Papua Jadi Fokus Utama Rembuk Nasional Bidang Polhukam
Ketua Tim Pengarah Forum Rembuk Bidang Politik, Hukum, Keamanan dan Pertahanan Nasional Dr. Riant Nugroho. (MP/Ponco Sulaksono)
MerahPutih.com - Rembuk Nasional 2017 bertema 'Membangun untuk Kesejateraan Rakyat' digelar Gedung Pusat Niaga, Jiexpo, Kemayoran, Jakarta, Senin (23/10). Ada 12 bidang yang dibahas dalam rembuk nasional tersebut.
Ketua Tim Pengarah Forum Rembuk Bidang Politik, Hukum, Keamanan dan Pertahanan Nasional Dr. Riant Nugroho mengatakan, salah satu rekomendasi utama Polhukam dan Pertahanan Nasional adalah permasalah di Papua.
"Forum Rembuk berusaha mencari pendekatan yang lebih selaras dan proposional dengan menggunakan kearifan lokal," ujar Riant yang juga merupakan Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia dan Ahli kebijakan publik ini.
Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap Papua tidak semata pada masalah infrastruktur. Namun juga dalam politik, hukum, keamanan dan pertahanan nasional. Sehingga, sambung dia, Papua menjadi salah satu rekomendasi utama bidang Polhukam dan Pertahanan Nasional.
"Akan ada dua pendekatan, satu pendekatan dalam negeri dengan mencari pendekatan khusus ke Papua. Pendekatan lainnya adalah dengan memperkuat dan menggunakan hubungan internasional guna mencari dukungan negara-negara khususnya di Pasifik Selatan," jelas dia.
Selain masalah Papua, terang Riant, Forum Rembuk Polhukam dan Pertahanan Nasional juga menampung usulan tentang revisi UU Pertahanan Nasional, UU TNI, UU Kepolisian Negara dan UU Terorisme.
"Kita perlu melihat kembali UUD kita dan UU tentang TNI/Polri, apakah hal yang perlu disempurnakan? Misalnya tadi, kalo TNI/Polri sebagai Combatan jika negara dalam keadaan perang, bagaimana turunan kebijakannya" pungkasnya. (Pon)
Baca juga berita terkait dalam artikel tersebut: Rembuknas 2017: Harmonisasi Kebijakan Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan