MerahPutih.com - Banyak cara yang dilakukan untuk membantu sesama di tengah pandemi virus corona atau COVID-19. Salah satunya adalah menyumbangkan uang tabungan pribadi untuk penanganan wabah corona.
Hal itu dilakukan dua pelajar berstatus kakak beradik bernama, Tyas Dwi Tunjung Wangi (12) bersama kakak kandungnya Tasya Tunjung Wulan (19). Keduanya tercatat siswa SMP dan SMA di Solo.
Baca Juga:
Kedua pelajar itu membawa uang tabungan selama setahun yang disimpan dalam toples plastik ke Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Jalan Adi Sucipto. Uang tabungan tersebut diserahkan kepada Kapolresta Surakarta Kombes (Pol) Andy Rifai.
Apa yang dilakulan kedua pelajar tersebut bagian dari bentuk berpartisipasi membantu tenaga medis dan masyarakat terdampak dalam penanganan pandemi COVID-19 Solo.
"Saya datang ke kantor polisi dengan membawa uang recehan logam lima ratusan rupiah atau sebanyak Rp476.500 dan uang kertas Rp650.000. Total uang terkumpul Rp1.126.500," ujar Tasya, Senin (20/4).
Uang tabungan tersebut, kata dia, akan disumbangkan kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19. Ia turut bersedih dengan kondisi saat ini, di mana banyak rumah sakit kekurangan alat pelindung diri (APD) dan warga kesulitan ekonomi.
"Saya sumbangkan uang tabungan saya ini ke pak polisi. Semoga bermanfaat. Kami berharap wabah corona segera berakhir," kata siswa kelas XII SMKN 2 Solo ini.
Baca Juga:
Kapolresta Surakarta Kombes (Pol) Andy Rifai sangat terharu dengan apa yang dilakukan dua pelajar ini yang punya rasa kedulian antarsesama di tengah pandemi COVID-19.
"Saya apresiasi dua siswa yang mempunyai hati mulia, menyumbangkan hasil tabungannya untuk masyarakat yang berdampak wabah COVID-19 di Solo," kata Andy.
Andy berharap aksi dua pelajar ini bisa menginspirasi orang lain untuk bergerak bersama-sama melawan virus corona dengan menyisihkan sebagian harta kepada warga kurang mampu di sekitar. Uang hasil tabungan dua pelajar ini akan dibelikan APD untuk diberilan pada pihak yang membutuhkan. (Ism)
Baca Juga: