Partai Besutan Yusril Mulai Bersiap Hadapi Pemilu 2024

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 29 Februari 2020
Partai Besutan Yusril Mulai Bersiap Hadapi Pemilu 2024

Ketua Umum DPP PBB, Yusril Ihza Mahendra, saat menghadiri Muktamar Pemuda PBB, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat malam (28/2/2020). ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Bulan Bintang (PBB) mulai melakukan persiapan menghadapi Pemilu 2024 meskipun ajang perpolitikan di Indonesia itu masih empat tahun lalu.

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra mengatakan akan melakukan pembenahan internal partai. Salah satunya melalui pergelaran Muktamar Pemuda PBB Tahun 2020.

Baca Juga

Polemik Pelantikan Bupati Terpilih Talaud, Begini Kata Yusril

Yusril menjelaskan Muktamar Pemuda itu bagian dari upaya kaderisasi kepada kaum Pemuda PBB agar partainya tetap solid dan tidak dirusak oleh kepentingan pribadi kader partai.

"Dahulu banyak merekrut orang diluar partai, ketika sudah masuk mau-maunya sendiri, tak bisa dikendalikan dan malah membawa agenda yang sama sekali berbeda dari yang dirumuskan oleh partai. Makanya kali ini kita betul-betul melakukan pengkaderan kepada pemuda," ujarnya di Jakarta, Sabtu (29/2)

Yusril Ihza Mahendra. (MP/Ponco Sulaksono)
Yusril Ihza Mahendra. (MP/Ponco Sulaksono)

Menurut dia, mereka sengaja memberikan bekal pengetahuan dan bekal politik kepada pemuda PPB, sehingga diharapkan ke depan muncul kader-kader yang tangguh dari PBB.

"Kami berharap pemuda PBB akan menjadi kuat secara pengkaderan yang intesif kepada mereka. Yang kita lakukan pengkaderan secara berjenjang dari pusat sampai ke daerah dengan harapan mereka menjadi calon pemimpin di masa depan," katanya dilansir Antara

Pada pemilu 2019 lalu, lanjut Yusril, sudah banyak kalangan pemuda bergabung dengan PBB dan menjadi caleg. Namun kini pihaknya akan lebih memperkuat mereka dengan berbagai bekal demi suksesnya pemilu 2024.

"Jadi dipersiapkan dari sekarang, kalau mereka benar-benar berniat terjun ke politik untuk menjadi DPRD kabupaten, kota dan provinsi kita siapkan dari sekarang," tegasnya

Baca Juga

Berat Buat PBB, Yusril Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen

Melalui muktamar ini, sambung mantan menteri Hukum dan HAM ini, pihaknya berharap pemuda PBB akan menjadi kuat. Dimana mereka diberi bekal pengetahuan dan bekal politik sehingga diharapkan kedepan muncul kader-kader yang tangguh dari PBB.

"Hadirnya pemuda ini juga untuk menggantikan internal PBB yang sudah tua, dan berharap mereka tampil sebagai pemimpin bangsa," pungkasnya. (*)

#Partai Bulan Bintang #Yusril Ihza Mahendra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Yusril Ihza Mahendra berharap situasi Aceh tetap kondusif setelah kericuhan dalam rangkaian peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Indonesia
Yusril Ihza Mahendra Sebut Kasus Penghinaan Presiden Resmi Jadi Delik Aduan Murni Tanpa Perantara
Konstruksi KUHP Nasional menetapkan tindak pidana penyerangan kehormatan atau harkat dan martabat presiden serta wakil presiden sebagai delik aduan murni
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
Yusril Ihza Mahendra Sebut Kasus Penghinaan Presiden Resmi Jadi Delik Aduan Murni Tanpa Perantara
Indonesia
Marak Terduga Maling Mati Diamuk Massa, Menko Yusril Soroti di Mana Aparat Hukum
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra soroti maraknya maling tewas diamuk massa di Bali dan Morowali. Ia minta Polri hadir cegah main hakim sendiri
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Marak Terduga Maling Mati Diamuk Massa, Menko Yusril Soroti di Mana Aparat Hukum
Indonesia
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Menko Hukum HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan Abdul Karim Raeq Miqdad bukan ulama Palestina atau aktivis Gaza. Ia akan menemui MUI untuk klarifikasi kasus deportasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Indonesia
KPK Dianggap Tidak Perlu Ambil Alih Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Sesuai dengan aturan perundang-undangan, KPK dapat melakukan supervisi suatu kasus meskipun yang melakukan penyelidikan adalah Kepolisian RI (Polri) atau Kejaksaan Agung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
KPK Dianggap Tidak Perlu Ambil Alih Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Indonesia
Nobar Film Pesta Babi Bisa Lanjut, Tidak Ada Perintah Pembubaran
Papua merupakan bagian sah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan referendum resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan program ketahanan pangan juga dijalankan di daerah lain seperti Kalimantan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Nobar Film Pesta Babi Bisa Lanjut, Tidak Ada Perintah Pembubaran
Indonesia
9 WNI Ditahan Militer Israel, Menko Yusril Tegaskan Pemerintah Siapkan Langkah Hukum
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra tegaskan Indonesia siap ambil langkah hukum terkait dugaan penculikan sembilan WNI oleh militer Israel di perairan Mediterania.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
9 WNI Ditahan Militer Israel, Menko Yusril Tegaskan Pemerintah Siapkan Langkah Hukum
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
DPR Sebut Usulan Ambang Batas Parpol Berdasarkan Komisi sudah Lama Digodok
Pembahasan itu berkaitan dengan kebutuhan alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
DPR Sebut Usulan Ambang Batas Parpol Berdasarkan Komisi sudah Lama Digodok
Indonesia
Menko Yusril Usul Ambang Batas Parpol Sama dengan Jumlah Komisi di DPR
Menko Hukum Yusril Ihza Mahendra usulkan ambang batas parpol di DPR minimal 13 kursi sesuai jumlah komisi. Partai kecil bisa berkoalisi agar suara rakyat tetap terwakili.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Menko Yusril Usul Ambang Batas Parpol Sama dengan Jumlah Komisi di DPR
Bagikan