Pasca Kerusuhan Wamena, Pemerintah Fokus Pulihkan Mental Para Pelajar

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 10 Oktober 2019
Pasca Kerusuhan Wamena, Pemerintah Fokus Pulihkan Mental Para Pelajar

Tim trauma healling dari Polda Papua berpose bersama para guru dan anak-anak SD Harapan Baliem 1 Jalan JB Wenas, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (9/10) (ANTARA News Papua /HO-Humas Polda Pap

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekolah-sekolah di Wamena, Jayawijaya mulai aktif kembali pada Senin (7/10), pasca kerusuhan beberapa waktu lalu. Pembelajarah pertama lebih banyak difokuskan pada aktivitas pemulihan trauma anak-anak.

Selain belum semua siswa kembali hadir, guru-guru yang mayoritas berasal dari luar Papua juga masih berada di daerahnya.

Baca Juga:

Pasca Kerusuhan, Kondisi Aliran Listrik di Wamena Kembali Normal

Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Jayawijaya Bambang Budiandoyo, kebijakan untuk memulai sekolah di Wamena sejak Senin lalu merupakan hasil kesepakatan pemerintah daerah dengan seluruh kepala sekolah, komite sekolah, dan juga seluruh kepala distrik.

"Bagaimana pun sekolah harus segera dibuka, meskipun belum langsung belajar. Kegiatan utamanya masih bersifat rekreatif dan pendataan mengenai jumlah siswa dan guru yang datang. Pemulihan trauma siswa jadi fokus utama sekolah," kata Bambang dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (9/10).

Menko Polhukam Wiranto dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menemui para pengungsi Wamena dan Ilaga di Timika, Rabu (9/10/2019) (ANTARA/Evarianus Supar)
Menko Polhukam Wiranto dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menemui para pengungsi Wamena dan Ilaga di Timika, Rabu (9/10/2019) (ANTARA/Evarianus Supar)

Hal tersebut diamini Kepala SMA Negeri 1 Wamena Yosep Wibisono dan Kepala SMP Negeri 1 Wamena Yemima Kopeuw.

“Kami meminta seluruh siswa dan guru untuk hadir sejak Senin lalu untuk merapikan kelas dan halaman sekolah, sambil mendata siswa yang belum hadir. Fokus kami trauma healing,” jelas Yosep.

Menurut data dinas pendidikan Kabupaten Jayawijaya di Wamena sendiri, dari 61 sekolah yang ada di kota itu, sebanyak 25 sekolah dari berbagai jenjang PAUD, SD, SMP dan SMA/SMK yang terkena dampak atau mengalami kerusakan.

Baca Juga:

Pangdam Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab Tegaskan Kondisi Wamena Sudah Kondusif

"Dari pantauan kami di 10 sekolah yang dikunjungi, tingkat kehadiran siswa dan guru mencapai 20 persen dari jumlah yang terdaftar di sekolah-sekolah tersebut. Kita harapkan minggu depan, kegiatan belajar mengajar sudah pulih sepenuhnya," jelasnya.

Dalam proses pemulihan trauma siswa, Dinas Pendidikan Jayawijaya mendapat bantuan dari Kementerian Sosial yang memulai program penanganan trauma di SMP Negeri 1 Wamena.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat berbincang dengan pengungsi kerusuhan Wamena. ANTARA/HO/Humas Polda Papua)
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat berbincang dengan pengungsi kerusuhan Wamena. ANTARA/HO/Humas Polda Papua)

Selain itu, ada juga bantuan dari Wahana Visi Indonesia (WVI) yang menurunkan tujuh orang untuk membantu menghilangkan rasa trauma peserta didik baik dari tingkat SD hingga SMA. Beberapa lembaga keagamaan yang ada di Wamena dan Jayapura juga terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Langkah antisipasi juga sudah kami siapkan untuk kegiatan belajar mengajar. Kami memiliki teman-teman guru dari Indonesia Cerdas berjumlah 30 orang yang siap didistribusikan ke sekolah-sekolah yang kekurangan guru agar mendorong proses belajar-mengajar," ungkapnya. (Knu)

Baca Juga:

Lewat Lagu ‘Beda Sama Kamu’, Project Pop Ajak Penonton Peduli Wamena

#Jayapura #Trauma Healing
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Puan Soroti Kematian Ibu Hamil Usai Ditolak 4 RS di Jayapura, Minta Evaluasi Total Layanan Kesehatan 3T
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti kematian ibu hamil usai ditolak empat rumah sakit di Jayapura, Papua.
Soffi Amira - Selasa, 25 November 2025
Puan Soroti Kematian Ibu Hamil Usai Ditolak 4 RS di Jayapura, Minta Evaluasi Total Layanan Kesehatan 3T
Indonesia
Murid SMAN 72 Jakut Ikut Kelas Trauma Healing, Mobil SAPA Siaga di Sekolah
Djumiaty Hatong, orang tua siswa kelas XI SMAN 72, mengatakan anaknya mengalami trauma dan gangguan pendengaran akibat insiden ledakan yang terjadi di sekolah.
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Murid SMAN 72 Jakut Ikut Kelas Trauma Healing, Mobil SAPA Siaga di Sekolah
Indonesia
Pasca Ledakan SMAN 72 Jakarta, Biro SDM Polda Metro Jaya Beri Trauma Healing ke Korban
Biro SDM Polda Metro Jaya memberikan trauma healing untuk para korban terdampak ledakan di SMAN 72 Jakarta.
Soffi Amira - Sabtu, 08 November 2025
Pasca Ledakan SMAN 72 Jakarta, Biro SDM Polda Metro Jaya Beri Trauma Healing ke Korban
Indonesia
Kecam Kekerasan dalam Demo di Jayapura, DPR: Ungkap Aktor Intelektual
Aksi demonstrasi oleh kelompok Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanah Adat Papua (AMPPTAP) yang berlangsung di kawasan traffic light Abepura, Kota Jayapura, pada Rabu (15/10) siang, berakhir ricuh dan anarkis.
Frengky Aruan - Sabtu, 18 Oktober 2025
Kecam Kekerasan dalam Demo di Jayapura, DPR: Ungkap Aktor Intelektual
Berita
KPU Sebut Tak Ada Penjemputan Paksa Komisioner KPU Jayapura
KPU menyebutkan, tidak ada penjemputan paksa terhadap Komisioner KPU Jayapura.
Soffi Amira - Rabu, 20 Maret 2024
KPU Sebut Tak Ada Penjemputan Paksa Komisioner KPU Jayapura
Indonesia
Korban Kerusuhan Dogiyai Dievakuasi ke Jayapura
Anggota Brimob Polda Papua Bripka Laode Imran, yang menjadi salah satu korban kerusuhan Dogiyai, Papua Tengah, Sabtu, dievakuasi ke Jayapura dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara.
Mula Akmal - Sabtu, 15 Juli 2023
Korban Kerusuhan Dogiyai Dievakuasi ke Jayapura
Fun
Memutus Mata Rantai Trauma Antar-Generasi
Trauma antar generasi juga bisa menyerang korban perang dan anggota keluarga yang mendapatkan perlakuan abusif dari para orangtuanya.
Hendaru Tri Hanggoro - Senin, 22 Mei 2023
Memutus Mata Rantai Trauma Antar-Generasi
Indonesia
Polda Papua Gerak Cepat Beri Pendampingan Psikologi Korban Gempa Jayapura
Sejumlah personel dikerahkan untuk melakukan pertolongan korban mulai dari pendataan, evakuasi, mempersiapkan tenda darurat hingga tim trauma healing dari Biro SDM untuk para korban.
Andika Pratama - Minggu, 12 Februari 2023
Polda Papua Gerak Cepat Beri Pendampingan Psikologi Korban Gempa Jayapura
Indonesia
2.500 Orang Mengungsi Setelah Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Jayapura
Sebanyak 2.500 orang mengungsi akibat kekhawatiran mereka akan terjadinya gempa susulan.
Zulfikar Sy - Jumat, 10 Februari 2023
2.500 Orang Mengungsi Setelah Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Jayapura
Indonesia
Pemkot Jayapura Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama 21 Hari
status tanggap darurat telah diputuskan bersama dalam rapat bersama instansi terkait dan terhitung mulai 9 Februari 2023 hingga 1 Maret 2023.
Andika Pratama - Jumat, 10 Februari 2023
Pemkot Jayapura Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama 21 Hari
Bagikan