Headline

PDI Perjuangan Gemas Partai Pengusung Masih Tarik Ulur Soal Cawagub DKI Jakarta

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 11 Oktober 2018
PDI Perjuangan Gemas Partai Pengusung Masih Tarik Ulur Soal Cawagub DKI Jakarta

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sudah lebih dari 40 hari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin Ibu Kota tanpa didampingi wakil gubernur. Hingga saat ini, proses pergantian wagub DKI Jakarta macet. Sebab partai pengusung yakni Partai Gerindra dan PKS bersitegang berebut jabatan itu.

Partai Gerindra dan PKS tak kunjung menemui kesepakatan. Padahal menurut pasal 176 ayat 4 UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, pengisian kekosongan jabatan wakil gubernur, wakil bupati dan wakil wali kota dilakukan jika sisa jabatannya lebih dari 18 bulan terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut.

Menanggapi kekosongan jabatan wagub DKI Jakarta dan kencangnya kabar yang menyebutkan posisi Wagub akan diisi setelah Pilpres 2019, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mendesak Gerindra dan PKS untuk segera menyerahkan nama kandidat calon Wagub DKI kepada Anies Baswedan.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (kedua dari kiri) saat halal bihalal Fraksi PDIP di Jakarta (MP/Asropih)

"Harapan kita dengan waktu sesingkat-singkatnya bisa dilakukan penjaringan dan penyaringan oleh partai pengusung dan disampaikan pada gubernur," kata Gembong di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (11/10).

Menurut Gembong, percepatan pengusulan nama kandidat Cawagub itu bertujuan agar Anies bisa bekerja secara maksimal karena ada pendamping.

Disamping itu juga, pria kelahiran Wonogiri itu berharap partai pengusung sesegera mungkin untuk mengusulkan nama Cawagub. Sebab jika kursi orang nomor dua terus kosong dapat menghambat pelayanan di Jakarta, karena tidak adanya pengawasan.

"Kan bisa segera membahas, sebab kalau terlalu lama ada kekosongan di masyarakat kan pelayanan bisa berkurang," jelasnya.

Menurut Gembong, bekerja menjadi pemimpin Jakarta hanya seorang diri amatlah berat. Apalagi penyerapan anggaran APBD 2018 sangat rendah. Dengan begitu, dibutuhkan pendamping Anies untuk mendorong percepatan penyerapan APBD 2018 ini.

"Sehingga kue pembangunan bisa dirasakan masyarakat Jakarta. Mereka sudah menunggu itu, sudah tinggal 2 bulan lagi tapi penyerapan kuta masih sangat-sangat minim. Ini lampu kuning bagi pak gubernur untuk mendorong dan melakukan komunikasi dengan partai pengusung untuk bisa segera menydorkan dua nama dan bisa diselesaikan," ungkapnya.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Gubernur NTB Optimistis Proses Rekonsktruksi Pascagempa Berjalan Cepat dan Baik

#Partai Gerindra #Gembong Warsono #PDI Perjuangan #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Harus Tegas Tindak Jukir Liar, sudah Ada Perdanya
Hal tersebut diatur dalam Pasal 10 Peraturan Daerah (Perda) Nomor (No) 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum).
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Pemprov DKI Harus Tegas Tindak Jukir Liar, sudah Ada Perdanya
Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
DPRD DKI Minta Pemkot Jakpus Serius Berantas Peredaran Ilegal Tramadol
Mendorong peningkatan pengawasan secara berkala, penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku dan penyalur obat ilegal.
Dwi Astarini - Minggu, 09 Agustus 2026
DPRD DKI Minta Pemkot Jakpus Serius Berantas  Peredaran Ilegal Tramadol
Indonesia
Gedung Bapenda DKI Terbakar, DPRD Minta Investigasi dan Pemulihan Dokumen Dipercepat
Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis terbakar hingga lantai 16. PSI DPRD meminta investigasi dan inventarisasi dokumen segera dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Gedung Bapenda DKI Terbakar, DPRD Minta Investigasi dan Pemulihan Dokumen Dipercepat
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Tak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta turun ke warga saat menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Indonesia
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua meminta RT/RW, FKDM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, dan camat memperkuat deteksi dini usai bentrokan di Matraman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Indonesia
Biro Dikmental DKI Ajukan Anggaran 2027 Rp 362,3 Miliar, 29 Ormas Kebagian Hibah
Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan anggaran 2026 yang senilai Rp 351,5 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Biro Dikmental DKI Ajukan Anggaran 2027 Rp 362,3 Miliar, 29 Ormas Kebagian Hibah
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Komisi B DPRD DKI Tinjau Reservoir PAM Jaya, Dukung Penurunan NRW dan Peremajaan 13.000 Km Pipa
Komisi B DPRD DKI meninjau reservoir PAM Jaya dan mendukung penurunan NRW serta rencana peremajaan 13.000 km jaringan pipa senilai Rp 22,8 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Komisi B DPRD DKI Tinjau Reservoir PAM Jaya, Dukung Penurunan NRW dan Peremajaan 13.000 Km Pipa
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Bagikan