Pemerintah Kembali Vaksinasi Pedagang, DPRD Minta Penerima Tidak Terlena

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 18 Februari 2021
Pemerintah Kembali Vaksinasi Pedagang, DPRD Minta Penerima Tidak Terlena

Vaksinasi COVID-19 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim vaksinator COVID-19 kembali melakukan vaksinasi terhadap pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kegiatan vaksinasi COVID-19 diperkirakan akan berlangsung selama 6 hari.

Adapun tim vaksinator merupakan kolaborasi Dinkes DKI dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), unsur TNI dan Polri. Dalam sehari, petugas vaksin tersebut menyuntikkan dosis ke 1.500 orang.

Kepala Dinkes DKI Jakarta Widyastuti menuturkan, ada 30 tim vaksinator terdiri dari 15 tim pada sif pertama dan 15 tim pada sif kedua.

Baca Juga:

Unpad Uji Klinis Vaksin COVID-19 Rekombian Anhui, Sasar Relawan Nonkesehatan

"Setiap tim terdiri dari 10 orang tenaga kesehatan (nakes)," terang Widyastuti di Jakarta.

Widyastuti menjelaskan, ada sebanyak 150 tim medis yang dikerahkan dalam vaksinasi pedagang Pasar Tanah Abang. Ratusan tenaga kesehatan tersebut ada yang bertugas memverifikasi data pedagang, melakukan screening, dan menyuntikkan vaksin.

Mereka gabungan terdiri dari Dinkes DKI, Kemenkes, TNI/Polri, politeknik kesehatan (Poltekkes), dan kantor kesehatan pelabuhan (KKP).

"Enam hari ke depan kita lakukan vaksinasi dan kita akan evaluasi. Pasar Tanah Abang juga akan tetap buka pendaftaran khawatir ada yang belum terakomodir dalam vaksin," tutur Widyastuti.

Tenaga kesehatan dari TNI melakukan vaksinasi kepada pedagang dalam acara vaksinasi massal pedagang di Blok A Pasar Tanah, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)
Tenaga kesehatan dari TNI melakukan vaksinasi kepada pedagang dalam acara vaksinasi massal pedagang di Blok A Pasar Tanah, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)

Sementara itu, salah satu peserta vaksinasi COVID-19 Hendrik mengaku lega sudah mendapatkan imunisasi kekebalan tubuh ini untuk penangkal virus corona. Ia pun meminta kepada warga untuk mau menerima vaksinasi COVID-19.

"Engga terasa apa-apa. Berasa lebih tenang, minimal sudah terlindungi," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengingatkan kepada pedagang jangan terlalu terlena setelah divaksinasi COVID-19. Mereka tetap diwajibkan mematuhi protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan).

Ia berpandangan, sekalipun vaksin diberikan untuk meningkatkan antibodi, namun penerimanya tetap berpotensi menularkan virus kepada yang lain dengan kategori orang tanpa gejala (OTG).

Baca Juga:

Biaya Vaksin Mandiri Tidak Boleh Dibebankan Pada Pekerja

Anggota Komisi A DPRD DKI ini mendukung kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah DKI dalam program vaksinasi COVID-19 ini. Dia berharap, vaksinasi tahap kedua kepada pelaku UMKM dapat mendorong geliat ekonomi di ibu kota.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa virus ini tidak hanya menyerang kesehatan masyarakat, tapi berdampak pada ekonomi dan sosial,” ungkapnya. (Asp)

Baca Juga:

Menteri Sandiaga Usul Kelompok Prioritas Urutan Kedua Vaksin Setelah Nakes

#Vaksin Covid-19 #COVID-19 #Vaksinasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Bagikan