Dampak Ledakan Stasiun Pengumpul Pertamina: Pasokan Gas ke Warga Subang Terhenti

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 05 Agustus 2025
Dampak Ledakan Stasiun Pengumpul Pertamina: Pasokan Gas ke Warga Subang Terhenti

Ledakan di tempat pengelolaan gas Pertamina di Subang. (Foto: media sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pasokan gas ke pelanggan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas) terhenti akibat insiden ledakan yang terjadi di stasiun pengumpul gas line C02 removal di Cidahu, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, Selasa (5/8).

Senior Field Manager Pertamina EP Subang Field Ndirga Andri Sisworo mengatakan pihaknya terpaksa menghentikan sementara pasokan gas ke pelanggan jargas.

"Terkait gas untuk sementara warga tidak bisa masak karena pasokan gas kami hentikan," ujar dia kepada wartawan, Selasa (5/8).

Ndirga mengimbau agar masyarakat yang terdampak mencari solusi alternatif akibat penghentian sementara pasokan gas.

Ndirga menyarankan agar pelanggan jargas yang terdampak untuk sementara bisa menggunakan LPG.

Baca juga:

Ledakan Kebocoran Gas Pertamina di Subang, Pegawai Alami Luka Bakar Parah hingga 80 Persen

Adapun daerah yang terdampak di sekitar lokasi mencapai empat desa yakni Kelurahan Dangdeur, Sukamelang, Cigadung, dan Desa Cidahu.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk bersiap-siap menggunakan gas LPG karena distribusi kami hentikan. Pelanggan yang terdampak sekitar 9 ribu pelanggan," katanya.

Selain itu, pihaknya akan bertanggung jawab atas segala dampak yang ditimbulkan dari ledakan ini.

Ia juga memastikan saat ini kondisi aman dan jarak antara titik ledak dan permukiman cukup jauh.

"Kami memprioritaskan keamanan masyarakat dan titik ini cukup aman dengan rumah-rumah warga," pungkasnya.

Baca juga:

Ledakan Pipa Gas di Subang Memakan Korban, Pertamina Lakukan Investigasi

Sebelumnya, ledakan di sumur minyak milik Pertamina EP di Dusun Cikaret tersebut pertama kali diketahui dari laporan masyarakat yang beredar di berbagai kanal media sosial.

Ledakan tersebut memicu kobaran api besar yang sempat membuat panik warga sekitar. Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial pada Selasa pagi, tampak api membumbung tinggi ke langit usai terdengar ledakan keras dari lokasi sumur minyak milik Pertamina EP di Subang.

Rekaman video memperlihatkan kobaran api besar yang disertai suara ledakan menggelegar. Situasi menimbulkan kepanikan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Seorang warga yang mendokumentasikan peristiwa itu menggambarkan suasana yang mencekam, di mana api terlihat menyala tinggi dari area sumur yang meledak.

Selain itu, api tampak menjalar ke beberapa titik di sekitar lokasi akibat ledakan tersebut. (Knu)

#Ledakan Hebat #Gas #Pertamina #Subang #Kebakaran
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 39 menit lalu
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni 2026
Mobil di atas 1.400 cc dilarang mengisi Pertalite mulai Juni 2026. Lalu, apakah informasi itu bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni 2026
Indonesia
Pemakai Kelas Menengah, Kenaikan Harga Pertamax Diklaim Tidak Pengaruhi Inflasi
Pengguna BBM nonsubsidi mayoritas berasal dari kelompok masyarakat menengah ke atas sehingga tidak berpengaruh terhadap sektor-sektor yang menjadi penentu inflasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Pemakai Kelas Menengah, Kenaikan Harga Pertamax Diklaim Tidak Pengaruhi Inflasi
Indonesia
Harga Pertamax Naik, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
Penyesuaian tarif per 10 Juni 2026 merubah peta harga sejumlah produk bahan bakar nonsubsidi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
Indonesia
Pertamax Naik Hampir Rp 4 Ribu, Pertamina: Dinamika Harga Pasar Minyak Global
Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green Rp17.000. K
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Pertamax Naik Hampir Rp 4 Ribu, Pertamina: Dinamika Harga Pasar Minyak Global
Indonesia
Harga Pertamax Melonjak ke Rp 16.250 per Liter, Pertamina Sebut Sesuai Keputusan Pemerintah
Harga BBM Pertamax kini naik menjadi Rp 16.250 per liter. Pertamina pun mengungkapkan alasan kenaikan harga tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pertamax Melonjak ke Rp 16.250 per Liter, Pertamina Sebut Sesuai Keputusan Pemerintah
Indonesia
Harga BBM Naik, Pertamax dari Rp 12.300 Jadi Rp 16.250 per Liter
Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Harga BBM Naik, Pertamax dari Rp 12.300 Jadi Rp 16.250 per Liter
Indonesia
BNPB Mulai Lakukan Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla di Jambi
. Jumlah titik panas atau hotspot di Indonesia saat ini telah mencapai 1.601 titik, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
BNPB Mulai Lakukan Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla di Jambi
Indonesia
Bawa 25 Ribu Liter BBM, Kebakaran Hebat Truk Pertamina di Tol Cisumdawu 3 Jam Baru Padam
Truk tangki Pertamina bermuatan Solar dan Pertalite terbakar di Tol Cisumdawu, Sumedang.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Bawa 25 Ribu Liter BBM, Kebakaran Hebat Truk Pertamina di Tol Cisumdawu 3 Jam Baru Padam
Indonesia
DPR Soroti Kebakaran Kemayoran, Minta Pemda Perkuat Sistem Pencegahan Dini
Anggota Komisi II DPR RI Eka Widodo meminta Pemda memperkuat sistem pencegahan kebakaran usai kebakaran Kemayoran yang menghanguskan 250 bangunan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
DPR Soroti Kebakaran Kemayoran, Minta Pemda Perkuat Sistem Pencegahan Dini
Bagikan