Patrialis Akbar: Ini Ujian Sangat Berat

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 27 Januari 2017
Patrialis Akbar: Ini Ujian Sangat Berat

Patrialis Akbar kenakan rompi orange (MP/Dery Ridwansah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Penetapan tersangka oleh KPK bagi Patrialis Akbar menjadi sebuah ujian hidup. Namun hakim Mahkamah Konstitusi itu mengaku tak khawatir menghadapi ujian tersebut. Pernyataan itu disampaikan Patrialis Akbar usai menjalani pemeriksaan maraton di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, (27/1).

"Sekarang saya dijadikan tersangka, bagi saya ini adalah ujian, ujian yang sangat berat, bagi MK ‎saya minta kepada MK tak usah khawatir, paling tidak nama baik MK agak tercoreng gara-gara saya dijadikan tersangka," ujar Patrialis Akbar sesaat sebelum memasuki mobil tahanan KPK.

Kepada awak media yang menanyakan hubungan dan dugaan penyuapan yang dilakukan Basuki Hariman, Patrialis Akbar membantah bahwa dirinya tidak tersangkut dengan urusan perkara Basuki Hariman yang juga telah ditetapkan tersangka oleh KPK.

Patrialis Akbar memasuki mobil tahanan KPK
Patrialis Akbar memasuki Mobil Tahanan KPK (MP/Dery Ridwansah)

"Apalagi Basuki (Basuki Hariman, red) bukan orang yang berpekara di MK, tidak ada kaitannya dengan perkara itu. Dia bukan pihak yang berpekara. Itu saja yang bisa saya jelskan kepada seluruh bangsa Indonesia. Kepada MK, saya sayang sekali dengan MK. ‎Insha Allah, Allah akan membela yang benar," terang Patrilias Akbar yang juga politisi PAN itu.

Seperti diketahui, Patrialis Akbar diperiksa penyidik KPK selama 1x24 setelah OTT di sejumlah tempat di Jakarta. Patrialis Akbar ditangkap di Grand Indonesia bersama seorang wanita. Ia baru keluar dari ruang penyidik sekitar pukul 00.40 WIB. Kasus suap diduga diterima oleh Hakim MK berinisial PA terkait uji materi UU nomor 41 Tahun 2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan. Kemudian satu orang diamankan diduga merupakan pengusaha daging.

Terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan salah satu hakim Mahkamah Konstitusi ini sudah dibahas merahputih.com dalam artikel: Patrialis Akbar: Demi Allah, Saya Betul-Betul Dizalimi

#Patrialis Akbar #Kasus Suap #Komisi Pemberantasan Korupsi #Operasi Tangkap Tangan
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Suap Proyek Bekasi, KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Ono Surono
KPK menduga Ketua DPP PDIP Jawa Barat, Ono Surono, menerima aliran uang suap proyek ijon di Bekasi. Ia telah diperiksa sebagai saksi kasus suap proyek Bekasi.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Kasus Suap Proyek Bekasi, KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Ono Surono
Indonesia
KPK Periksa Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Terkait Suap Proyek Bekasi
KPK memeriksa Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono sebagai saksi kasus dugaan suap ijon proyek di Pemkab Bekasi. Tujuh pejabat teknis juga diperiksa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
KPK Periksa Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Terkait Suap Proyek Bekasi
Indonesia
Komisi XI DPR Soroti Dugaan Suap Pegawai DJP, Dorong Reformasi Menyeluruh
Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Kholid menegaskan dugaan suap pegawai pajak merupakan abuse of power dan mendukung penegakan hukum serta reformasi DJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Komisi XI DPR Soroti Dugaan Suap Pegawai DJP, Dorong Reformasi Menyeluruh
Indonesia
KPK Geledah Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu
Penggeledahan kantor DJP Kemenkeu dilakukan untuk mencari bukti tambahan dalam mengusut kasus dugaan suap penurunan nilai pajak PT Wanatiara Persada.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
KPK Geledah Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu
Indonesia
Kasus Suap Pajak Terbongkar, KPK Tahan Kepala KPP dan Konsultan Pajak
KPK menetapkan lima tersangka dalam OTT suap pajak. Potensi penerimaan negara Rp 75 miliar diduga dipangkas lewat praktik korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Kasus Suap Pajak Terbongkar, KPK Tahan Kepala KPP dan Konsultan Pajak
Indonesia
Kasus Dugaan Suap Bupati Bekasi, KPK Buka Peluang Panggil Rieke Diah Pitaloka
KPK membuka peluang memanggil Rieke Diah Pitaloka, terkait kasus dugaan suap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK).
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
Kasus Dugaan Suap Bupati Bekasi, KPK Buka Peluang Panggil Rieke Diah Pitaloka
Indonesia
KPK Lakukan 11 OTT, Tetapkan 118 Tersangka, dan Pulihkan Aset Negara Rp 1,53 Triliun Sepanjang 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat melaporkan kinerja KPK tahun 2025 di Gedung KPK, Jakarta, Senin (22/12).
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
KPK Lakukan 11 OTT, Tetapkan 118 Tersangka, dan Pulihkan Aset Negara Rp 1,53 Triliun Sepanjang 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir
Indonesia
Kejagung Pecat Kajari Huku Sungai Utara dan 3 Anak Buahnya Setelah Terjaring OTT KPK
Albertinus Cs tidak akan mendapatkan gaji dan tunjangan sementara sebagai PNS.
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
Kejagung Pecat Kajari Huku Sungai Utara dan 3 Anak Buahnya Setelah Terjaring OTT KPK
Indonesia
Sesalkan OTT Jaksa, Komisi III DPR Minta Akar Masalah Penegakan Hukum Diusut
Kasus OTT terhadap jaksa ini menjadi momentum penting untuk mengkaji secara mendalam akar persoalan yang masih memicu praktik korupsi.
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
Sesalkan OTT Jaksa, Komisi III DPR Minta Akar Masalah Penegakan Hukum Diusut
Indonesia
Kabur Saat OTT, KPK Buru Kasi Datun Kejari Hulu Sungai Utara
KPK memburu Kasi Datun Kejari Hulu Sungai Utara Tri Taruna Fariadi yang kabur saat OTT. Penyidik siap terbitkan DPO jika tak ditemukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Kabur Saat OTT, KPK Buru Kasi Datun Kejari Hulu Sungai Utara
Bagikan