Patrialis Akbar: Ini Ujian Sangat Berat
Patrialis Akbar kenakan rompi orange (MP/Dery Ridwansah)
Penetapan tersangka oleh KPK bagi Patrialis Akbar menjadi sebuah ujian hidup. Namun hakim Mahkamah Konstitusi itu mengaku tak khawatir menghadapi ujian tersebut. Pernyataan itu disampaikan Patrialis Akbar usai menjalani pemeriksaan maraton di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, (27/1).
"Sekarang saya dijadikan tersangka, bagi saya ini adalah ujian, ujian yang sangat berat, bagi MK saya minta kepada MK tak usah khawatir, paling tidak nama baik MK agak tercoreng gara-gara saya dijadikan tersangka," ujar Patrialis Akbar sesaat sebelum memasuki mobil tahanan KPK.
Kepada awak media yang menanyakan hubungan dan dugaan penyuapan yang dilakukan Basuki Hariman, Patrialis Akbar membantah bahwa dirinya tidak tersangkut dengan urusan perkara Basuki Hariman yang juga telah ditetapkan tersangka oleh KPK.
"Apalagi Basuki (Basuki Hariman, red) bukan orang yang berpekara di MK, tidak ada kaitannya dengan perkara itu. Dia bukan pihak yang berpekara. Itu saja yang bisa saya jelskan kepada seluruh bangsa Indonesia. Kepada MK, saya sayang sekali dengan MK. Insha Allah, Allah akan membela yang benar," terang Patrilias Akbar yang juga politisi PAN itu.
Seperti diketahui, Patrialis Akbar diperiksa penyidik KPK selama 1x24 setelah OTT di sejumlah tempat di Jakarta. Patrialis Akbar ditangkap di Grand Indonesia bersama seorang wanita. Ia baru keluar dari ruang penyidik sekitar pukul 00.40 WIB. Kasus suap diduga diterima oleh Hakim MK berinisial PA terkait uji materi UU nomor 41 Tahun 2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan. Kemudian satu orang diamankan diduga merupakan pengusaha daging.
Terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan salah satu hakim Mahkamah Konstitusi ini sudah dibahas merahputih.com dalam artikel: Patrialis Akbar: Demi Allah, Saya Betul-Betul Dizalimi
Bagikan
Berita Terkait
Kasus Suap Proyek Bekasi, KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Ono Surono
KPK Periksa Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Terkait Suap Proyek Bekasi
Komisi XI DPR Soroti Dugaan Suap Pegawai DJP, Dorong Reformasi Menyeluruh
KPK Geledah Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu
Kasus Suap Pajak Terbongkar, KPK Tahan Kepala KPP dan Konsultan Pajak
Kasus Dugaan Suap Bupati Bekasi, KPK Buka Peluang Panggil Rieke Diah Pitaloka
KPK Lakukan 11 OTT, Tetapkan 118 Tersangka, dan Pulihkan Aset Negara Rp 1,53 Triliun Sepanjang 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir
Kejagung Pecat Kajari Huku Sungai Utara dan 3 Anak Buahnya Setelah Terjaring OTT KPK
Sesalkan OTT Jaksa, Komisi III DPR Minta Akar Masalah Penegakan Hukum Diusut
Kabur Saat OTT, KPK Buru Kasi Datun Kejari Hulu Sungai Utara