Pariwisata Menggeliat, Restribusi Kabupaten Bantul Capai Rp 900 Juta

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 11 November 2021
Pariwisata Menggeliat, Restribusi Kabupaten Bantul Capai Rp 900 Juta

Sunset di Pantai Parangtritis Yogyakarta. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sektor pariwisata di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menggeliat usai penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level 3 ke level 2.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, peningkatan kunjungan wisata mulai terjadi akhir Oktober 2021.

Baca Juga

Pemkab Bantul Izinkan Obyek Wisata Pantai Selatan Beroperasi

Imbas dari penurunan level tersebut, retribusi Kabupaten Bantul mengalami peningkatan pesat. Hingga akhir Oktober, retribusi yang diperoleh mencapai Rp 900 juta.

"Destinasi wisata dibuka pada 20 Oktober. Retribusi akhir Oktober sekitar Rp 900 juta," kata Kwintarto Heru Prabowo di Bantul, Kamis (11/11).

Dia melanjutkan, wisata alam seperti Kawasan pantai Selatan, hutan pinus dan Kebun Mangunan masih jadi destinasi utama kunjungan para pelancong.

Pengunjung objek wisata pantai selatan Kabupaten Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)
Pengunjung objek wisata pantai selatan Kabupaten Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)


Meski demikian, kata dia, geliat sektor pariwisata belum pulih seperti sebelum pandemi COVID-19 menyerang. Pasalnya Pemkab Bantul masih memberlakukan pembatasan kapasitas pengunjung disemua destinasi wisata.

Geliat sektor pariwisata saat ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata, warung-warung kuliner ramai pembeli, juga kegiatan usaha jasa kembali berjalan.

"Dengan pariwisata yang sudah mulai menggeliat, ekonomi pertumbuhannya cukup bagus di DIY, dan Bantul termasuk salah satunya mendukung pertumbuhan ekonomi akibat geliat wisata yang cukup baik," kata Kwintarto.

Pihaknya juga terus memastikan protokol kesehatan masih dijalankan untuk mencegah munculnya klaster COVID-19 sektor pariwisata.

"Bantul saya lihat datanya mulai naik lagi, tetapi jelas klasternya bukan dari pariwisata, namun dari klaster sekolah, mudah-mudahan ini tidak dikaitkan dengan pariwisata," kata Kwintarto. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

PPKM Diberlakukan, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50%

#Bantul #Yogyakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pembubaran Ibadah di Bantul, Kemenag Dukung Langkah Penegak Hukum Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, aksi pembubaran ibadah semestinya dapat dihindari
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Pembubaran Ibadah di Bantul, Kemenag Dukung Langkah Penegak Hukum Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
Indonesia
Insiden Pembubaran Ibadah di Bantul Dinilai Mencederai Kebebasan Beragama
Kombes Ihsan menjelaskan bahwa GMS harus segera melengkapi izin pendirian dan operasional tempat Ibadah.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Insiden Pembubaran Ibadah di Bantul Dinilai Mencederai Kebebasan Beragama
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Bagikan