13 Ribu Kepala Keluarga Korban Banjir Dapat Bantuan Pangan Dinsos Kabupaten Tangerang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
13 Ribu Kepala Keluarga Korban Banjir Dapat Bantuan Pangan Dinsos Kabupaten Tangerang

Warga menunjukan lahan pertanian sawah yang terdampak bencana alam banjir di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten. (ANTARA/Azmi Samsul M)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengungkapkan terdapat 27 kecamatan di daerah itu terdampak, termasuk melanda lahan pertanian dan mengakibatkan 33 kepala keluarga (KK) dengan 133 ribu jiwa menjadi korban banjir.

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten mendistribusikan bantuan makanan dan logistik untuk 13.000 kepala keluarga (KK) di daerah yang terdampak bencana alam banjir di 20 wilayah kecamatan.

Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana Dinsos Kabupaten Tangerang Sugih Suryagalih mengatakan distribusi bantuan dilakukan setelah tim asesmen diterjunkan ke wilayah yang terdampak banjir dengan terdapat 13.000 KK.

"Selama tanggal 2 sampai 30 Januari 2026, kami sudah memberikan bantuan logistik kepada kurang lebih 13.000 KK di 20 kecamatan terdampak banjir di seluruh Kabupaten Tangerang," katanya.

Baca juga:

Strategi Kolaboratif BPBD DKI Berhasil Atasi Banjir Jakarta Dalam Waktu Singkat

Bantuan yang disalurkan oleh tim penanggulangan bencana ini terdiri atas kebutuhan logistik pangan, seperti beras, sarden, mie instan, biskuit, dan minyak goreng. Di mana, bantuan pangan ini langsung diberikan ke posko pengungsi hingga kepada satuan warga yang terdampak banjir.

Selain bantuan pangan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mendistribusikan perlengkapan pos pengungsian, seperti tenda, kasur lipat, selimut, terpal hingga pampers bayi dan lansia.

"Bahkan, kami mengadakan dapur umum di beberapa kecamatan, seperti Jayanti, Kosambi, Kresek dan Pasar Kemis," ucapnya.

Pemenuhan kebutuhan logistik pangan dan sandang ini menjadi prioritas utama pada masa darurat bencana, sebelum penyaluran bantuan lain yang bersifat penunjang kembali didistribusikan pemerintah sebagai penanganan.

Selain itu, saat ini pihaknya masih menunggu hasil asesmen lanjutan untuk menambah serta menentukan bentuk dan jumlah bantuan berikutnya yang disalurkan kepada para korban.

"Untuk sementara yang kami salurkan ke korban bencana ini beras sebanyak 1.970 karung, sarden 1.637 kaleng, biskuit 1.786 bungkus, mie instan 536 dus," ujarnya.

Sugih mengatakan untuk permintaan alat kebersihan dan air bersih dalam hal ini masih dilakukan proses dan koordinasi dengan perangkat daerah terkait.

Namun, lanjutnya, Dinsos Kabupaten Tangerang akan terus memenuhi dukungan pada layanan logistik agar warga terdampak banjir tetap mendapatkan akses makanan layak.

#Banjir #Tangerang # Kabupaten Tangerang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih bisa melakukan pengajuan melalui kanal LAKSA di aplikasi Tangerang LIVE, telepon 112 maupun hotline BPBD Kota Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Viral Pembubaran Ibadah! GKPI Mauk Gembok Pintu Masuk, Kunci Dipegang Penatua Gereja
Pengurus GKPI Mauk Sepatan tegaskan kunci gembok gereja dipegang pihak penatua sampai semua proses mediasi selesai.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Pembubaran Ibadah! GKPI Mauk Gembok Pintu Masuk, Kunci Dipegang Penatua Gereja
Indonesia
Hasil Mediasi Kasus Viral GKPI Mauk Rajeg: Gereja Ditutup Sementara, Massa Dibubarkan
Mediasi pembubaran ibadah GKPI Mauk Sepatan Tangerang sepakati penutupan sementara tempat ibadah dan pembawa golok resmi meminta maaf terbuka.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Hasil Mediasi Kasus Viral GKPI Mauk Rajeg: Gereja Ditutup Sementara, Massa Dibubarkan
Indonesia
Viral Video Massa Bubarkan Ibadah GKPI Mauk Tangerang, Sosok Bawa Golok Akhirnya Minta Maaf
Pria bernama Aji yang viral membawa golok saat mengancam jemaat GKPI Mauk Sepatan Tangerang resmi meminta maaf saat mediasi
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Video Massa Bubarkan Ibadah GKPI Mauk Tangerang, Sosok Bawa Golok Akhirnya Minta Maaf
Indonesia
Viral Video Warga Bawa Sajam Bubarkan Ibadah GKPI Tangerang, Polisi dan Kemenag Turun Mediasi
Video viral warga bawa senjata tajam geruduk ibadah GKPI di Rajeg Tangerang bikin geger! Simak tindakan tegas Polresta Tangerang dan langkah Kemenag di sini.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Video Warga Bawa Sajam Bubarkan Ibadah GKPI Tangerang, Polisi dan Kemenag Turun Mediasi
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Indonesia
Cisadane Mengering, Tinggi Air Turun 40 Cm dari Batas Normal
Sungai Cisadane memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Kota Tangerang sehingga kelestariannya harus dijaga bersama.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Cisadane Mengering, Tinggi Air Turun 40 Cm dari Batas Normal
Indonesia
7-9 September TK-SMP Tangerang Belajar di Rumah Imbas Erupsi Anak Krakatau, SMA Masuk Normal
Pemkab Tangerang mewajibkan TK hingga SMP melaksanakan PJJ 7–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Anak Krakatau. SMA tetap masuk normal.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
7-9 September TK-SMP Tangerang Belajar di Rumah Imbas Erupsi Anak Krakatau, SMA Masuk Normal
Bagikan