Pelajar Kakak Beradik Sumbangkan Uang Tabungan Selama Setahun untuk Penanganan COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 21 April 2020
Pelajar Kakak Beradik Sumbangkan Uang Tabungan Selama Setahun untuk Penanganan COVID-19

Dua pelajar menyumbangkan uang tabungan untuk penanganan COVID-19, di Mapolresta Solo, Senin (20/4) (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banyak cara yang dilakukan untuk membantu sesama di tengah pandemi virus corona atau COVID-19. Salah satunya adalah menyumbangkan uang tabungan pribadi untuk penanganan wabah corona.

Hal itu dilakukan dua pelajar berstatus kakak beradik bernama, Tyas Dwi Tunjung Wangi (12) bersama kakak kandungnya Tasya Tunjung Wulan (19). Keduanya tercatat siswa SMP dan SMA di Solo.

Baca Juga:

COVID-19 Dapat Dicegah dengan Disiplin dan Gotong Royong

Kedua pelajar itu membawa uang tabungan selama setahun yang disimpan dalam toples plastik ke Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Jalan Adi Sucipto. Uang tabungan tersebut diserahkan kepada Kapolresta Surakarta Kombes (Pol) Andy Rifai.

Apa yang dilakulan kedua pelajar tersebut bagian dari bentuk berpartisipasi membantu tenaga medis dan masyarakat terdampak dalam penanganan pandemi COVID-19 Solo.

"Saya datang ke kantor polisi dengan membawa uang recehan logam lima ratusan rupiah atau sebanyak Rp476.500 dan uang kertas Rp650.000. Total uang terkumpul Rp1.126.500," ujar Tasya, Senin (20/4).

 Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai. (MP/Ismail)
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai. (MP/Ismail)

Uang tabungan tersebut, kata dia, akan disumbangkan kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19. Ia turut bersedih dengan kondisi saat ini, di mana banyak rumah sakit kekurangan alat pelindung diri (APD) dan warga kesulitan ekonomi.

"Saya sumbangkan uang tabungan saya ini ke pak polisi. Semoga bermanfaat. Kami berharap wabah corona segera berakhir," kata siswa kelas XII SMKN 2 Solo ini.

Baca Juga:

Belum Ada Kepgub, Dana Bansos di DKI Rawan Dikorupsi

Kapolresta Surakarta Kombes (Pol) Andy Rifai sangat terharu dengan apa yang dilakukan dua pelajar ini yang punya rasa kedulian antarsesama di tengah pandemi COVID-19.

"Saya apresiasi dua siswa yang mempunyai hati mulia, menyumbangkan hasil tabungannya untuk masyarakat yang berdampak wabah COVID-19 di Solo," kata Andy.

Andy berharap aksi dua pelajar ini bisa menginspirasi orang lain untuk bergerak bersama-sama melawan virus corona dengan menyisihkan sebagian harta kepada warga kurang mampu di sekitar. Uang hasil tabungan dua pelajar ini akan dibelikan APD untuk diberilan pada pihak yang membutuhkan. (Ism)

Baca Juga:

Presiden Jokowi: Evaluasi dan Perbaiki Pelaksanaan PSBB

#Virus Corona #Kota Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Pihaknya optimis dengan upaya-upaya ini dapat memperkuat citra Kota Solo sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan antar umat beragama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Indonesia
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Lokasi apel yang tidak biasa ini dipilih sebagai simbol bahwa persoalan sampah di Kota Surakarta adalah tantangan nyata yang harus ditangani serius.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Indonesia
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Sekda Kota Solo tegaskan pemotongan TKD bersifat sementara dan akan disesuaikan kembali mengikuti perkembangan ekonomi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Indonesia
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
RS Kardiologi dibangun menggunakan dana hibah UEA nilai mencapai Rp 417,3 miliar atau setara USD 25 juta saat pemerintahan Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Selasa, 30 September 2025
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
Indonesia
Rudy Jabat Plt DPD PDIP Jateng, Teguh Gantikan Jadi Ketua PDIP Solo
“Dalam rapat yang digelar Jumat malam dihadiri anggota dewan, Pengurus DPC dan PAC, saya dipilih menjadi Plt Ketua DPC PDIP Kota Solo menggantikan FX Hadi Rudyatmo yang ditunjuk Ketum Megawati Soekarnoputri menjadi Plt Ketua DPD PDIP Jateng,” kata Teguh
Frengky Aruan - Sabtu, 23 Agustus 2025
Rudy Jabat Plt DPD PDIP Jateng, Teguh Gantikan Jadi Ketua PDIP Solo
Indonesia
501 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Solo Dapat Remisi
Remisi ini dapat mengurangi angka penghuni di Rutan Kelas 1 Surakarta.
Frengky Aruan - Selasa, 19 Agustus 2025
501 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Solo Dapat Remisi
Indonesia
Rumah Kecil Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Memprihatinkan, DPRD Solo Ajukan Dana Revitalisasi APBD
Rumah kecil Slamet Riyadi terakhir direhab tahun 1937.
Frengky Aruan - Senin, 18 Agustus 2025
Rumah Kecil Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Memprihatinkan, DPRD Solo Ajukan Dana Revitalisasi APBD
Indonesia
SDN Masih Kurang Siswa, DPRD Solo Pertanyakan Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Jenjang SD
Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto mengatakan sampai saat ini mendapatkan penjelasan resmi terkait mekanisme seleksi, rekrutmen siswa, kurikulum, hingga dampak terhadap keberadaan SD reguler yang sudah eksis di Kota Solo.
Frengky Aruan - Jumat, 25 Juli 2025
SDN Masih Kurang Siswa, DPRD Solo Pertanyakan Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Jenjang SD
Indonesia
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Pemkot Solo akan membuat program supaya Solo masuk lima besar kota paling toleransi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Mei 2025
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Indonesia
Demo Hari Buruh Internasional Solo, Massa Soroti Gelombang PHK Massal
Massa mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang tidak prorakyat.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Mei 2025
Demo Hari Buruh Internasional Solo, Massa Soroti Gelombang PHK Massal
Bagikan