Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pemerintah Perkuat Penelusuran dan Tes COVID-19 Sampai Empat Kali Lipat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 06 Juli 2021
Pemerintah Perkuat Penelusuran dan Tes COVID-19 Sampai Empat Kali Lipat

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Jodi Mahardi, dalam konferensi pers PPKM Darurat, dipantau virtual dari Jakarta, Senin (5/6/2021) (ANTARA/Prisca Triferna)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah akan memperkuat tracing dan testing atau penelusuran dan pemeriksaan COVID-19 menjadi tiga sampai empat kali lipat dari yang dilakukan sejauh ini. Hal itu menyusul lonjakan kasus dalam beberapa waktu terakhir.

"Pemerintah akan memperkuat tracing, testing dan treatment. Khusus tracing dan testing atau telusur dan periksa akan ditingkatkan menjadi tiga sampai kali lipat dari saat ini," kata Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Jodi Mahardi, dalam konferensi pers PPKM Darurat dipantau virtual dari Jakarta, Senin (6/7).

Jodi menjelaskan bahwa untuk melaksanakan tes COVID-19 akan disesuaikan dengan tingkat tingkat positif atau positivity rate per pekan. Dengan semakin tinggi rasio konfirmasi positif, maka semakin banyak tes yang akan dilakukan.

Baca Juga:

Satgas COVID-19 Beberkan 20 Daerah Tingkat Kepatuhan Prokesnya Jeblok

Untuk melaksanakan peningkatan tes itu, maka pemerintah pusat dan daerah akan menambah petugas dan alat pengujian COVID-19.

Sementara masyarakat diminta untuk proaktif dan bersedia melakukan pengujian tersebut dan memberikan keterangan yang benar ketika dilakukan pelacakan kasus.

Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melakukan tes cepat antigen terhadap pelanggar PPKM darurat, Selasa (6/7/2021). ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan
Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melakukan tes cepat antigen terhadap pelanggar PPKM darurat, Selasa (6/7/2021). ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan

Dalam kesempatan tersebut, dia menjelaskan bahwa Koordinator PPKM Darurat, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan rapat dengan para kepala daerah di tiga provinsi pelaksana PPKM Darurat yaitu Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Ditegaskan dalam rapat tersebut, bahwa dengan telah menyebarnya varian Delta di Indonesia, maka dibutuhkan pengurangan mobilitas masyarakat sebanyak 50 persen.

Baca Juga:

Kasus COVID-19 Terus Naik, Solo Bikin 8 Tempat Isolasi Terpusat

Analisis pergerakan masyarakat sendiri telah dilakukan dengan menggunakan alat Facebook Mobility, Google Trafic dan Nigh Light yang dimiliki NASA.

"Ditemukan masih banyak sekali pergerakan masyarakat di tiga provinsi tersebut," jelas Jodi, mendorong semua pihak untuk saling mendukung untuk mencapai penurunan mobilitas tersebut, dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Masuk Yogyakarta Wajib Bawa Surat Negatif COVID-19 dan Kartu Vaksin

#COVID-19 #PPKM Darurat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Bagikan