Pertamina Optimalkan Moda Suplai Darurat, Canting dan SPBU Mobile Jadi Pahlawan Warga Terdampak Banjir
Ilsutrasi: Armada bahan bakar minyak (BBM) Pertamina melintasi jalur terendam banjir dalam perjalanan dari Medan menuju Aceh Tamiang, Selasa (2/12/2025), untuk mendistribusikan bantuan kepada korban terdampak ba
Merahputih.com - PT Pertamina Patra Niaga (Persero) mengambil langkah cepat dengan mengoptimalkan berbagai moda suplai darurat untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Pengerahan ini bertujuan untuk mempercepat distribusi energi di lokasi yang mengalami kesulitan akses.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menekankan bahwa prioritas utama perusahaan adalah memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dan menjalankan upaya pemulihan pascabencana.
"Berbagai moda suplai kami aktifkan dari Pertamina Mobile SPBU, hingga canting untuk pengisian dari drum. Kami paham bahwa masyarakat sedang berupaya bangkit, dan energi adalah kebutuhan penting untuk itu," ujar Roberth dalam keterangannya, Senin (8/12).
Baca juga:
Suplai Cepat dengan SPBU Mobile dan Canting
Sebagai contoh implementasi, di SPBU 14.244.430 Kelurahan Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Tim Pertamina Patra Niaga mendistribusikan Pertalite menggunakan Pertamina Mobile SPBU. Moda ini berupa mobil tangki modular berkapasitas 16 kiloliter yang dilengkapi nosel untuk melayani pengisian langsung kepada konsumen.
Selain itu, untuk mempercepat layanan, 10 set tabung mini yang dikenal sebagai "canting" dan juga dilengkapi nosel, dikerahkan untuk mempermudah pembelian BBM oleh warga di lokasi. Canting ini memungkinkan pengisian BBM langsung dari drum.
Inisiatif Pertamina Mobile SPBU juga dioperasikan di SPBU 11.201.106 Polonia, Kota Medan. Roberth menjelaskan bahwa langkah ini sangat membantu mengatasi lonjakan drastis kebutuhan energi pascabencana di berbagai wilayah. Tercatat, permintaan BBM di area terdampak meningkat hingga 50 persen dari konsumsi normal setelah bencana banjir dan longsor melanda tiga provinsi di Sumatera.
Baca juga:
Komitmen Layanan Aman dan Cepat
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan komitmen tim lapangan untuk menjamin layanan energi tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat.
Pertamina akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga stabilitas pasokan selama masa pemulihan.
"Setiap liter BBM yang kami salurkan bukan hanya soal operasional, tapi bagian dari upaya membantu saudara-saudara kita kembali pulih. Kami berkomitmen untuk memastikan layanan tetap aman, cepat, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat," tutup Fahrougi.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Resmikan Proyek Refinery, Prabowo: Infrastruktur Energi Skala Besar Dilakukan 32 Tahun Lalu
Presiden Prabowo Resmikan Kilang Minyak Terbesar di Indonesia, Sentil Dirut Pertamina jangan Korupsi
Prabowo Siap Resmikan Kilang Raksasa Pertamina di Balikpapan, Klaim Produksi BBM Dalam Negeri Lebih Efisien
Bulog Tiru Program BBM Pertamina, Harga Beras Sama Se-Indonesia
Mandatori Bioetanol E10 Berlaku 2028, Toyota Langsung Tancap Gas Investasi
Venezuela Diserang AS, Pertamina Langsung Koordinasi dengan KBRI untuk Pastikan Keselamatan Aset Migas yang Terancam
DPR Minta Aksi Nyata Pemerintah Atasi Antrean Kendaraan di SPBU Sumbar, Jangan Lempar Tanggung Jawab
Buruan Cek, BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP Turun Harga per Januari 2026