PR Besar Anies-Sandi: Melawan Korupsi APBD dan Konflik Kepentingan

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 18 Oktober 2017
PR Besar Anies-Sandi: Melawan Korupsi APBD dan Konflik Kepentingan

Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) Donal Fariz. (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hari kedua Anies-Sandi menjabat, warganet masih dihebohkan dengan persoalan penggunaan kata 'pribumi' oleh orang nomor satu di DKI yaitu Anies Baswedan. Namun, warga Jakarta juga harus mengawal pemerintahan baru ini ke masalah utama yang seolah tidak kunjung selesai di birokrasi yakni korupsi.

“Gara-gara semua orang ramai mengomentari banyak isu yang ramai di media sosial, isu korupsi jadi sulit masuk. Padahal ini sangat krusial,” ujar peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz di Kantor Partai Solidaritas Indonesia DKI Jakarta, Selasa malam (18/10).

Menurutnya, APBD DKI Jakarta merupakan sumber mata air terbesar yang rawan dijadikan lahan korupsi. Hal ini karena APBD DKI Jakarta merupakan yang terbesar se-Indonesia, tahun lalu saja APBD-nya mencapai Rp 70,19 triliun.

Dalam diskusi bertajuk 'Menjaga Hal Baik dan Memperbaiki yang Belum Baik: Lawan Korupsi!' tersebut, Donal menjelaskan betapa rusaknya sistem korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang memiliki jabatan birokrasi di DKI.

Misalnya, soal kasus pengadaan UPS (Uninterruptible Power Supply) yang menjerat pejabat dari tingkat legislatif (DPRD) sampai eksekutif (Dinas Pendidikan DKI Jakarta) tahun 2014 silam.

“Ini yang harus diwaspadai. Untuk itu, sistem e-budgeting harus tetap dijalankan bahkan lebih baik lagi. Sistem elektronik inilah yang mengurangi korupsi di DKI. DKI sudah menjadi pioneer dalam e-budgeting dan pemberantasan korupsi. Dan jelas ini sudah menjadi partokan tersendiri bagi warga Jakarta," tandasnya.

Sistem e-budgeting, sambung Donal, juga sangat bermanfaat bagi warga untuk mengawal anggaran di daerahnya, agar bisa terpantau dengan jelas penggunaannya. Namun, karena sistem penutupan sumber korupsi ini yaitu APBN, jadi banyak yang melawan dan geram. Hal ini menjadi pekerjaan rumah (PR) tersendiri bagi Anies-Sandi untuk berani melawan oknum yang tidak senang tersebut.

“Di kota Surabaya, setiap warga dengan hanya bermodalkan NIK bisa langsung tahu kegiatan apa saja yang ada di pemerintahan. Di DKI Jakarta sudah begitu, kedepannya ini menarik untuk terus dilaksanakan. Agar warga DKI juga bisa tahu perencanaan kota dan juga memantau kinerja pemerintah terhadap realisasi perencanaan anggaran.” jelas dia.

Donal menambahkan, Anies-Sandi masih akan dihadapi oleh berbagai polemik korupsi seperti permainan anggaran daerah dan konflik kepentingan. Hal ini menjadi tantangan utama warga Jakarta, agar jangan sampai anggaran yang harusnya dibangun untuk mensejahterakan rakyat malah dinikmati oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Tantangan konflik kepentingan sendiri akan dihadapi oleh Sandiaga Uno. Pasalnya, Sandi merupakan seorang pengusaha. DKI Jakarta sendiri menyerahkan pengelolaan air daerah ke sektor swasta yang terwujud dalam pembuatan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada 6 Juni 1997. Namun, di bawah Mahkamah Agung telah mengabulkan gugatan warga negara untuk menghentikan swastanisasi air di Jakarta beberapa hari lalu.

“Kita tahu Pak Sandi memiliki saham di PT Aetra Air Jakarta perusahaan yang mengelola air di Jakarta. Saat ini, Pemprov DKI akan mengelola airnya sendiri, tidak diserahkan lagi ke swasta. Kita harus lihat juga bagaimana beliau menjaga unit-unit bisnisnya agar tidak bersinggungan dengan politik.” pungkas Donal. (Pon)

Baca juga berita terkait berikut: Lawan Korupsi, ICW Harap Anies-Sandi Teruskan Sistem Gubernur Lalu

#ICW #Anies Baswedan-Sandiaga Uno #Wakil Gubernur DKI Jakarta #Gubernur DKI Jakarta #Kasus Korupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK Siapkan Opsi Jemput Paksa, Benarkah Menteri Nusron Wahid Kabur ke Malaysia?
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid belum dicekal meski mangkir panggilan KPK. Benarkah ia hindari pemeriksaan dan pergi ke Malaysia? Simak fakta lengkapnya.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Siapkan Opsi Jemput Paksa, Benarkah Menteri Nusron Wahid Kabur ke Malaysia?
Indonesia
KPK Geledah 8 Lokasi Kasus Korupsi BNPB, Sita 3 Mobil hingga Perhiasan
KPK menggeledah delapan lokasi kasus korupsi BNPB. Dalam penggeledahan itu, KPK menyita tiga mobil hingga perhiasan.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Geledah 8 Lokasi Kasus Korupsi BNPB, Sita 3 Mobil hingga Perhiasan
Indonesia
Resmi Jabat Plt Bupati Klaten, Mahanni Pastikan Program OPD Pemkab Klaten Tetap Jalan
Plt Bupati Klaten Mahanni mengatakan apa pun yang terjadi di Pemkab Klaten semua harus tetap jalan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Resmi Jabat Plt Bupati Klaten, Mahanni Pastikan Program OPD Pemkab Klaten Tetap Jalan
Indonesia
OTT KPK Bupati Klaten, Rumah Dinas Hamenang Dipenuhi Karangan Bunga
Karangan bunga tersebut berisikan dukungan moral dan doa atas kebaikan Hamenang selama hampir 2 tahun lebih memimpin Kabupaten Klaten.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
OTT KPK Bupati Klaten, Rumah Dinas Hamenang Dipenuhi Karangan Bunga
Indonesia
Fakta Baru OTT Klaten: Tong Biru Penuh Duit Disembunyikan di Rumah Adik Bupati Hamenang
KPK temukan tong biru berisi uang Rp934 juta di rumah adik Bupati Klaten Hamenang. Total barang bukti OTT capai Rp1,2 Miliar! Simak berita selengkapnya.
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Oktober 2026
Fakta Baru OTT Klaten: Tong Biru Penuh Duit Disembunyikan di Rumah Adik Bupati Hamenang
Indonesia
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Dikenal sebagai salah satu tokoh politik muda di Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Indonesia
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Jumlahnya sampai saat ini mencapai Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Indonesia
Tong Biru KPK Temani Bupati Klaten Digelandang Masuk KPK, Bukti Sitaan Uang Tunai Rp 1 Miliar Terungkap!
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tiba di Gedung KPK Jumat pagi bersama tong biru bukti sitaan Rp 1 Miliar. Simak pernyataan maaf dan perkembangan kasusnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Tong Biru KPK Temani Bupati Klaten Digelandang Masuk KPK, Bukti Sitaan Uang Tunai Rp 1 Miliar Terungkap!
Indonesia
KPK Bukan Cuma Ciduk Bupati Klaten Hamenang, Mobil Pj Sekda Jaka Purwanto Ikut Terseret
OTT KPK di Klaten seret Pj Sekda Jaka Purwanto dan pejabat OPD. Mobil dinas AD 11 C terparkir di Polresta, lokasi pemeriksaan disterilkan ketat!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
KPK Bukan Cuma Ciduk Bupati Klaten Hamenang, Mobil Pj Sekda Jaka Purwanto Ikut Terseret
Indonesia
Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Politikus PDIP Aktif di Ikatan Mas dan Mbak Jateng
Profil dan rekam jejak Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang diamankan OTT KPK pada 15 Oktober 2026. Simak biodata, riwayat organisasi, dan karier politiknya!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Politikus PDIP Aktif di Ikatan Mas dan Mbak Jateng
Bagikan