen. Pelayanan sesuai standar diberikan kepada 47.868 orang dengan risiko terinfeksi HIV.

Pemkot Surabaya menyiapkan layanan konseling tes HIV di berbagai tingkat fasilitas layanan kesehatan atau di antaranya, 63 puskesmas, 54 rumah sakit hingga kantor kesehatan pelabuhan. (Andika Eldon/ Jawa Timur)

Baca Juga:

Kasus HIV Global Meningkat, Lindungi Diri

#HIV/AIDS #Surabaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Olahraga
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Persebaya Surabaya merayakan 99 tahun dengan meluncurkan anniversary jersey bersama AZA. Simbol ikatan emosional Bonek–Bonita, desain elegan, dan tema “99 Alasan Mencintai Persebaya”.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Indonesia
Kasus Baru HIV/AIDS Meningkat di Solo, 80 Persen Kasus Diklaim Pada Warga Luar Kota
Data terakhir yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah pada awal Maret 2026, Kota Bengawan tercatat memiliki 412 kasus HIV/AIDS baru.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Kasus Baru HIV/AIDS Meningkat di Solo, 80 Persen Kasus Diklaim Pada Warga Luar Kota
Indonesia
WNA Ikut Sumbang 31% Kasus HIV/AIDS Baru, Warga Asli Bali Diimbau Hindari Kontak Seksual
Sepanjang tahun 2025 terdapat 2.039 kasus HIV/AIDS baru di Bali, dengan sekitar 31 persen di antaranya berasal dari warga luar Bali dan WNA.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026
 WNA Ikut Sumbang 31% Kasus HIV/AIDS Baru, Warga Asli Bali Diimbau Hindari Kontak Seksual
Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Indonesia
Otorita IKN Gencar Bikin Workshop Cegah HIV/AIDS, Ternyata Ini Tujuannya
Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-14 dalam jumlah orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) di seluruh dunia.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 November 2025
Otorita IKN Gencar Bikin Workshop Cegah HIV/AIDS, Ternyata Ini Tujuannya
Indonesia
Mengejutkan, 15 Anak Sekolah Solo Terjangkit HIV karena Berorientasi Seksual Sesama Jenis
Hubungan sesama jenis memiliki risiko lebih tinggi untuk terjangkit HIV.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Oktober 2025
Mengejutkan, 15 Anak Sekolah Solo Terjangkit HIV karena Berorientasi Seksual Sesama Jenis
Indonesia
15 Anak Sekolah di Solo Terjangkit HIV, Diduga Gara-Gara Ini
KPA Solo mengungkapkan terus berusaha membentuk kesadaran akan bahaya HIV di kalangan siswa sekolah.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Oktober 2025
15 Anak Sekolah di Solo Terjangkit HIV, Diduga Gara-Gara Ini
Tradisi
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Batik Wistara menawarkan enam motif khas Surabaya.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 September 2025
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Bagikan