Pekan Ini, Tenaga Kesehatan di Surabaya Terima Vaksin Dosis Ketiga

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 03 Agustus 2021
Pekan Ini, Tenaga Kesehatan di Surabaya Terima Vaksin Dosis Ketiga

Vaksinasi COVID-19. (ANTARA/M Riezko Bima Elko P/21)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tenaga kesehatan di wilayah Surabaya akan menerima suntikan vaksin dosis ketiga pada pekan ini. Hal ini disampaikan Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

Pemerintah Kota Surabaya sudah menerima pasokan vaksin COVID-19 buatan Moderna yang akan digunakan untuk memberikan suntikan dosis ketiga vaksin kepada tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit maupun puskesmas.

Baca Juga

Pemprov DKI Segera Beri Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes

"Vaksin Moderna itu untuk nakes, rencananya (penyuntikan) pekan ini. Kami masih melakukan pendataan," ucap Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Febria Rachmanita di Surabaya, Selasa (3/8).

Febria menjelaskan sasaran vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya sebanyak 2,8 juta orang dengan jumlah sasaran yang sudah mendapat suntikan dosis pertama vaksin sebanyak 1,5 juta orang dan sasaran yang sudah mendapat dua kali suntikan vaksin sekitar 790 ribu orang.

Pasokan vaksin COVID-19 buatan Moderna di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (11/7/2021). (ANTARA)
Pasokan vaksin COVID-19 buatan Moderna di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (11/7/2021). (ANTARA)

Menurut dia, Dinas Kesehatan saat ini masih menunggu pasokan vaksin COVID-19 buatan Sinovac dari pemerintah pusat untuk melanjutkan penyuntikan dosis kedua vaksin kepada sasaran vaksinasi yang sudah menerima suntikan dosis pertama vaksin.

Pelayanan penyuntikan dosis kedua vaksin COVID-19 akan dilaksanakan setelah pasokan vaksin dari pemerintah pusat tiba.

"Semuanya pasti vaksin, jadi jangan khawatir. Tidak apa-apa (rentangnya panjang," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Kemenkes Tegaskan Vaksinasi Dosis Ketiga Khusus Nakes, Masyarakat Dilarang Ambil Jatah

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19 #Tenaga Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Kemenkes mengungkapkan ada 7 provinsi serta 63 kabupaten dan kota terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Prabowo Bongkar Masalah Dokter di Indonesia: Puluhan Ribu Tenaga Medis Masih Dibutuhkan
Prabowo mengungkap Indonesia masih kekurangan 84.781 dokter umum dan 55.712 dokter spesialis. Kebutuhan tenaga medis tersebar di ratusan kabupaten/kota.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Bongkar Masalah Dokter di Indonesia: Puluhan Ribu Tenaga Medis Masih Dibutuhkan
Indonesia
Viral Nakes Merundung Pasien, Psikolog: . Setiap Unggahan Mencerminkan Karakter
Etika profesional tidak berhenti ketika jam kerja selesai, tetapi juga perlu tercermin dalam perilaku tenaga kesehatan di ruang digital.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Viral Nakes Merundung Pasien, Psikolog: . Setiap Unggahan Mencerminkan Karakter
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Kemenkes membenahi sistem komunikasi pelayanan pasien menyusul kasus Yurizal Tri Chaerawan yang viral.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Dinkes Tindak Tegas Nakes yang Cibir Pasien BPJS
Jumlah fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di Jakarta sangat besar sehingga pengawasan terhadap etika pelayanan harus diperkuat.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Dinkes Tindak Tegas Nakes yang Cibir Pasien BPJS
Indonesia
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
"Saya rasa semua profesi yang melayani masyarakat, terutama nakes, enggak boleh ada yang nirempati seperti itu," ujar Budi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
Indonesia
Viral Unggahan Komentar Tenaga Kesehatan ke Pasien BPJS Meninggal, Nakes Harus Tanpa Diskriminasi,
Tenaga kesehatan yang terbukti melanggar etika profesi di media sosial diberikan pembinaan dan sanksi sesuai ketentuan agar menjadi pembelajaran Bersama
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Viral Unggahan Komentar Tenaga Kesehatan ke Pasien BPJS Meninggal, Nakes Harus Tanpa Diskriminasi,
Indonesia
Polemik Pasien BPJS Berujung Sorotan DPR, Nakes Diminta Bijak Bermedia Sosial
Polemik komentar sejumlah tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS menuai sorotan DPR. Ingatkan pentingnya menjaga etika profesi, empati, dan tanggung jawab moral
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polemik Pasien BPJS Berujung Sorotan DPR, Nakes Diminta Bijak Bermedia Sosial
Bagikan