Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Kostrad, Begini Respons Yudo Margono

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 02 Desember 2022
Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Kostrad, Begini Respons Yudo Margono

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono memberikan keterangan pers di depan rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (2/12). ANTARA/Syaiful Hakim

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono buka suara soal dugaan perwira Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berinisial Mayor Infanteri BF melakukan pemerkosaan terhadap prajurit Divisi Infanteri 3/Kostrad berinisial GER.

Peristiwa dugaan pemerkosaan yang melibatkan perwira Paspampres tersebut terjadi di Bali saat keduanya ditugaskan melakukan pengamanan KTT G20.

Baca Juga

Perwira Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Kostrad, Panglima TNI: Sudah Diproses Hukum

Yudo menegaskan, dirinya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terkait adanya kabar tersebut. Namun, bila sifatnya pidana, Yudo memastikan kasus tersebut akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Saya belum tahu itu, nanti kita akan cek. Karena ini matra darat, kita ada Puspomad, ada Puspomal dan Puspomau. Jadi pasti kalau sifatnya pidana, pasti akan dilaksanakan proses hukum di pom masing-masing," kata Yudo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (2/12).

Baca Juga

DPR Dalami Sejumlah Isu saat Fit and Proper Test Calon Panglima TNI

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan, perbuatan Mayor Infanteri BF telah memenuhi unsur pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Oleh karena itu, menurut dia yang bersangkutan harus dipecat.

"Kedua, adalah dilakukan sesama keluarga besar TNI, bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja, maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus," kata Andika setelah melepas Satgas Mantime Task Force TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL di Markas Kolinlamik, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/12).

Andika juga menegaskan, tak ada kompromi atas tindakan Mayor Infanteri BF dan TNI sudah proses hukum tindakan tercela itu. (Pon)

Baca Juga

Fadli Zon Dorong Calon Panglima Yudo Benahi Kekuatan Angkatan Laut RI

#KSAL #TNI AD
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Kabar duka, mantan KSAD Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih Yogyakarta sore ini. Simak profil dan rekam jejak Jenderal Baret Merah era 3 presiden ini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Indonesia
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyatakan KRI Sriwijaya-100 siap menjalankan tugas negara. TNI AL juga menyiapkan rencana retrofit kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
Indonesia
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
KSAL Laksamana Muhammad Ali mengungkap alasan ITS Giuseppe Garibaldi diberi nama KRI Sriwijaya-100 dan harapan di balik penamaan tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
Indonesia
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
"Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua ya. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
Indonesia
Tugas Utama KRI Gajah Mada Bukan Tempur, KSAL Jelaskan Aturan Main Pengawalan Operasi Laut Kapal Induk
Simak penjelasan KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengenai aturan pengawalan dan misi operasi laut KRI Gajah Mada Meta Keywords: KRI Ga
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Tugas Utama KRI Gajah Mada Bukan Tempur, KSAL Jelaskan Aturan Main Pengawalan Operasi Laut Kapal Induk
Indonesia
Jembatan Gantung Pangandaran Buatan Kodim Putus Saat Peresmian, TNI AD: Batas Kapasitas Diabaikan
TNI AD pastikan struktur utama Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran utuh, kini jembatan ditutup untuk perbaikan.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jembatan Gantung Pangandaran Buatan Kodim Putus Saat Peresmian, TNI AD: Batas Kapasitas Diabaikan
Indonesia
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Kehadiran kapal induk Giuseppe Garibaldi mengubah wajah pertahanan maritim TNI AL. Bukan sekadar kapal bekas, ini adalah pusat komando bergerak untuk menjaga kedaulatan dan ujung tombak operasi kemanusiaan Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Indonesia
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
KKB Kodap III Ndugama culik 11 perempuan di Jila, Mimika. Dua orang jadi korban penembakan dan sembilan lainnya masih disandera
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
Indonesia
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
NI AD minta publik tidak berspekulasi terkait ledakan gudang amunisi Madiun. Tim investigasi profesional dari Jakarta sudah dibentuk untuk menyelidiki penyebab insiden.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Bagikan