SIM dan KTP Pelanggar Prokes bakal Disita

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 28 Juni 2021
SIM dan KTP Pelanggar Prokes bakal Disita

Sebanyak 70 kasus aktif terpapar virus corona terhadap anak usia 8-15 tahun ditemukan di Kabupaten Tangerang, Banten. (ANTARA/Azmi Samsul Maarif)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang kini akan bertindak tegas kepada para pelanggar protokol kesehatan yang terjaring dalam operasi rutin.

Operasi ini digelar selama perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga 5 Juli 2021 mendatang.

Mereka yang melanggar protokol kesehatan akan disita kartu tanda penduduk (KTP) atau surat izin mengemudi (SIM).

Baca Juga:

Denda Puluhan Juta dan Kurungan 3 Bulan Bagi Pelanggar Prokes di Jawa Barat

"Ada beberapa tindakan nanti yang diambil, termasuk salah satunya adalah dengan menyita KTP dan SIM jika masyarakat tidak patuh terhadap protokol kesehatan," tegas Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (28/6).

Menurut Zaki, penerapan sanksi ini kan diberlakukan di masa PPKM Mikro hingga 5 Juli 2021. Diharapkan akan mampu menumbuhkan disiplin di masyarakat.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar (ANTARA/Azmi Syamsul Ma'arif)
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar (ANTARA/Azmi Syamsul Ma'arif)

Kabupaten Tangerang sudah dinyatakan zona merah. Zaki mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan. Saat ini, fasilitas kesehatan juga sudah penuh.

"Jadi untuk membuat sadar maka kita akan ambil tindakan tegas dan itu sudah disosialisasikan kepada petugas yang akan melakukan operasi di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang," lanjutnya.

Zaki berharap, masyarakatnya untuk patuh akan peraturan yang dikeluarkan pemerintah.

Ini semata-mata untuk menekan penyebaran COVID-19 kian meluas dan sebagai bagian dari upaya pemerintah melindungi masyarakatnya agar tidak terpapar COVID-19.

Baca Juga:

Kepatuhan Warga Jabar Jalankan Prokes Terus Menurun

Empat pilar harus terus bersinergi, camat, koramil, kapolsek, dan kepala puskesmas harus terus memantau warga yang melakukan isolasi mandiri jangan kendur protokol kesehatan.

Kalau memang masih ditemukan pelanggaran jangan segan-segan berikan sanksi dan tindakan tegas.

"Karena semua demi kebaikan bersama dan menjaga agar rumah sakit kita tidak kolaps," tandasnya. (Knu)

Baca Juga:

Yuk Taat Prokes! Kasus Harian COVID-19 Pecah Rekor Capai 21.095

#COVID-19 #Protokol Kesehatan # Kabupaten Tangerang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Capai 30 Ribu Kasus
Angka itu merupakan temuan sepanjang periode Januari hingga September 2026.


Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Capai 30 Ribu Kasus
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Viral Video Massa Bubarkan Ibadah GKPI Mauk Tangerang, Sosok Bawa Golok Akhirnya Minta Maaf
Pria bernama Aji yang viral membawa golok saat mengancam jemaat GKPI Mauk Sepatan Tangerang resmi meminta maaf saat mediasi
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Video Massa Bubarkan Ibadah GKPI Mauk Tangerang, Sosok Bawa Golok Akhirnya Minta Maaf
Indonesia
Partikulat Halus Kebakaran TPA Jatiwaringin di Level Sangat Berbahaya, 18 Kali Lipat di Atas Ambang Baku
Konsentrasi PM2.5 akibat kebakaran TPA Jatiwaringin mencapai 1.000 µg/m³, 18 kali lipat di atas ambang batas. KLH peringatkan risiko ISPA dan dampak kesehatan warga.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Partikulat Halus Kebakaran TPA Jatiwaringin di Level Sangat Berbahaya, 18 Kali Lipat di Atas Ambang Baku
Indonesia
Status Kebakaran TPA Jatiwaringin Naik dari Siaga Merah Jadi Tanggap Darurat
Pemkab Tangerang meningkatkan status kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi tanggap darurat. BNPB kerahkan helikopter water bombing dan 10 mobil damkar untuk pemadaman.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Status Kebakaran TPA Jatiwaringin Naik dari Siaga Merah Jadi Tanggap Darurat
Indonesia
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Makin Meluas, Sudah 2 Hektar Lahan Habis Dilalap Api
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang meluas hingga 2 hektar. Cuaca panas dan angin kencang perparah api.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Makin Meluas, Sudah 2 Hektar Lahan Habis Dilalap Api
Indonesia
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Diduga Dipicu Reaksi Gas Metana dan Cuaca Panas Ekstrem
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang berstatus merah. BPBD sebut api diduga dipicu gas metana dan cuaca panas ekstrem. BNPB diminta turunkan helikopter water bombing.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Diduga Dipicu Reaksi Gas Metana dan Cuaca Panas Ekstrem
Indonesia
Status Merah Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan Helikopter BNPB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang berstatus merah. Pemkab imbau warga waspada asap, BPBD minta bantuan helikopter BNPB untuk pemadaman.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Status Merah Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan Helikopter BNPB
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Bagikan