PDIP Pastikan Tetap Berkoalisi untuk Menang Pemilu 2024

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 23 Juni 2022
PDIP Pastikan Tetap Berkoalisi untuk Menang Pemilu 2024

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Bambang Wuryanto. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi dari berbagai survei politik menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), PDIP berhasil meraih 27,05 juta suara (19,33%) dari total 139,77 juta suara sah nasional pada pemilu 2019.

Baca Juga:

Rakernas II PDIP Bakal Hasilkan Rekomendasi Eksternal

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menyatakan PDIP tetap akan melakukan kerja sama dengan partai politik lain dalam menyongsong Pemilu 2024.

“Right, soal kerja sama politik. PDIP anggaplah posisi suaranya 20 persen, untuk menang kira-kira suaranya di atas 50 persen, tentu logika elementer itu menyatakan kemungkinan akan terjadi kerja sama, yes," kata Bambang, menjawab pertanyaan wartawan di sela Rakernas II PDIP di Sekolah Partai, Jakarta, Rabu (22/6).

Meski demikian, Ketua Komisi III DPR RI ini enggan berspekulasi dengan partai mana PDIP akan bekerja sama. Menurutnya, keputusan tersebut berada di tangan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

“Kalau soal mendekati partai, di sini kan partai pasti bicaranya pada level elite langit kan gitu. Bambang Pacul pasti enggaklah, Bambang Pacul kan pembantu. Tetapi Ibu ketum berdialog dengan para pimpinan partai itu hampir pasti banyak," ujarnya.

“Dan antar pimpinan partai kira-kira ada komunikasi? One hundred persen pasti ada,” sambung Bambang Pacul.

Baca Juga:

Mahathir Klaim Kepri Masuk Malaysia, Sekjen PDIP Singgung Operasi Dwikora

Ketua DPD PDIP Jawa Tengah ini menegaskan, tak mau memprediksi siapa yang akan diajak bekerja sama dengan PDIP. Menurutnya, semua kader menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Megawati.

“Bambang Pacul tidak berani menjawab untuk spekulasi, prediksi, spekulasi tentu tidak pada level saya. Level Bambang Pacul membantu,” ujarnya.

Sebelumnya, peluang kerja sama antara PDIP dengan partai lain disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Ia mengatakan, PDIP tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan Partai Gerindra dan PKB dalam Pemilu 2024.

Hal tersebut disampaikan Puan di sela-sela acara Rakernas II PDIP, di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (21/6) malam. (Pon)

Baca Juga:

PDIP Nyatakan tak akan Pilih Capres Berdasarkan Popularitas

#Pemilu #Pemilu 2024 #PDIP
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
Dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia, Chusnul Mar’iyah, melontarkan kritik keras terhadap sistem pemilu di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
Indonesia
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Akademisi Universitas Brawijaya menilai Indonesia belum siap menerapkan e-voting karena rawan diretas dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
PDIP Dorong Anggaran MBG Diefisiensikan untuk Dana Darurat Bencana di Daerah
DPP PDI Perjuangan (PDIP) mendesak pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap postur anggaran negara demi memperkuat kesiapsiagaan bencana di tingkat daerah.
Frengky Aruan - Sabtu, 31 Januari 2026
PDIP Dorong Anggaran MBG Diefisiensikan untuk Dana Darurat Bencana di Daerah
Berita
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Parlemen Myanmar, yang terdiri atas dua majelis, memiliki jumlah total kursi sebanyak 664, tetapi dengan 25 persen kursi dialokasikan untuk perwira militer.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 31 Januari 2026
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Indonesia
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Penghapusan ambang batas berpotensi melahirkan fragmentasi partai yang berlebihan dan melemahkan efektivitas pemerintahan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Indonesia
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Faktanya, kedua wilayah itu sudah kuat menjadi kandang PDIP.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Indonesia
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Mensesneg, Prasetyo Hadi, merespons usulan soal e-voting Pilkada. Ia meminta hal itu membutuhkan kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Bagikan