Pembelian LPG 3 Kg Pakai MyPertamina Dinilai Susahkan Masyarakat

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 30 Juni 2022
Pembelian LPG 3 Kg Pakai MyPertamina Dinilai Susahkan Masyarakat

Pengiriman LPG 3 Kg . (Foto: humas Pertamina)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tak hanya pembelian bahan bakar minyak (BBM) pertalite dan solar, ternyata transaksi pembelian Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi juga menggunakan aplikasi MyPertamina.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah mengatakan, kebijakan baru pemerintah ini menyusahkan masyarakat. Karena tidak semua masyarakat mempunyai telepon seluler, mengingat tabung LPG 3 kg merupakan program subsidi bagi masyarakat miskin.

Baca Juga:

Pangkalan di Kota Yogyakarta Batasi Pembeli LPG 3 KG

Lebih lanjut, tidak semua masyarakat lihai dalam memakai telepon genggam. Maka, tegasnya, aturan baru pemerintah ini akan mempersulit.

"Ini saya engga jelas ini, pemerintah membuat masyarakat nambah susah tambah ribet. Jadi bukannya kita engga mau tapi harus melalui proses yang panjang," ucap Trubus, saat dihubungi MerahPutih.com, Kamis (30/6).

Menurut Trubus, kebijakan pembelian LPG 3 kg ini harus melalui edukasi dan sosialisasi secara terus menerus, bukan seperti sekarang ini diterbitkan secara mendadak.

Ucapnya lagi, peralihan pembelian BBM dan LPG 3 kg dengan sistem digital harus dibarengi dengan infrastruktur dan fasilitas yang memadai. Sebab, tidak semua lokasi di Indonesia mendapat sinyal atau akses jaringan komunikasi yang baik.

"Untuk menengah bawah itu, ada yang di perkotaan belum yang di pedesaan dan pegunungan juga bagaimana. Karena meraka kan minim sinyal, hp belum tentu punya kan gitu," paparnya.


Baca Juga:

Harga LPG Nonsubsidi Naik, PKS Sebut Pemerintah Tidak Peka

Kata dia, banyak hal juga yang harus dijalankan masyarakat untuk bisa mendapatkan LPG 3 kg. Untuk membeli dengan transaksi digital, masyarakat perlu mengisi uang atau top up ke MyPertamina. Proses ini pula akan memberatkan masyarakat karena akan ada pajak traksaksi yang akan dibebankan warga.

"Banyak hal yang harus dilalui. Masyarakat jadi berat kasihan. Jadi ini saya khawatir kebijakan ini malah jadi kontra produktif," tegas dia.

Trubus berpendapat, mestinya aturan pembelian LPG 3 kg ini tidak perlu menggunakan MyPertamina. Harusnya, PT Pertamina menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos) untuk penyaluran subsidi LPG 3 kg tepat sasaran.

Jadi intinya, lanjut Trubus, PT Pertamina harus koordinasi dengan DTKS karena datanya sudah ada di Kemensos. Bukan ujug-ujug membuat aturan yang menyulitkan masyarakat dengan MyPertamina.

Ia pun menduga, penerapan aturan ini tidak melibatkan atau tidak berdiskusi dahulu dengan masyarakat.

"Jadi sekarang kan juga masalahnya kalau pun datanya terkumpul apa ga khawatir datanya itu bocor nanti. Loh kita kan belum ada UUD perlindungan data pribadi," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Selama Libur Lebaran

#Gas #PT Pertamina
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Harga Pertamax Naik, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
Penyesuaian tarif per 10 Juni 2026 merubah peta harga sejumlah produk bahan bakar nonsubsidi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
Indonesia
PGN Akan Amankan Pasokan Gas Domestik Dari Blok Masela
Dengan volume cadangan gas Blok Masela, yang sangat besar, kerja sama ini diproyeksikan akan menjaga stabilitas pasokan energi bersih di Indonesia dalam jangka panjang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
PGN Akan Amankan Pasokan Gas Domestik Dari Blok Masela
Indonesia
Wacana Konversi LPG ke CNG, DPR Ingatkan Infrastruktur dan Keamanan
Secara teknis, CNG disimpan dalam tekanan tinggi mencapai 200-250 bar, jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan karakteristik tekanan pada elpiji.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
Wacana Konversi LPG ke CNG, DPR Ingatkan Infrastruktur dan Keamanan
Indonesia
Harga LPG 12 Kg Meroket, Pemprov DKI Jakarta Jamin Stok Aman Terkendali
Pemerintah mengantisipasi potensi migrasi pengguna gas nonsubsidi ke LPG subsidi 3 kg dengan memperketat pengawasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Harga LPG 12 Kg Meroket, Pemprov DKI Jakarta Jamin Stok Aman Terkendali
Berita Foto
ESDM Stok Pastikan LPG 3 Kg Bersubsidi Aman, Sedangkan Harga LPG 12 Kg Naik ke Rp228 Ribu
Aktivitas bongkar muat gas elpiji 3 kg bersubsidi di kawasan Palmerah, Jakarta, pada Senin (20/4/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 April 2026
ESDM Stok Pastikan LPG 3 Kg Bersubsidi Aman, Sedangkan Harga LPG 12 Kg Naik ke Rp228 Ribu
Indonesia
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Harga LPG 3 Kg Tak Naik, Soroti soal Salah Sasaran Subsidi
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga LPG 3 kg tetap stabil dan stok aman. Ia juga menyoroti distribusi dan penggunaan subsidi yang belum tepat sasaran.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Harga LPG 3 Kg Tak Naik, Soroti soal Salah Sasaran Subsidi
Indonesia
Selat Hormuz Dibuka, Pertamina Persiapkan Pelayaran 2 Kapal Tertahan
PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan rencana pelayaran (passage plan) untuk dua kapal Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz, Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
Selat Hormuz Dibuka, Pertamina Persiapkan Pelayaran 2 Kapal Tertahan
Indonesia
Ketergantungan Impor Tinggi, DPR Minta Pemerintah Antisipasi Krisis LPG
DPR meningatkan pemerintah agar mengantisipasi krisis LPG di tengah krisis global. Pasokan LPG diminta tetap aman.
Soffi Amira - Selasa, 07 April 2026
Ketergantungan Impor Tinggi, DPR Minta Pemerintah Antisipasi Krisis LPG
Indonesia
Polisi Bongkar LPG Subsidi Oplosan di Karanganyar, Raup Rp 24 Juta per Hari
Polisi membongkar kasus LPG subsidi oplosan di Karanganyar pada Senin (6/4). Pelaku meraup keuntungan Rp 24 juta per hari.
Soffi Amira - Selasa, 07 April 2026
Polisi Bongkar LPG Subsidi Oplosan di Karanganyar, Raup Rp 24 Juta per Hari
Indonesia
Usai Silaturahmi dengan Jokowi, Hasan Nasbi Pastikan Stok BBM Aman di Tengah Konflik Timur Tengah
Komisaris PT Pertamina Hasan Nasbi menemui Presiden ke-7 Jokowi di kediamannya di Solo, Rabu (25/3).
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Usai Silaturahmi dengan Jokowi, Hasan Nasbi Pastikan Stok BBM Aman di Tengah Konflik Timur Tengah
Bagikan