Pedagang Takjil Tambun Semarakkan Ramadan
Pasar kaget takjil, Pasar Lama Tangerang, Jalan Kisamaun, Tangerang, Banten. (MP/Rizki Fitrianto)
Kawasan sekitar Masjid Al Ikhlas Tambun, Bekasi, Jawa Barat, sejak awal Ramadan dipenuhi sejumlah pedagang takjil dan selama tiga hari berlangsung puasa selalu diramaikan warga yang berbelanja.
Pedagang takjil saat Ramadan, menurut sejumlah warga setempat, kehadirannya untuk membantu warga berbuka puasa. Mereka itu adalah pedagang musiman.
"Saat Ramadan biasanya sekitaran masjid dan di pinggir jalan-jalan di jam menjelang buka puasa itu banyak sekali para pedagang yang berjualan dan menyemarakkan Ramadan," kata warga Tambun, Lia seperti yang dilansir dari Antara, Selasa (30/5).
Lia menambahkan makanan yang dijajakan beragam pilihan dengan harga terjangkau bagi berbagai kalangan.
Salah seorang warga lainnya Fia mengatakan, kehadiran para pedagang takjil sangat membantu bagi para ibu rumah tangga dalam menyediakan hidangan berbuka.
"Di saat ibu rumah tangga tidak sempat masak atau menyiapkan hidangan berbuka, kehadiran para pedagang takjil musiman dengan ragam jualannya menjadi solusi praktis bagi para ibu rumah tangga," katanya.
Saat Ramadan banyak warga memanfaatkan momentum buka puasa untuk mengais rezeki. Salah satunya dengan berjualan takjil dan memanfaatkan lapak yang mudah ditemui di pinggir jalan atau di depan masjid.
Menu takjil adalah hidangan buka puasa yang biasanya terdiri dari berbagai macam makanan dan minuman ringan seperti kolak pisang, es kolang kaling, gorengan, lontong, kue manis, dan lain-lain.
Meskipun jalanan menjadi padat dan macet karena dipenuhi pedagang takjil musiman dan diperparah waktu mereka berdagang bertepatan dengan jam pulang kerja, salah seorang warga sekaligus pengendara motor Dinar mengaku merasa tidak terganggu.
"Ramai seperti ini, 'kan setahun sekali dan pas Ramadan saja. Jadi bisa dimaklumi, jika ada kemacetan sedikit. Selama masih tertib dan para pengendaranya saling memaklumi dan menjaga emosi, saya pikir ini yang menjadi keunikan lain dari Ramadan," ungkap Dinar.
Dinar pun maklum. Apa lagi kemacetan terjadi itu kerana memang jam padat kendaraan dan banyak orang yang berhenti untuk membeli hidangan takjil.
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
KPK Geledah Rumah Bupati Bekasi, Bawa Toyota Land Cruiser
KPK Beberkan Alasan Penyegelan Rumah Kajari Kabupaten Bekasi
KPK Segel Ruang Kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara
Rapor Merah KPK untuk Pemkab Bekasi, Alarm Keras Transaksional Jabatan
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
Gempa Bekasi, Belasan Kereta Jarak Jauh Terpaksa Berhenti Mendadak demi Keselamatan Penumpang
Gara-gara Gempa Bekasi Magnitudo 4,9, 8 Jadwal Whoosh Dibatalkan dan Penumpang Kebingungan
Normalisasi Sungai di Bekasi Belum Efektif Kurangi Banjir, Ada 120 Tidak Yang Harus Diperbaiki
Gubernur Pramono Sodorkan Bantuan ke Banten dan Kota Bekasi, Pinjamkan Pompa untuk Atasi Banjir
Diciduk di Tasikmalaya, Pria Bekasi Tega Perkosa Anak Tirinya 2 Tahun Mengaku Dirasuki Setan