Cuaca Ekstrem seperti Fenomena Hujan Es Masih Berpotensi Terjadi di Tangerang Raya Tiga Hari Ke Depan

Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 01 November 2025
Cuaca Ekstrem seperti Fenomena Hujan Es Masih Berpotensi Terjadi di Tangerang Raya Tiga Hari Ke Depan

Ilustrasi fenomena hujan es. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cuaca ekstrem seperti fenomena hujan es, hujan lebat disertai angin masih berpotensi terjadi di kawasan Tangerang Raya seperti kota dan kabupaten satu hingga tiga hari ke depan. Hal ini seperti disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II, Hartanto.

"Fenomena hujan es, hujan lebat masih ada potensi 1-3 hari ke depan," katanya, Sabtu (1/11), dikutip dari Antara.

Cuaca ekstrem berupa fenomena hujan es sebelumnya terjadi beberapa kali di daerah Banten, khususnya Tangerang Raya. Menurutnya, fenomena hujan es terjadi dalam skala lokal dan ditandai dengan adanya jatuhan butiran es di awan dalam periode beberapa menit.

BMKG menerima laporan pada Jumat (31/10) terjadi fenomena hujan es di kawasan Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan.

"Fenomena hujan es memang sering terjadi pada musim peralihan dan musim hujan. Hujan es merupakan bencana hidrometeorologi yang diakibatkan dari awan cumulonimbus," katanya.

Baca juga:

Air Hujan Tercemar Mikroplastik, Komisi XII DPR Minta Pemerintah Perkuat Pengendalian Polusi

Dia menerangkan di dalam awan cumulonimbus terdapat arus udara naik dan arus udara turun yang sangat kuat, hal inilah yang memicu terbentuknya tetesan air menjadi butiran es dan turun bersamaan dengan air hujan.

Untuk faktor lain terjadinya fenomena hujan es adalah akibat suhu muka laut di sekitar wilayah Banten yang hangat, meningkatkan penguapan dan kelembapan udara, serta aktivitas atmosfer seperti Low Frequency dan labilitas udara yang kuat turut mendukung pembentukan awan hujan.

BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti genangan, banjir, tanah longsor, hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang, serta hujan es.
"Apabila hujan lebat turun dari awan hitam disertai dengan angin kencang dan disertai es, segera masuk ke dalam ruangan, hindari berteduh di bawah pohon, dan hindari penggunaan elektronik," kata dia. (*)

#BMKG #Hujan Es #Fenomena Hujan Es #Cuaca Ekstrem #Kota Tangerang # Kabupaten Tangerang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Hasil pemantauan BMKG Agustus 2026 mengonfirmasi fenomena El Niño sangat kuat (+2.99). Cek daftar wilayah status Awas kekeringan dan jadwal hujan di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Indonesia
BMKG Keluarkan Status Siaga Cuaca Ekstrem 24–27 Agustus 2026: Sumatra Barat Hujan Lebat, Daerah Ini Dikepung Angin Kencang
BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem 24–27 Agustus 2026! Waspadai status Siaga hujan lebat di Sumbar, ancaman angin kencang, serta bahaya kekeringan kemarau
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
BMKG Keluarkan Status Siaga Cuaca Ekstrem 24–27 Agustus 2026: Sumatra Barat Hujan Lebat, Daerah Ini Dikepung Angin Kencang
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah perairan sekitar Sulawesi Tengah, Minggu (23/8) dini hari.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Indonesia
Gempa M 5,2 Kembali Guncang Ruteng Manggarai Pagi Ini, BMKG Minta Warga Waspada
Gempa bumi magnitudo 5,2 guncang Ruteng, Manggarai, NTT hari ini. BMKG imbau warga waspada gempa susulan setelah catat ribuan getaran
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 Agustus 2026
Gempa M 5,2 Kembali Guncang Ruteng Manggarai Pagi Ini, BMKG Minta Warga Waspada
Indonesia
BNPB dan BMKG Cari Potensi Awan Hujan Buat OMC Padamkan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama musim kemarau, khususnya karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
BNPB dan BMKG Cari Potensi Awan Hujan Buat OMC Padamkan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Indonesia
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai Kota-Kota di Indonesia, BMKG Peringatkan Bahaya Karhutla dan Potensi Angin Kencang
Peningkatan suhu udara pada siang hari memicu risiko dehidrasi serta kelelahan fisik bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai Kota-Kota di Indonesia, BMKG Peringatkan Bahaya Karhutla dan Potensi Angin Kencang
Indonesia
TNI AL Kirim 217 Personel Bantu Mengobati dan Pemulihan Korban Gempa NTT
BMKG mencatat hingga Jumat (21/8) pukul 05.00 WIB telah terjadi 4.256 gempa susulan setelah gempa utama pada Sabtu (15/8).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
TNI AL Kirim 217 Personel Bantu Mengobati dan Pemulihan Korban Gempa NTT
Indonesia
Penanganan Karhutla Kalimantan Makin Intensif, 12.880 Personel Gabungan Dikerahkan di Tiga Provinsi
Pemerintah memperkuat operasi terpadu penanganan karhutla di Kalimantan. Sebanyak 12.880 personel gabungan dikerahkan di tiga provinsi prioritas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
Penanganan Karhutla Kalimantan Makin Intensif, 12.880 Personel Gabungan Dikerahkan di Tiga Provinsi
Indonesia
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Siklon Tropis Saudel Ancam Sejumlah Wilayah Indonesia
BMKG mengungkap keberadaan Siklon Tropis Saudel di Samudra Pasifik sebelah timur laut Papua yang berpotensi memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Siklon Tropis Saudel Ancam Sejumlah Wilayah Indonesia
Indonesia
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Jumat 21 Agustus 2026: Pagi Cerah Ceria, Sore Hari Berpotensi Basah
Memasuki siang hari, cakupan awan mulai tebal di seluruh sudut wilayah Ibu Kota
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Jumat 21 Agustus 2026: Pagi Cerah Ceria, Sore Hari Berpotensi Basah
Bagikan