Pedagang Pasar Jatayu: COVID-19 terkendali, Kegiatan Ekonomi Jalan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 06 Agustus 2021
Pedagang Pasar Jatayu: COVID-19 terkendali, Kegiatan Ekonomi Jalan

Pedagang pasar di kawasan Jatayu Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pandemi COVID-19 menyulitkan seluruh lapisan masyarakat. Maka, mencegah penularan penyakit yang disebabkan virus corona tersebut perlu dilakukan bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Menyadari hal itu, para pedagang pasar di kawasan Jatayu mendukung upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam penanganan COVID-19 dengan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Kita terus menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak) kepada seluruh pekerja yang berada di Pasar Jatayu,” ujar Ketua Himpunan Pedagang Pasar Besi Jatayu Yogi Sugiana di kawasan Pasar Besi Jatayu, Kamis (5/8).

Baca Juga:

BPS Tegaskan Indonesia Resmi Keluar Dari Resesi Ekonomi

Yogi mengungkapkan itu saat mendampingi Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meninjau Pasar Jatayu.

Pasar yang masih dalam naungan PD Pasar itu terdapat 295 kios dengan jumlah pekerja sekitar 700 orang.

Ia mengaku terus menyosialisasikan upaya penanganan COVID-19 agar kegiatan ekonomi berjalan baik dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Pasar besi ada pada naungan PD Pasar. Di sini ada 295 kios, kalau setiap kios 3 orang, jadi sekitar 700 pekerja,” jelasnya.

Pedagang pasar di kawasan Jatayu Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)
Pedagang pasar di kawasan Jatayu Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)


Untuk itu, juga para pedagang bersama kecamatan dan polsek mendirikan posko mandiri.

“Kita terus berikan edukasi. Dari jumlah pekerja itu, baru 40 yang sudah divaksin. Untuk itu, kita mohon bantuan kepada Pemkot Bandung supaya lebih intens mengedukasi,” ujarnya.

Baca Juga:

5 Sektor Jadi Penyumbang Terbesar Ekonomi Bisa Tumbuh 7,07 di Triwulan II 2021

Sementara itu, peta COVID-19 Kota Bandung hingga data terkini total konfirmasi positif mencapai 38.318 kasus (bertambah 216 orang). Tercatat 30.181 orang di antaranya sembuh, setelah ditambah 416 orang pada hari sebelumnya.

Meski demikian, masih terjadi penambahan pada kasus meninggal sebanyak 11 orang sehingga total korban tewas karena COVID-19 Kota Bandung menjadi 1.286 orang. Selain itu, tercatat ada 6.851 orang dalam status aktif atau dirawat. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Pertumbuhan Ekonomi Melesat 7,07 Persen di Triwulan II 2021

#Kota Bandung #COVID-19 #Ekonomi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - Kamis, 15 Oktober 2026
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia memiliki waktu terbatas untuk memanfaatkan besarnya penduduk usia produktif sebelum populasi menua dan rasio ketergantungan meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Tapi Aktivitas Ekonomi Domestik Tunjukan Pelemahan
Bauran kebijakan pemerintah dinilai turut menopang pertumbuhan ekonomi jangka pendek, namun pada saat yang sama berkontribusi terhadap pelebaran ketidakseimbangan fiskal dan eksternal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Tapi Aktivitas Ekonomi Domestik Tunjukan Pelemahan
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Prospek tersebut berkaitan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilainya tetap kuat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Indonesia
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Prabowo menyebut investasi Indonesia mencapai Rp 1.010 triliun hingga Juni 2026 dan berkontribusi membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Indonesia
Prabowo Soroti Inflasi 2,92 Persen dan Investasi Rp1.010 Triliun, Optimistis Ekonomi Indonesia
Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia bisa masuk 5 besar ekonomi dunia pada 2050. Ia menyoroti inflasi 2,92 persen dan investasi Rp 1.010 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Soroti Inflasi 2,92 Persen dan Investasi Rp1.010 Triliun, Optimistis Ekonomi Indonesia
Berita Foto
DBS Indonesia Dorong Pembiayaan untuk Lima Sektor Berkelanjutan
Peluncuran Riset: The Sustainability Shift: Indonesia's Industrial Landscape in Five Key Sectors, Opportunities and Risks Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 20 Agustus 2026
DBS Indonesia Dorong Pembiayaan untuk Lima Sektor Berkelanjutan
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Sepanjang semester I 2026, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 5,45 persen (yoy)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Indonesia
Prabowo Ungkap Ekonomi Indonesia Tetap Berdiri Tegak, Pertumbuhan Semester I 2026 Tertinggi dalam 13 Tahun
Prabowo menyebut ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh pada level tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Pendapatan negara hingga Juli tumbuh 21,3%.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Ungkap Ekonomi Indonesia Tetap Berdiri Tegak, Pertumbuhan Semester I 2026 Tertinggi dalam 13 Tahun
Bagikan